Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C melawan China. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6), akan menjadi momen bersejarah baginya.
“Tentu saja saya sangat bersuka cita untuk besok. Dan pertama-tama, karena saya benar-benar bangga. Anda tahu, semua orang tahu bahwa saya lahir di Lombok, maka menurut saya keluarga saya akan menyaksikan pertandingan itu melalui televisi,” kata Emil Audero pada konferensi pers prapertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu.
“Tentu tidak semuanya, karena beberapa di antara mereka akan berada di sini, di Jakarta. Namun jika saya memikirkan mengenai orang-orang di Lombok yang akan menonton saya, itu luar biasa, sebagaimana semua penggemar di stadion,” tambahnya.
Jika Emil Audero turun sebagai penjaga gawang utama, itu akan menjadi debutnya bersama Timnas Indonesia. Pria yang baru resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Maret ini siap memberikan yang terbaik.
Antisipasi Permainan Bertahan China
Tim China diprediksi akan bermain defensif, sehingga Emil menyiapkan diri untuk lebih banyak bersiaga ketimbang menghadapi serangan.
“Satu-satunya cara untuk benar-benar fokus sepanjang pertandingan, tentu saja selalu bersiap dan bertindak sepanjang waktu dengan pikiran. Saya tahu apa yang harus saya lakukan, itulah targetnya, hal-hal yang harus saya lakukan setiap kali tim saya menguasai bola. Maka bola-bola kedua besok akan menjadi sangat penting,” kata kiper tim Palermo itu.
Dukungan Suporter sebagai Pemain ke-12
Emil juga mengapresiasi dukungan suporter yang akan memenuhi Stadion Gelora Bung Karno. “Mereka (para penggemar) akan menjadi orang ke-12, pemain ke-12, karena energinya dapat dirasakan di lapangan. Mungkin terkadang mereka sedikit terlalu berisik karena terkadang kami tidak dapat mendengar apa yang mereka katakan,” tutur mantan kiper Juventus dan Inter Milan itu.
“Terkadang sulit untuk mendengarnya karena sangat berisik. Namun pada saat yang sama, itu adalah sesuatu yang positif bagi kami. Dan ya, itu sangat menyenangkan,” pungkasnya.
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi keempat klasemen Grup C dengan sembilan poin dari delapan pertandingan, sementara China berada di dasar klasemen dengan enam poin.
BACA JUGA: Cuma Butuh 35 Menit untuk Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Mengalahkan Ganda Putra Denmark
Patrick Kluivert Yakin Timnas Indonesia Bisa Menang
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tampil penuh keyakinan jelang laga melawan China. Ia yakin timnya mampu meraih kemenangan dengan dukungan penuh suporter.
Patrick Kluivert mengungkapkan optimisme tinggi setelah timnya menjalani pemusatan latihan di Bali selama hampir sepekan. “Kalau boleh saya katakan, saya sangat yakin. Saya mengandalkan pemain saya untuk menjalankan hal-hal yang kami latih. Dan saya sangat menantikannya,” kata Kluivert.
Harapan akan Dukungan Penuh Suporter
Kluivert menegaskan kesiapannya membawa Timnas Indonesia meraih hasil terbaik, namun ia menekankan pentingnya dukungan suporter. “Bagi saya, butuh waktu yang sangat lama untuk berdiri besok di SUGBK dengan stadion yang penuh,” tutur Kluivert.
“Dan para penggemar akan mendukung dengan baik. Dan saya berharap kami bisa memberi mereka hasil yang baik. Tapi, saya sangat yakin untuk besok,” pungkas mantan pemain Barcelona itu.
Strategi Pengganti Marselino Ferdinan
Patrick Kluivert juga mengaku telah menemukan pengganti yang tepat untuk Marselino Ferdinan, yang absen karena akumulasi kartu bersama Maarten Paes.
“Marselino tentu saja tidak bisa bermain untuk pertandingan ini (melawan China). Dia pemain hebat, semua orang tahu itu, tapi saya sangat senang dengan pemain pengganti yang saya miliki saat ini di tim,” jelasnya. Beberapa nama seperti Stefano Lilipaly dan Egy Maulana Vikri bisa menjadi opsi pengganti.
Persiapan Matang Menghadapi China
Kluivert telah mempelajari kekuatan China, yang mengalahkan Indonesia 2-1 pada pertemuan pertama. “Sekarang kami punya cara untuk menghadapi mereka dan kami melatihnya,” ucapnya.
“Anda melihat dalam latihan bahwa hal-hal yang Anda inginkan muncul kembali dan memberikan hasil, itu memberikan perasaan yang sangat baik bagi para pelatih,” tutupnya.
View this post on Instagram


