Dini hari tadi, Rabu (21/5), Manchester City menggelar dua pesta. Yang pertama pesta kemenangan 3-1 atas tamunya, Bournemouth. Berkat gol keren Omar Marmoush (menit 14’), Bernardo Silva, dan Nico (89’), City memperlebar peluang lolos ke Liga Champions musim depan.
Usai laga, pesta kedua digelar tak kalah semarak, yakni seremoni perpisahan dengan Kevin De Bruyne. Ini menjadi laga pamungkas De Bruyne di hadapan publik Etihad Stadium lantaran ia sudah memutuskan hengkang di pengujung musim ini.
*Guard of Honour
Sesudah laga, fan City tak beranjak dari bangkunya. Seluruh pemain dan staf pelatih juga serentak membuat barisan Guard of Honour.
Sambil menggandeng istri dan ketiga anaknya, De Bruyne lalu masuk kembali ke lapangan dan melewati Guard of Honour. Sampai di titik kick-off, ia membalas sambutan riuh para suporter dengan lambaian tangan.
“Saya tak menyangka bisa berkarier selama 10 tahun di tim ini dan pengalaman luar biasa tersebut tak bisa ditukar dengan apapun. Ketiga anak saya lahir di Manchester, ini adalah rumah saya,” ujar De Bruyne.
— Manchester City (@ManCity) May 20, 2025
*Datang dengan rekor transfer termahal
City resmi memboyong De Bruyne dari Wolfsburg seharga 52 juta poundsterling pada 30 Agustus 2015 silam. Angka itu menjadikan De Bruyne sebagai pembelian termahal City sepanjang masa.
Padahal, kurang dari dua bulan sebelumnya, City baru saja memecahkan rekor pembelian termahal mareka kala mendatangkan Raheem Sterling dari Liverpool dengan harga 49 juta pound.
*Boyong 16 Gelar
King Kev, demikian sebutan yang disematkan kubu City untuk kapten mereka tersebut. Hal itu bukan tanpa alasan. Selama 10 tahun membela skuat Manchester Biru, De Bruyne sukses menghadirkan 16 gelar.
Rinciannya, 6 gelar Premier Legue, 2 gelar Piala FA, 2 gelar Piala Liga, 2 gelar Community Shield, dan 1 gelar Liga Champions.
*Pengkreasi peluang terbanyak
Selain menghadirkan kemenangan 3-1 atas Bournemouth di laga farewellnya dini hari tadi, De Bruyne juga mengukir rekor terbaru. Ia memang tak menyumbang gol maupun assist di laga tersebut. Namun, De Bruyne beberapa kali menciptakan peluang emas.
Menurut Opta, De Bruyne berhasil menyamai Cesc Fabregas sebagai pemain dengan kreasi peluang terbanyak di sepanjang sejarah Premier League. Sudah ada 846 peluang yang dibuat kedunya.
De Bruyne berpeluang melewati torehan Fabregas karena City masih menyisakan satu laga lagi musim ini, yakni menghadapi Fulham di pekan penutup.
846 – Since Opta have the metric on record (2003-04), no player has created more chances for their teammates in the Premier League than Kevin De Bruyne. Maestro. #MCIBOU pic.twitter.com/1MYEsFOWvT
— OptaJoe (@OptaJoe) May 20, 2025
*108 gol dan 177 assist
Dari 10 musim membela City, De Bruyne juga memiliki sumbangsih yang cukup besar soal membobol gawang lawan. Ia terlibat langsung dalam 285 gol City lewat rincian 108 gol dan 177 assist.
*Digoda Salah ke Liverpool
Lalu ke mana De Bruyne akan melanjutkan karier? Beberapa waktu lalu bomber Liverpool, Mohamed Salah, sempat menggoda De Bruyne untuk merapat ke Anfield. Namun, kecil kemungkinan skenario itu terwujud.
De Bruyne kabarnya tengah mempertimbangkan beberapa tawaran seperti dari Napoli dan ada pula beberapa tim MLS (Amerika Serikat).
===
View this post on Instagram


