Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Pelatih Australia: Saya Berharap yang Terbaik untuk Patrick Kluivert, Tetapi Tidak untuk Besok
    Sepakbola Nasional

    Pelatih Australia: Saya Berharap yang Terbaik untuk Patrick Kluivert, Tetapi Tidak untuk Besok

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMarch 19, 2025No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Australia siap menjamu timnas Indonesia di Allianz Stadium, Sydney, Kamis (20/3/2025) dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
    Pelatih timnas Australia, Tony Popovic. (Foto: The Socceroos)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Australia siap menjamu timnas Indonesia di Allianz Stadium, Sydney, Kamis (20/3/2025) dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Keduanya yang mempunyai peluang lolos ke Piala Dunia 2026 membuat laga nanti dipastikan akan berjalan menarik.

    Pelatih Australia, Tony Popovic mengakui kalau timnya cukup mewaspadai Indonesia. Ia juga menilai kalau Indonesia menjadi tim yang terus berkembang.

    Menurutnya, kehadiran pemain diaspora membuat kekuatan timnas Indonesia terus meningkat. Ia pun tak mempermasalahkan hal tersebut karena tidak melanggar peraturan yang ada.

    Diakuinya kalau Australia juga memiliki pemain berdarah campuran layaknya Indonesia. Untuk itu, ia memandang hal tersebut bukan hal yang perlu ditentang.

    “Ya, [naturalisasi] itu sesuatu proses yang boleh dilakukan Indonesia. Dan mereka berusaha meningkatkan kualitas tim mereka. Tentunya, mereka menaturalisasi pemain ini dan mereka boleh melakukannya. Semoga mereka sukses melakukannya, dan itu juga terjadi di timnas Australia,” kata Popovic.

    “Jadi mereka melakukan proses ini, mereka tentunya mencari berbagai cara agar menjadi lebih baik. Mereka ingin bermain di Piala Dunia seperti kami, jadi saya bisa melihat visi mereka. Ini terjadi di seluruh dunia. Semuanya semakin membaik, dan saya pikir kami juga melakukannya,” tutur Popovic.

    MEWASPADAI SEMUA

    Soal pemain yang harus diwaspadai, Popovic enggan menyebutkan satu atau dua nama. Baginya semua pemain patut untuk diwaspadai.

    Selain itu, ia enggan terlalu berfokus kepada tim lawan. Sebaliknya, eks pemain Sanfrence Hiroshima itu memilih untuk fokus kepada timnya sendiri.

    “Tentu saja, mereka para pemain tim nasional, mereka bermain dengan sangat baik dan ada banyak peningkatan yang dibuat,” ucap Popovic.

    “Oke, saya melihat ada beberapa pemain tapi lebih penting untuk fokus kepada diri sendiri dan pendekatan kami pekan ini adalah fokus kepada apa yang perlu kami lakukan,” tambahnya.

    “Tentu saja, kami menghormati lawan, itu penting. Mereka pantas untuk itu. Kami benar-benar fokus untuk meningkatkan permainan kami dari dua jeda internasional terakhir. Saya percaya diri kami akan melihat itu besok,” tandasnya.

    BACA JUGA: Kisah Curhat Hojlund ke Schemichel dan Mengapa Dalot Berharap Rekannya Mandul Lagi

    PERMAINAN

    Popovic sendiri memberikan sedikit rencananya di atas lapangan. Namun ia tidak memberikan secara rinci tentunya.

    Nantinya tim berjulukan The Socceroos itu akan bermain secara situasional. Tidak memutuskan untuk langsung meneyerang, mereka justru berencana untuk sedikit bermain bertahan.

    Sebaliknya, jika timnas Indonesia bermain bertahan, maka timnya akan bermain sedikit menekan. Yang jelas, di laga nanti mereka bertekad untuk mengamankan tiga poin demi membuka peluang lolos lebih besar.

    “Kami harus bersabar. Jika mereka menekan, kami harus mampu memanfaatkan ruang yang tersisa di sana. Jika mereka bertahan dalam, kami perlu memanfaatkan ruang di antara garis dan mencoba menembus kotak penalti,” jelas Popovic.

    “Kami hanya harus siap melakukan apa pun yang memungkinkan kami. Dan jika tidak, bersabarlah dan tunggu peluang,” lanjutnya.

    MENDOAKAN PATRICK KLUIVERT

    Pada laga nanti, Popovic sebetulnya sudah mempelajari permainan Indonesia, tetapi ia yakin permainan Indonesia akan berbeda dari sebelumnya. Kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih anyar tentunya akan memberikan warna yang berbeda.

    Kendati begitu, Popovic ternyata sudah cukup mengenal Patrick Kluivert. Pasalnya ia pernah menjadi lawannya baik saat masih aktif menjadi pemain, maupun menjadi pelatih.

    Saat menjadi pemain, keduanya pernah bertemu di Liga Inggris. Kala itu, Popovic bermain untuk Crystal Palace dan Patrick Kluivert berbaju Newcastle United.

    Tidak hanya itu, Popovic pernah bertemu lagi saat sudah menjadi pelatih. Saat itu ia menukangi Sydney FC dan Kluivert menjadi asisten pelatih Brisbane Roar.

    Oleh karena itu, Popovic mendoakan agar karier kepelatihan Patrick Kluivert bisa lancar. Hanya ia menegaskan, untuk laga besok tentu tiga poin akan menjadi milik timnya.

    “Ya banyak kenangan tentang dia [Patrick Kluivert] sebagai pemain, pesepak bola yang hebat. Kini kita melihatnya sebagai pelatih Indonesia,” jelasnya.

    “Saya telah melihat apa yang telah dia lakukan, peran sebagai asisten pelatih, dan kesempatan yang dia miliki sebagai pelatih kepala, sehingga dia akan memiliki ide-ide bagus.

    “Saya berharap yang terbaik untuknya, tetapi tidak untuk besok,” tambahnya sambil diiringi tawa.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Australia timnas indonesia Tony Popovic
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.