Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Cerita Widodo Cahyono Putro Memilih Tantangan Berat di Arema FC dan Alasan Manajemen Memilihnya
    Liga 1

    Cerita Widodo Cahyono Putro Memilih Tantangan Berat di Arema FC dan Alasan Manajemen Memilihnya

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaFebruary 11, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pelatih baru Arema FC, Widodo Cahyono Putro. (foto: PT LIB)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pelatih Widodo Cahyono Putro didaulat menjadi pelatih anyar Arema FC di sisa laga Liga 1 2023/24. Ia menggantikan posisi Fernando Valente yang dilengserkan manajemen Arema FC karena dianggap tidak sesuai ekspektasi.

    Terlebih lagi Fernando Valente tidak dapat mengangkat performa Arema FC yang masih berada di zona degradasi. Arema FC saat ini masih tertahan di posisi ke-16 dengan perolehan 21 poin dengan catatan 5 kali menang, 6 kali seri dan 13 kali kalah.

    Usai ditunjuk menjadi pelatih, Widodo Cahyono Putro pun optimistis dengan tugas barunya. Ia cukup yakin dapat membawa Arema FC keluar dari zona degradasi.

    Namun tentu saja tugas Widodo Cahyono Putro tidaklah mudah. Saat ini Arema FC hanya memiliki 10 pertandingan tersisa dengan selisih lima poin dari Persita Tangerang, enam poin dari PSS Sleman dan delapan poin dari Persis Solo.

    Widodo Cahyono Putro telah mengikat komitmen dengan pemain terlebih dahulu sebelum bersedia menjadi pelatih baru Arema FC. Baginya hal tersebut menjadi modal utama menjalankan misi penyelamatan Singo Edan dari zona degradasi.

    “Saya lihat masih adalah kesempatan untuk keluar dari zona merah,” ujar mantan pelatih Deltras FC itu.

    “Lalu saya jawab saya kembalikan lagi ke manajemen, coba kembalikan (tanyakan) ke pemain apa mau dengan saya, setuju tidak dengan saya. Hampir semua pemain menyetujui.“

    “Oke saya putuskan mau membantu. Saya tidak lihat Arema begini begitu,“ imbuhnya.

    Widodo tidak akan sesumbar mengenai hasil dan target. Menurutnya sepak bola itu dinamis, semua kemungkinan bisa terjadi.

    Selain itu menurutnya bergabung dengan tim Arema FC adalah sebuah kebanggaan. Sehingga ia akan memberikan yang terbaik untuk membayar kepercayaan ini.

    “Siapa WCP? Kalau tidak ada support dari klub juga yang mencintai Arema tidak ada artinya. Jadi minta support respect dari manajemen, pemain semua yang cinta Arema. Itu yang saya bawa,” ungkapnya.

    Sebelumnya manajemen Arema FC menyebutkan kenapa pada akhirnya memilih Widodo Cahyono Putro. Bagi manajemen Arema FC, Widodo Cahyono Putro memiliki karakter kuat untuk menangani tim.

    Selain itu, pelatih lokal dapat meminimalisir risiko proses adaptasi di rentang waktu yang tersisa. Oleh karena itu, pilihan manajemen Armea FC tertuju kepada Widodo Cahyono Putro.

    “Di situasi seperti ini manajemen harus bergerak cepat, pilihan akhirnya jatuh pada Widodo Cahyono Putro yang akan memimpin tim,” ungkap manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas.

    “Alasannya yang pertama adalah karakter dan pengalaman, kami menilai coach Widodo adalah figur pelatih yang memiliki karakter serta pengalaman, tentu tidak lain hal ini dilakukan sebagai upaya agar Arema FC bisa lepas dari zona degradasi,” tutupnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Arema FC Fernando Valente Liga 1 2023/24 Widodo Cahyono Putro
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.