Manchester City harus berterima kasih kepada Mateo Kovacic. Gelandang asal Kroasia itu menjadi bintang kemenangan 3-2 The Blues kala menjamu Fulham, Sabtu (6/10).
Skuat asuhan Pep Guardiola sempat lebih dulu tertinggal 0-1 oleh gol gelandang Fulham, Andreas Pereira (menit 26’). Nama Kovacic lalu mencuat setelahnya. Ia mencetak dua gol (32’ dan 47’) guna membuat City berbalik unggul 2-1.
Jeremy Doku sempat memperlebar keunggulan (82’) menjadi 3-1 sebelum akhirnya dipepet kembali oleh Fulham lewat gol Rodrigo Muniz (88’).
Berkat kemenangan ini, City bisa terus menempel Liverpool di puncak klasemen dengan sang rival mengoleksi satu poin lebih banyak (Liverpool 18 poin, City dan Arsenal 17 poin).
Selain itu, kemenangan atas Fulham juga memperpanjang tren tak terkalahkan City di 30 laga terakhir Premier League.
Catatan impresif itu sudah menyamai rekor serupa yang mereka torehkan di musim 2017/18. Dengan begitu, Guardiola dan anak-anak asuhanya hanya butuh satu laga lagi (tanpa kalah) guna menorehkan rekor unbeaten terpanjang mereka di sepanjang sejarah Premier League.
Namun, dibalik dua catatan positif di atas, ada hal yang sebenarnya patut dikhawatirkan Guardiola dari perlawanan Fulham. Tepatnya lebih ke soal bagaimana sang lawan justru mampu mencatatkan peluang gol (Expected Goals/xG) lebih besar.
Dilansir Flashscore, angka xG Fulham (2,01) masih lebih besar ketimbang City (1,59). Hal itu lantaran The Cottagers sempat meraih tiga peluang emas yang justru gagal menjadi gol. Dua di antaranya disia-siakan oleh Adama Traore.
Menurut laporan Sky Sports, Guardiola sempat terlihat menghampiri Traore dan bertukar beberapa patah kata dengan winger Fulham tersebut. Ada indikasi sang pelatih menuturkan betapa timnya dinaungi keberuntungan lantaran peluang-peluang yang disia-siakan Traore. Hal serupa juga diutarakan Guardiola di sesi jumpa pers.
“Mereka membuat beberapa peluang bagus dan memang demikian adanya. Fulham tampil sangat baik, Traore juga sulit dihentikan, jadi kami harus bertahan,” ujar Guardiola.
“Fulham baru sekali kalah musim ini. Dengan kehadiran Marco Silva, mereka lebih bagus lagi. Sementara kami, meski punya rekor bagus di kandang, ada beberapa kemenangan yang kami raih dengan susah payah dan laga ini menjadi salah satunya,” lanjut Guardiola.
View this post on Instagram


