Persija Jakarta di bawah arahan pelatih baru, Mauricio Souza, sedang gencar mempersiapkan diri untuk membentuk skuad tangguh. Tidak hanya kompetitif di liga domestik, tetapi juga mampu menjadi tulang punggu Tim Nasional Indonesia. Fokus utama Souza adalah menciptakan sebuah tim yang memiliki kedalaman skuad mumpuni, sehingga mampu mengatasi absennya pemain kunci yang dipanggil untuk membela negara.
Sejarah Persija Jakarta memang tak bisa dilepaskan dari kontribusinya terhadap Timnas Indonesia. Nama-nama seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, Muhammad Ferarri, dan Dony Tri Pamungkas hanyalah sebagian kecil dari deretan pemain Macan Kemayoran yang rutin mengisi skuad Garuda. Mauricio Souza sangat menyadari kebanggaan ini dan bertekad untuk melanjutkannya.
“Bagi saya, jika banyak pemain yang membela timnas, itu adalah suatu kebanggaan. Saya yakin bagi semua pemain, puncak karier mereka adalah ketika bisa bermain untuk timnas,” tutur Mauricio Souza.
Ambisi Souza tak berhenti di sana. Ia ingin terus menjadi pelatih yang menghasilkan talenta-talenta terbaik untuk Indonesia. “Harapan saya agar bisa selalu mengorbitkan pemain yang bisa membela Timnas Indonesia dari Persija,” tambahnya.
BACA JUGA: Malut United Maafkan Yeyen Tumena, Kini Fokus Bangun Tim untuk Liga 1 dan Kejuaraan ASEAN
REALISTIS
Namun, Souza juga realistis. Kerapnya pemanggilan pemain ke timnas tentu akan berdampak pada kekuatan tim di level klub. Untuk mengatasi hal ini, ia menekankan pentingnya memiliki kedalaman skuad yang merata. Ini berarti setiap posisi memiliki beberapa opsi pemain berkualitas yang siap mengisi kekosongan.
“Jadi, ketika kami harus kehilangan pemain, ada banyak pilihan untuk menggantikan mereka. Tentu ini akan menjadi kesempatan yang baik bagi pemain lain untuk bisa bermain,” kata Mauricio Souza.
Strategi ini juga membuka peluang besar bagi para pemain muda. Souza melihat potensi besar pada mereka, terutama dengan semangat juang dan ambisi untuk membuktikan diri. Ia percaya bahwa dengan sistem yang tepat, para pemain muda ini bisa berkembang menjadi pilar penting bagi Persija maupun Timnas Indonesia.
“Menurut saya, penting untuk kami bisa menyediakan pemain untuk Timnas Indonesia. Akan tetapi, kami juga harus bisa memiliki tim yang kuat agar tidak begitu kehilangan ketika pemain tersebut dipanggil (ke timnas),” pungkas pelatih 51 tahun itu.
Dengan visi ini, Persija Jakarta tidak hanya berambisi menjadi klub juara, tetapi juga menjadi ladang subur bagi bakat-bakat sepak bola nasional. Akankah strategi Mauricio Souza berhasil membawa Persija mencapai tujuan ganda ini?
View this post on Instagram


