Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » AC Milan Menang Dramatis Berkat 2 Gol di 3 Menit Akhir Tambahan: Pertama Kali dalam Sejarah
    Liga Italia

    AC Milan Menang Dramatis Berkat 2 Gol di 3 Menit Akhir Tambahan: Pertama Kali dalam Sejarah

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJanuary 26, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Momen Samuel Chukwueze mencetak gol kemenangan comeback 3-2 AC Milan kala menjamu Parma, Minggu (26/1).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    AC Milan meraih kemenangan dramatis 3-2 kala menjamu Parma, MInggu (26/1). Skuat Milan Merah tertinggal lebih dulu lewat gol Matteo Cancellieri (menit 24’). Milan lalu menyamakan kedudukan lewat gol penalti Christian Pulisic (38’). Gol itu merupakan gol ke-11 Pulisic di semua ajang musim ini, sekaligus memantapkan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak Milan (11 gol).

    Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Milan kembali tertinggal lewat gol Enrico Del Prato (80’). Setelah itu, barulah laga disuguhi aksi comeback dramatis.

    Diawali gol Starhinja Pavlovic yang dianulir VAR karena offside (88’), publik San Siro mulai bergemuruh saat Tijani Reijnders menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 90+2.

    Gol tersebut merupakan gol ke-10 Reijnders. Dengan kata lain, gelandang Belanda yang memiliki darah Indonesia itu cuma berselisih satu gol dengan Pulisic selaku top skor.

    Kejutan tak berhenti sampai di situ. Di saat lima menit waktu tambahan akan berakhir, Milan justru sukses membalikkan keadaan menjadi unggul 3-2 berkat gol pemain pengganti, Samuel Chukwuezev(90+5). Gol itu bahkan lahir dari sepakan terakhir dan menjadi catatan bersejarah tersendiri.

    Dilansir Opta, ini merupakan pertama kali dalam sejarah di mana Milan berhasil menang come-back lewat dua gol yang mereka ciptakan di atas menit 90.

    Catatan positif lainnya adalah soal bagaimana performa Milan makin positif semenjak ditangani pelatih anyar, Sergio Conceicao. Di bawah komando pelatih asal Portugal tersebut, Rossoneri mendulang lima kemenangan di tujuh laga.

    Berkat catatan positif itu, Milan kini mulai bersaing di posisi enam besar demi memperebutkan satu tiket ke Eropa.

    Hanya saja, kemenangan comeback ini sedikit ternoda karena insiden yang melibatkan Conceicao dengan Davide Calabria, tak lama setelah wasit meniup peluit akhir.

    Dari tayangan kamera, Conceicao sempat berlari ke arah Calabria dan meneriaki sang pemain. Youssof Fofana selaku salah satu gelandang Milan yang berada di dekat insiden tersebut berupaya menghalau sang pelatih. Sementara itu, beberapa pemain lain “mengamankan” Calabria.

    Belum jelas apa motif atau penyebab di balik lahirnya friksi tersebut.

    AC Milan Christian Pulisic menang 3-2 menang comeback menit-menit akhir parma serio conceicao Tijjani Reijnders
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Impian Terbesar Tijjani Reijnders, Bisa Lawan Indonesia di Piala Dunia

    August 18, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Impian Terbesar Tijjani Reijnders, Bisa Lawan Indonesia di Piala Dunia

    August 18, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.