Azdjs Doa Ibu, salah satu juri Yuasa Stand Up Bolahraga League (YSUBL) Season 4 sekaligus Presiden Stand Up Indo, memberikan pandangannya mengenai persaingan di musim keempat kompetisi tersebut. Ia menilai bahwa pembagian regional yang diterapkan dalam YSUBL kali ini membuat persaingan menjadi seimbang dan menarik.
“Persaingannya bagus, dibagi tiga regional juga, dan kelihatan seimbang. Ada yang dari Jakarta satu, Jawa Barat dua, jadi secara keseluruhan cukup merata,” ujar Adjis.
Adjis juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan malam final YSUBL Season 4 yang berlangsung di pabrik Yuasa. Menurutnya, acara tersebut merupakan yang termegah dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, terutama dari sisi panggung dan tata acara.
“Kalau dari segi eksekusi final ini, gue berani bilang ini yang termegah. Panggungnya udah kayak outdoor-nya Stand Up Fest. Tata acara, round on, dan lainnya udah oke banget. Tempatnya juga unik, di pabrik, jarang banget yang seperti ini,” lanjutnya.
Sebagai Presiden Stand Up Indo, Adjis menyampaikan harapan agar YSUBL terus berlanjut dan mampu memacu semangat para komika di Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam kompetisi ini.
“Harapannya semoga ada terus dan nantinya bisa memacu para komika-komika untuk ikut peran, ikut andil dalam kompetisi ini. Karena dari sembilan peserta, sekitar 70 persen namanya udah ada di Stand Up Fest juga. Jadi memang mereka kompeten.”
Adjis menilai bahwa YSUBL tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga ruang aktualisasi bagi komika-komika yang sudah berpengalaman maupun yang sedang berkembang di berbagai daerah.


