Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Orleans Masters 2024: Sabar/Reza Jadi Runner-Up, Fokus Pemulihan Sebelum Swiss Open 2024
    Bulutangkis

    Orleans Masters 2024: Sabar/Reza Jadi Runner-Up, Fokus Pemulihan Sebelum Swiss Open 2024

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMarch 18, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pasangan ganda putra Indonesia non-pelatnas, Sabar Karyaman Gutama/Mohamad Reza Pahlevi Isfahani gagal keluar sebagai juara di Orleans Masters 2024 di Prancis. Keduanya kalah dari pasangan Malaysia, Choong Hon Jian/Muhammad Haikal di tiga gim 21-15, 18-21 dan 21-14.

    Pada gim pertama Sabar/Reza memulai pertandingan dengan sangat baik. Mereka sempat unggul 1-5 dari pasangan Malaysia.

    Setelah itu, keduanya justru berbalik tertekan oleh Choong/Haikal. Sampai akhirnya interval pertama diambil oleh pasangan Malaysia 11-7.

    Selepas interval, Choing/Haikal tancap gas dan unggul 15-10, sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-15.

    Memasuki gim kedua Sabar/Reza dan pasangan Malaysia bermain cukup ketat. Saling mengejar poin terjadi di awal gim kedua.

    Kedua tim beberapa kali tidak dapat mengembalikan shuttlecock ke area pertahanan lawan. Tidak jarang pula terjadi unfoced error yang membuat lawan mendapatkan poin.

    Mulai dari 1-1 sampai bisa 7-7 keduanya enggan memberikan keleluasaan untuk lawannya. Kendati demikian, interval kedua berhasil diamankan oleh Sabar/Reza dengan skor 9-11.

    Selepas interval, Sabar/Reza terus unggul sampai 13-16. Namun, setelahnya mereka sempat kedodoran karena skor bisa dibalikkan oleh pasangan Malaysia menjadi 16-15.

    Beruntung Sabar/Reza berhasil menemukan kembali ritme permainannya dan menutup gim kedua dengan skor 18-21. Pertandingan pun dilanjutkan ke rubber gim.

    Di rubber gim, Sabar/Reza sempat tertinggal 4-2, sebelum akhirnya bangkit menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Sayangnya, interval ketiga diambil oleh Choong/Haikal 11-7.

    Selepas interval, Sabar/Reza terus mencoba untuk bisa membalikkan. Hanya, Choong/Haikal tampil cukup baik di rubber gim.

    Pasangan dari Malaysia itu pun menutup gim ketiga dengan skor 21-14. Dengan hasil ini Sabar/Reza harus rela menempati runner-up Orleans Masters 2024.

    Selepas pertandingan, Pelatih Sabar/Reza, Andrei Adistia menyayangkan anak asuhnya kehilangan momentum di gim pertama. Akibatnya setelah sempat unggul, Sabar/Reza harus kalah di gim kedua.

    “Tadi sayang di gim pertama sudah unggul, tapi pasangan Malaysia bisa leading 11-7. Sebetulnya kita sudah mendapatkan momentum di gim pertama, setelah pasangan Malaysia unggul kepercayaan dirinya menjadi naik,” katanya.

    Berbeda dengan gim kedua di mana Sabar/Reza bermain cukup baik. Mereka bisa menerapkan strategi dan mengambil gim kedua.

    “Di gim kedua kami sudah mencoba lebih agresif di depan net. Hasilnya kami jadi bisa dapat peluang dan dapat menyerang, sehingga bisa ambil gim kedua,” sambungnya.

    Berharap hasil di gim ketiga seperti gim kedua, Sabar/Reza justru kembali menghadapi tekanan dari pasangan berperingkat 40 dunia itu. Sampai akhirnya mereka harus rela memberikan gim ketiga kepada pasangan Malaysia dan gagal meraih juara pertama.

    “Sayangnya di gim ketiga ketika sebelum interval bisa poin terus fokusnya hilang. Setelah hilang pasangan Malaysia bisa percaya diri lagi, jadi poinnya juga cukup jauh. Tapi tidak apa-apa ini pelajaran buat kami, tetap bangga sama hasilnya, walaupun belum bisa kasih gelar.

    “Bagaimana pun, bermain di partai final adalah pencapaian yang bagus di awal tur Eropa ini. Semoga nanti di Swiss dan Spanyol hasilnya bisa lebih baik lagi,” tutupnya.

    Setelah dari Orleans Masters 2024, Sabar/Reza akan tampil di Swiss Open 2024. Rencananya ajang tersebut akan dimulai, Selasa (19/3) sampai Sabtu (24/3).

    “Next tournament mungkin saya pribadi mau fokus ke pemulihan badan dan rest di beberapa hari ini karena waktu juga mepet. Jadi sebisa mungkin kondisi harus cepet kembali.

    “Terlebih lagi besok siang langsung berangkat ke Swiss,” tuturnya.

    Sabar/Reza sendiri bukan satu-satunya wakil Indonesia yang tampil di partai final Orleans Masters 2024. Di final ganda putri, wakil Indonesia Meilyssa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose menang dua gim langsung atas wakil Jepang, Rui Hirokami/Yuna Kato, dengan skor 21-12, 21-18.

    Keberhasilan Meilysa/Rachel ini setidaknya mengobati kegagalan Indonesia di final ganda campuran yang berlangsung beberapa saat sebelumnya.

    Wakil Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Mentari, harus mengakui keunggulan wakil China, Xing Cheng/Chi Zang, dalam drama rubber gim dengan skor.

    Berhasil unggul 21-16 di gim pertama, Rinov/Pitha malah kalah 18-21, 15-21 di dua gim berikutnya. Dengan hasil ini, Indonesia pulang membawa satu juara dan dua yang menjadi runner-up.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Andrei Adistia Malaysia Mohammad Reza Pahlevi Isfahani orleans masters 2024 Sabar Karyaman Gutama Sabar/Reza Swiss Open 2024
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Jens Raven Pastikan Cederanya Tak Parah, Akui Kesulitan Mencetak Gol karena Rapatnya Pertahanan Malaysia

    July 22, 2025

    Fergus Tierney Tidak Gentar dengan Suporter Indonesia, Akui Tekanan Merupakan Pendorong Motivasi

    July 9, 2025

    Penyerang Timnas Malaysia U-23 Pede Bisa Cetak Gol di SUGBK

    June 29, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Jens Raven Pastikan Cederanya Tak Parah, Akui Kesulitan Mencetak Gol karena Rapatnya Pertahanan Malaysia

    July 22, 2025

    Fergus Tierney Tidak Gentar dengan Suporter Indonesia, Akui Tekanan Merupakan Pendorong Motivasi

    July 9, 2025

    Penyerang Timnas Malaysia U-23 Pede Bisa Cetak Gol di SUGBK

    June 29, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.