Timnas Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Chinese Taipei Putri dengan skor 1-2 dalam laga penutup Kualifikasi Piala Asia Putri 2026. Pertandingan yang digelar di Indomilk Arena, Tangerang, pada Sabtu (5/7/2025) malam WIB itu mengubur asa Garuda Pertiwi untuk melaju ke putaran final.
Kekalahan ini membuat Timnas Putri Indonesia menempati posisi ketiga di klasemen akhir grup, dengan raihan tiga poin dari satu kemenangan dan dua kekalahan. Meskipun demikian, pelatih kepala Satoru Mochizuki tetap memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya.
Sejak awal pertandingan, Chinese Taipei Putri menunjukkan dominasinya. Mereka berhasil membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui gol penyerang andalannya, Su Yu-hsuan, yang tak mampu diadang oleh kiper Iris Joska de Rouw. Mental para pemain Garuda Pertiwi sempat diuji, namun semangat juang mereka tak luntur.
BACA JUGA: Pelatih Oxford United Akui Marselino Ferdinan Punya Potensi Besar, Tapi Masih Butuh Berkembang
Memasuki babak kedua, Timnas Putri Indonesia berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-48 berkat gol Helsya Maeisyaroh. Gol ini membangkitkan harapan, namun Chinese Taipei kembali unggul pada menit ke-75. Kali ini lewat Liu Yu-chiao, yang menjadi gol penentu kemenangan mereka.
“Walaupun dalam kondisi yang berat, setelah satu kali menang dan satu kali kalah, kami sudah sepakat bersama para pemain untuk tidak menunduk, melainkan mengangkat muka dan berani bertarung hari ini demi mengincar kemenangan,” ucap Mochizuki.
“Meskipun kami kalah dan tidak bisa banyak bicara, pada awalnya kami kira pertandingan akan sepenuhnya dikuasai oleh mereka. Namun, ternyata para pemain berjuang dengan baik, tampil baik, dan mampu memberikan perlawanan yang luar biasa. Karena itu, saya memuji para pemain yang sudah mampu melakukan hal tersebut,” tuturnya.


