Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Salviandy Dhanizar Juara 3 YSUBL Season 4: Serunya Justru di Crafting dan Komunitasnya
    Jebreeet

    Salviandy Dhanizar Juara 3 YSUBL Season 4: Serunya Justru di Crafting dan Komunitasnya

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 1, 2025Updated:June 1, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Salviandy Dhanizar berhasil meraih peringkat ketiga dalam ajang Yuasa Stand Up Bolaharaga League (YSUBL) Season 4. Komika yang mewakili Jawa Barat ini tampil konsisten sepanjang kompetisi dan menutup perjalanannya di babak final dengan materi yang matang dan pembawaan yang penuh keyakinan.

    Menjelang final, Salviandy menyebut bahwa persiapannya tidak terlalu banyak open mic karena temanya sudah sangat spesifik. “Open mic dua kali aja, karena temanya spesifik. Jadi banyak ngebadanin dan ngapalin,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa menjaga mental juga menjadi kunci utama. “Udah berserah hadiri aja sama Dewa Komedi.”

    Dari Penonton Jadi Finalis

    Perjalanan Salviandy di dunia stand-up comedy dimulai sejak ia masih duduk di bangku SMA, sekitar tahun 2015. Saat itu, ia hanya sesekali tampil dan lebih sering menjadi penonton. “Dulu nonton SUCI 2, terus iseng ikut lomba di SMA. Lumayan lah, ada ketawanya,” kata pria kelahiran 20 Desember 1998 itu.

    Namun baru pada tahun 2024 ia mulai serius menekuni dunia stand-up dengan bergabung ke komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat. “Setelah gabung komunitas, ternyata crafting-nya seru, ketemu banyak orang, jadi semangat belajar terus,” tambahnya.

    Tantangan Format Individu

    Berbeda dari musim sebelumnya yang berbentuk kompetisi tim, YSUBL Season 4 digelar secara individu. Hal ini menjadi tantangan baru bagi Salviandy. “Awalnya ngira formatnya kayak tahun lalu, bawa komunitas. Ternyata sendiri-sendiri. Jadi lebih serius, lebih berat,” jelasnya.

    Meski begitu, ia tetap mengakui serunya format tim. “Kalau komunitas tuh nonton rame, supporternya banyak, terus semangatnya beda,” katanya sambil tertawa.

    Dekat dengan Dunia Olahraga

    Meski mengaku bukan pengamat statistik, Salviandy menyukai dunia olahraga. Ia senang menonton berbagai pertandingan, terutama basket. “Kalau nonton pertandingan tuh seru aja. Meski gak ngikutin detail banget, tapi kalau bahas olahraga tuh lebih lancar karena emang suka,” ungkapnya.

    Tema-tema olahraga yang disuguhkan di YSUBL pun menurutnya unik. “Ada tiga babak, semuanya spesifik. Bahkan ada roasting. Ini yang bikin YSUBL beda sama kompetisi lain,” jelasnya.

    Harapan untuk YSUBL

    Sebagai salah satu finalis yang merasakan langsung atmosfer YSUBL dari awal hingga akhir, Salviandy berharap kompetisi ini terus berjalan di musim-musim selanjutnya. “Harapannya YSUBL terus berlanjut, sampai season 20, season 25. Karena dari sini banyak komika lucu yang bisa muncul dan dapat panggung.”

    Dengan gelar juara ketiga yang diraihnya, Salviandy membuktikan bahwa konsistensi, semangat belajar, dan cinta terhadap stand-up comedy serta komunitasnya dapat membawanya melangkah jauh di panggung nasional.

    Yuasa Stand Up Bolahraga
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.