Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Kemenpora Turun Tangan Adakan Seleksi Atlet Tiga Cabang Olahraga yang Bermasalah untuk Diberangkatkan ke SEA Games 2025
    Jebreeet

    Kemenpora Turun Tangan Adakan Seleksi Atlet Tiga Cabang Olahraga yang Bermasalah untuk Diberangkatkan ke SEA Games 2025

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 8, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memutuskan untuk turun tangan langsung untuk melaksanakan seleksi nasional tiga cabor.
    Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) akan menggelar Seleksi Nasional (Seleksnas) tiga cabang olahraga yakni Tenis Meja, Sepak Takraw, dan Tinju. Seleknas tersebut digelar untuk menyelamatkan masa depan atlet dari tiga cabor tersebut. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Di tengah berbagai tantangan administratif yang melanda dunia olahraga nasional, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memutuskan untuk turun tangan langsung. Kemenpora menyelenggarakan Seleksi Nasional (Seleknas) tiga cabang olahraga yang bermasalah, yakni tenis meja, sepak takraw, dan tinju.

    Seleksi ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi SEA Games Thailand 2025. Langkah tegas ini diumumkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dalam jumpa pers di Media Centre Kemenpora Jakarta, Kamis (8/5/2025). Pada jumpa pers itu ia didampingi Wakil Menteri Taufik Hidayat dan Deputi IV Peningkatan Prestasi Olahraga Surono.

    Gelaran seleksi akan dipusatkan di GBK Arena Senayan, Jakarta, dengan jadwal berbeda untuk masing-masing cabang. Tenis meja akan menjadi pembuka pada 25-28 Mei 2025, menyusul kemudian tinju dan sepak takraw yang masih menunggu kepastian jadwal. “Seleknas akan dimulai dari cabor tenis meja dan setelah itu akan dilanjutkan dengan cabor tinju dan sepaktakraw yang dijadwalkan Juni atau Juli. Nanti tanggalnya akan diumumkan,” jelas Menpora Dito.

    Keputusan Kemenpora mengambil alih proses seleksi ini tidak lepas dari berbagai kendala teknis yang menghambat ketiga cabang olahraga tersebut. Meski enggan merinci lebih jauh, Menpora menegaskan bahwa langkah ini diambil demi memastikan para atlet tetap mendapat kesempatan berkompetisi dan pembinaan yang layak. “Siapa saja atlet boleh ikut seleknas. Kita tidak melihat atlet tersebut berasal dari federasi mana. Yang pasti, mereka yang terpilih akan dibina dalam pelatnas untuk dipersiapkan tampil di SEA Games Thailand 2025,” tegasnya.

    BACA JUGA: Taufik Hidayat Beri Jawaban Soal Rumor Chico Aura Dwi Wardoyo Mundur dari Pelatnas

    DUALISME

    Dito juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan ketiga cabang olahraga ini mengingat akar budaya yang kuat di masyarakat. “Kita ingin pastikan cabor tetap berkembang,” lanjutnya.

    Persoalan dualisme kepengurusan menjadi salah satu isu yang mengemuka, seperti pada tenis meja dan tinju, di mana munculnya Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) pasca-pemberhentian Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) dari keanggotaan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sesuai perintah Komite Olimpiade Internasional (IOC). Sementara di sepak takraw, gugatan terhadap Ketua PSTI Asnawi yang terpilih untuk tiga periode turut memicu kerumitan.

    Menanggapi pertanyaan mengenai timeline penyelesaian masalah organisasi ini, Menpora Dito memilih tidak memberikan jawaban spesifik. Dia hanya mengimbau seluruh pihak melepaskan ego masing-masing.

    Di sisi teknis, Deputi IV Kemenpora Surono menjelaskan bahwa Seleknas akan mengedepankan sistem kompetisi terbuka dengan format round-robin untuk memastikan transparansi. “Kami mengutamakan atlet yang terbaik ikut kompetisi yang ada di cabang tenis meja, sepak takraw, dan tinju. Mudah-mudahan dengan sistem round-robin, saling ketemu, dan siapapun kami tak dibatasi,” jelas Surono.

    “Kemudian kriterianya adalah atlet yang terbaik. Mungkin kemarin sudah ada hasil dari PON, Kejurnas, dan klub-klub yang akan mendaftar silakan saja. Kami akan menggunakan format round robin, dan disitulah dihasilkan atlet-atlet terbaik, serta dipelatnaskan,” tambahnya.

    Adapun batasan usia peserta juga telah ditetapkan: tinju untuk atlet 20 tahun ke atas, sepak takraw 20-28 tahun, dan tenis meja 16-30 tahun. “Kalau memungkinkan kuota yang maksimal agar atlet-atlet yang terbaik ini bisa bertanding di tingkat internasional, khususnya untuk SEA Games kali ini. Jadi kami akan melaksanakan kegiatan ini secara terbuka,” ujar Surono.

    SEA Games 2025 akan digelar di Thailand pada 7-19 Desember mendatang, dengan 50 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang multievent terbesar se-Asia Tenggara ini.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Dito Ariotedjo Kemenpora Sepak Takraw Tenis meja Tinju
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.