Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Profil Kurniawan Dwi Yulianto: Kandidat Kuat Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
    Liga Italia

    Profil Kurniawan Dwi Yulianto: Kandidat Kuat Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaFebruary 3, 2025Updated:February 19, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kurniawan Dwi Yulianto lahir di Magelang, Indonesia, pada 13 Juli 1976. Ia merupakan mantan pesepakbola yang kini berkarier di dunia kepelatihan dengan mengantongi lisensi UEFA Pro License. Dalam perjalanan kepelatihannya, Kurniawan telah menempuh total 1,78 tahun pengalaman melatih di berbagai tim, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

    Perjalanan Karier Kepelatihan

    Setelah pensiun sebagai pemain pada akhir 2013, Kurniawan memulai karier kepelatihannya di Chelsea Soccer School Indonesia. Keputusan ini diambil karena posisi tersebut tidak mengharuskannya untuk tinggal di Indonesia dalam waktu lama, sehingga ia bisa menghabiskan lebih banyak waktu di Malaysia bersama keluarganya.

    Ia kemudian mulai terlibat sebagai asisten pelatih di tim nasional Indonesia, termasuk tim U-23 yang meraih medali perak di SEA Games 2019 Filipina. Ia juga sempat menjadi asisten pelatih di beberapa level tim nasional lainnya, termasuk tim senior.

    Pada Desember 2019, Kurniawan mendapatkan kesempatan pertamanya sebagai pelatih kepala di Sabah FC, tim promosi Malaysia Super League. Meskipun ia berhasil menghindarkan tim dari degradasi, performa tim yang kurang memuaskan dalam musim yang dipersingkat akibat pandemi COVID-19 menyebabkan pemecatannya pada November 2020. Namun, perubahan manajemen klub membawanya kembali ke kursi pelatih pada Januari 2021, sebelum akhirnya diberhentikan kembali pada Agustus 2021 setelah hasil buruk melawan UiTM FC.

    Setelah dari Sabah, Kurniawan bergabung dengan Como Primavera sebagai asisten pelatih sebelum kembali ke tim nasional Indonesia sebagai pelatih penyerang U20 pada 2025.

    Karier Kepelatihan

    • 2017
      • Borneo FC Samarinda (Asisten Pelatih, 25 Desember 2017 – 31 Januari 2018)
    • 2018
      • Indonesia Senior (Asisten Pelatih, 1 Februari 2018 – 31 Desember 2018, bekerja di bawah Bima Sakti)
    • 2019
      • Indonesia U23 (Asisten Pelatih, 1 Januari 2019 – 20 Desember 2019, bekerja di bawah Indra Sjafri)
    • 2019-2021
      • Sabah FC (Malaysia Super League) (Pelatih Kepala, 21 Desember 2019 – 30 September 2021, dengan rata-rata poin per pertandingan 0,85)
    • 2021-2024
      • Como Primavera (U19) (Asisten Pelatih, 1 Agustus 2021 – 30 Juni 2024, bekerja di bawah beberapa pelatih, termasuk Cesc Fàbregas)
    • 2025
      • Indonesia U20 (Pelatih Penyerang, sejak 1 Februari 2025
    Como FC Kurniawan Dwi Yulianto Patrick Kluivert timnas Indoensia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.