Dalam acara Santini Jebreeetmedia Awards, yang dihadiri oleh berbagai tokoh olahraga, termasuk Coach Shin Tae-yong, muncul sebuah pernyataan pribadi yang disampaikan oleh Pak Hifni Hasan, perwakilan dari Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia. Pernyataan tersebut berkaitan dengan pendapat pribadinya mengenai Coach Shin Tae-yong yang disangkutpautkan dengan isu naturalisasi dan buzzer. Pernyataan ini kemudian menjadi viral dan menuai banyak perhatian.
Pernyataan dari CEO Jebreeetmedia
Sebagai CEO Jebreeetmedia, saya ingin memberikan penjelasan terkait dengan pernyataan viral tersebut dan menyampaikan pernyataan resmi kami. Pada acara Santini Jebreeetmedia Awards, kami mengundang tiga institusi untuk mendukung dan hadir. Yang pertama, Kementerian Pemuda dan Olahraga, yang diwakili oleh Mas Dito, hadir di segmen akhir setelah mengonfirmasi kehadirannya baik tahun lalu maupun tahun ini. Kemudian, kami mengundang NOC, di mana Bapak Okto selaku Presiden NOC seharusnya hadir, namun karena kondisi kesehatan beliau, Pak Hifni Hasan mewakili beliau untuk memberikan sambutan. Kami juga mengundang National Paralympic Committee (NPC) Indonesia yang diwakili oleh Bapak Yasin Onasi.
Kami mengundang institusi-institusi ini karena mereka berkaitan dengan program yang kami buat. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Kemenpora, NOC, dan NPC, terutama terkait dengan acara penghargaan olahraga serta apresiasi terhadap atlet Olimpiade dan Paralimpiade.
Mengenai Pernyataan Pak Hifni Hasan
Terkait dengan rundown acara, setelah dibuka oleh tim dari Jebreeetmedia, di mana Mas Sapto dan saya turut hadir, acara dilanjutkan dengan sesi juara bicara. Setelah itu, Pak Hifni dari NOC memberikan sambutan. Seperti yang teman-teman lihat, ada pernyataan yang viral saat Coach Shin Tae-yong hadir. Sebelum membacakan apa yang disampaikan oleh Pak Okto, Pak Hifni menyampaikan opini pribadinya.
Saya pribadi terkejut, merasa tidak nyaman, dan merasa tidak enak terhadap Coach Shin Tae-yong. Namun, setelah itu beliau menyampaikan pendapatnya, dan kemudian baru dibacakan surat dari Presiden NOC. Ini adalah pernyataan pribadi Pak Hifni yang saya sangat sayangkan. Kami tidak bermaksud memberikan panggung atau ruang untuk hal tersebut karena kami tidak mengetahui hal itu sebelumnya.
Setelah Coach Shin Tae-yong berhasil memenangkan nominasi sebagai pelatih terfavorit dalam 45 detik, teman-teman juga sudah melihat videonya, termasuk respon dari Pak Hifni yang disampaikan dengan sangat berkelas. Saya juga sempat berbicara dengan Jeje, penerjemah Coach Shin Tae-yong, mengenai pernyataan Pak Hifni, yang di luar antisipasi dan dugaan kami. Jeje juga mengatakan bahwa hal tersebut sudah biasa.
Tanggapan Kami dan Permohonan Maaf
Sekali lagi, kami tidak bermaksud mengaitkan hal tersebut, dan tidak ada niat dari kami untuk memberikan panggung kepada Pak Hifni selaku perwakilan NOC dalam kapasitas pribadinya, bukan sebagai pernyataan resmi NOC. Kami juga menyadari adanya ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, atas nama panitia serta CEO Jebreeetmedia, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. NOC pun sudah mengeluarkan pernyataan resmi yang dapat dilihat di akun media sosial mereka.
Komitmen Kami Terhadap Timnas Indonesia
Saya ingin menegaskan bahwa saya mendukung Timnas Indonesia tanpa membedakan status pemain, apakah itu pemain naturalisasi atau bukan. Timnas Indonesia adalah Timnas Indonesia. Saya juga mendukung dan dekat dengan semua pelatih Indonesia saat ini, mulai dari Coach Shin Tae-yong, Coach Indra Sjafri, hingga Coach Nova. Saya juga yang mengatakan untuk tidak membedakan pelatih Indonesia, karena semuanya adalah pelatih timnas Indonesia, siapapun mereka.
Apresiasi untuk Coach Shin Tae-yong dan Terima Kasih
Sekali lagi, selamat untuk Coach Shin Tae-yong sebagai pelatih terfavorit, setelah tahun lalu Coach Indra Sjafri. Terima kasih kepada semua yang telah mendukung Santini Jebreeetmedia Awards. Dan sekali lagi, atas nama panitia serta CEO Jebreeetmedia, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan NOC pun sudah mengeluarkan pernyataan resmi.
Itulah pernyataan dari kami.


