Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Kisah Curhat Hojlund ke Schemichel dan Mengapa Dalot Berharap Rekannya Mandul Lagi
    Liga Inggris

    Kisah Curhat Hojlund ke Schemichel dan Mengapa Dalot Berharap Rekannya Mandul Lagi

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMarch 19, 2025No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Tengah menjalani periode sulit di Manchester United, Rasmus Hojlund (kanan), mengaku kerap curhat ke kiper legendaris United yang juga berasal dari Denmark, Peter Schmeichel.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pada Minggu, 9 Maret 2025, Manchester United harus puas bermain imbang 1-1 dengan tamunya, Arsenal. Gol Bruno Fernandes di pengujung babak pertama (45+2’) disamakan Declan Rice (74’).

    Tak terima dibikin seri lawan, pelatih United, Ruben Amorim langsung bereaksi. Dua menit setelah gol Rice, ia mengganti Joshua Zirkzee dengan memasukkan Rasmus Hojlund.

    Namun, harapan untuk meraih tiga poin tetap tak tercapai karena Hojlund memang lagi tumpul-tumpulnya. Skor tetap imbang 1-1 hingga peluit akhir. Laga tersebut menjadi penampilan ke-20 Hojlund tanpa sekalipun mampu mencetak gol!

    Ketika rombongan para pemain United hendak meninggalkan Old Trafford, Hojlund berpapasan dengan kiper legendaris United yang juga berasal dari Denmark, Peter Schmeichel.

    Kedua sempat terlibat dalam percakapan singkat. Schmeichel tampak merangkul Hojlund dan membisikkan beberapa nasehat ke telinga yuniornya tersebut. Hojlund dengan tenang menyimaknya. Momen itu terekam kamera suporter dan viral di media sosial.

    Sampai akhirnya, puasa gol Hojlund berakhir di 21 laga setelah akhir pekan lalu, namanya kembali masuk dalam scoresheets kala United menang telak 3-0 di markas Leicester. Hojlund mencetak gol pembuka, sedangkan dua gol lainnya dicetak Alejandro Garnacho dan Bruno Fernandes.

    Ketika ditemui awak media usai laga, Hojlund mengaku lega bisa kembali menjebol gawang lawan.

    “Jelas saya sangat bahagia bisa kembali mencetak gol dan ini benar-benar mendongrak rasa kepercayaan diri saya. Jelas bahwa saya sedang tidak berada di performa terbaik dan kami masih beradaptasi dengan sistem permainan baru,” ujar Hojlund dilansir Flashscore.

    Di kesempatan lain, Hojlund juga menyebut nama Schmeichel sebagai salah satu sosok yang menenangkan kegusarannya selama mandul gol.

    “Di beberapa kesempatan, Peter membantu dan mau mendengarkan perasaan saya, baik di momen bagus maupun buruk. Masukannya banyak membantu saya karena ia sudah lebih dulu menjalani karier di United,” ujar Hojlund dilansir media Denmark, Tipsbladet.

    “Peter tentu lebih paham arti bermain di United sebagai seorang Dane (warga Denmark). Jadi, saya bersyukur punya sosok yang bisa jadi panutan meski pada akhirnya, saya sendiri yang harus merajut perjalanan karier saya di sini,” lanjut Hojlund.

    Schmeichel memang menjalani karier bagus di skuat Setan Merah. Ia turut mencicipi 15 trofi selama delapan musim mengawal gawang United.

    Ketika United menang comeback dramatis 2-1 versus Bayern Munich di final Liga Champions 1998/99, Schmeichel bahkan menjabat sebagai kapten tim. Kemenangan itu mewujudkan raihan treble United di musim tersebut.

    *Terpotong jeda internasional

    Sebagai pelatih, Amorim juga ikut bersyukur striker andalannya bisa kembali menjebol gawang lawan setelah sempat mandul di 21 laga.

    Ia meyakini gol itu bakal mengembalikan kepercayaan diri Hojlund. Namun, yang sedikit disayangkan Amorim, momennya agak kurang pas karena kompetisi sedang terpotong masa jeda internasional.

    “Pentingnya rasanya memiliki Rasmus di skuat Anda. Ia melakukan hal-hal tepat, sangat membantu tim, bertarung di setiap perebutan bola. Lawan Leicester, ia mencetak gol bagus dan layak mendapatkannya,” ujar Amorim dilansir Daily Mail.

    “Itu gol yang sulit dan kontrol yang sulit pula dengan kaki kanannya. Sayang rasanya performa bagus ini harus terhenti sejenak karena jeda internasional. Padahal, kami sedang pede-pedenya,” lanjut Amorim.

    *Dalot berharap Hojlund mandul lagi

    Yang menarik, ada beberapa pemain United yang akan saling berhadapan di jeda internasional, tepatnya di laga Denmark kontra Portugal di ajang UEFA Nations League.

    Hojlund akan menjadi bagian dari timnas Denmark sedangkan Bruno Fernandes dan Diogo Dalot merapat ke timnas Portugal.

    Itulah mengapa Hojlund sempat menjadi bahan bercandaan terkait gol ke gawang Leicester yang mengakhiri puasa golnya.

    “Kami sempat bercanda tentang Hojlund yang akhirnya bisa kembali mencetak gol. Kami bilang padanya ‘sekarang kamu punya seminggu lebih untuk istirahat, setelah itu, barulah kami bisa cetak gol lagi’. Ini hanyalah bentuk persaingan yang bagus. Jadi, sementara jeda internasional ini, kami masuk ke lapangan dan bukan lagi rekan setim,” ujar Diogo Dalot.

    ===

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    cetak gol lagi diogo dalot manchester united peter schmeichel puasa gol di 21 laga rasmus hojlund ruben amorim timnas denmark Timnas Portugal
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.