Apparel asal Indonesia, Mills baru saja melakukan launching produk Spring Summer 2025 di Aston Kartika Grogol Hotel, Jakarta, Selasa (8/10/2024). Dalam acara tersebut turut hadir atlet futsal Indonesia Bambang Bayu Saptaji dan pemain sepak bola milik Dewa United, Alexis Messidoro.
Pada acara ini, Mills memastikan kalau mereka akan selalu mengedepankan produk ramah lingkungan atau disebut juga produk go green. Ahau selaku CEO PT Mitra Kreasi Garmen menjelaskan penggunaan produk ramah lingkungan karena ingin pihaknya dapat menjaga ekosistem di bumi.
Adapun bahan yang digunakan oleh Mills adalah bahan daur ulang sampah garmen. Tidak hanya bahannya saja, produksinya pun menggunakan alat ramah lingkungan.
“Program Mills soal go green, adalah untuk melanjutkan keberlangsungan hidup di bumi ini. Dampak-dampak negatif dari pengelolaan industri akhirnya menjadi sampah. Kami menangkap hal itu untuk menciptakan sebuah produk yang ramah lingkungan,” kata pria yang akrab disapa Ahau tersebut.
“Produk kami dari recycle dari daur ulang sampah garmen. Kita jadikan biji plastik, lalu benang, lalu kain. Kalau di jersey menggunakan recycle 100 persen. Sampai ke print pun kita ramah lingkungan,” tambahnya.
MENDUNIA
Sebagai CEO, Ahau juga menjelaskan kalau Mills saat ini tengah berusaha untuk terus memperluas jangkauan penjualan produknya. Sebelumnya Mills sendiri sudah menjual produknya di beberapa negara Eropa.
Menurutnya, hal tersebut memang menjadi tujuan dan juga mimpi Mills untuk menjadi produk asal Indonesia yang mendunia. Terbukti mereka juga melakukan kerja sama dengan klub Eropa, yakni Tranmere Rovers, klub yang mentas di divisi empat Liga Inggris.
Kerja sama dengan Tranmere Rovers memang menjadi awal dari perjalanan Mills di Eropa. Ke depannya mereka akan segera mengepakkan sayapnya lebih luas lagi di benua biru.
“Sebenarnya dari awal mimpi kami memang bukan brand lokal, kami ingin Mills menjadi brand global. Pada tahun tahun ini kamu sudah sampai tahapannya untuk kerjasama dengan klub-klub Eropa,” kata Ahau.
“Jadi salah itu salah satu cara memperkenalkan produk kami di Eropa. Bisa dilihat juga di hari ini ada yang datang tamu dari Eropa yang memungkinkan bekerja sama dengan dengan kami,” sambungnya.
KLUB EROPA LAIN
Setelah menjalin kerja sama dengan Tranmere Rovers, nama Mills mulai dikenal banyak orang. Apalagi desain baju mereka juga terpampang di video gim FIFA atau saat ini dikenal dengan nama EA FC.
Ahau menjelaskan kalau saat ini Mills berencana menggaet dua sampai tiga tim Eropa lainnya. Bahkan, Mills sudah ada di tahapan berkomunikasi dengan beberapa klub yang akan bekerja sama dengan mereka.
“Sebenarnya dari awal mimpi kami memang bukan brand lokal, kami ingin Mills menjadi brand global. Pada tahun tahun ini kami sudah sampai tahapannya untuk kerjasama dengan klub-klub Eropa,” kata Ahau.
“Jadi salah itu salah satu cara memperkenalkan produk kami di Eropa. Bisa dilihat juga di hari ini ada yang datang tamu dari Eropa yang memungkinkan bekerja sama dengan dengan kami,” sambungnya.
Meski demikian, Ahau masih enggan menyebutkan nama klub yang akan bekerja sama dengan pihaknya. Yang jelas menurutnya, klub tersebut bermain di Eropa.
“Dia awal mungin 2-3 klub dulu tambahan dari Tranmere yang sudah approach ke beberapa klub dengan target 2-3 klub di tingkat menengah di Eropa,” ujar Ahau.
“Kalau negaranya kami ada di Belanda, Belgia di klub inggris juga tapi kita usahakan mungkin dr divisi 2. Target kita untuk memperkenalkan produk kita ya dimulai dari Eropa, fokus di sana, karena persaingan brand global ada disana,” pungkasnya.
View this post on Instagram


