Apresiasi dan Motivasi
Senada dengan sang pelatih, kapten tim Helsya Maeisyaroh juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap penampilan rekan-rekannya. Ia menekankan bahwa meski hasil akhir tidak sesuai harapan, perjuangan yang telah ditunjukkan di lapangan patut diapresiasi.
“Menurut saya, hari ini semua pemain memberikan yang terbaik. Kami tahu, memang agak sulit melawan Chinese Taipei Putri dan cukup berat juga peluang kami untuk lolos. Tapi kami semua bisa membuktikan bahwa kami juga berhak dan layak bermain di level Asia, serta bisa tampil lebih berani lagi,” kata Helsya.
“Ini adalah kesempatan yang sangat bagus bagi kami semua, bagi seluruh pemain. Saya hanya bisa mengapresiasi kerja keras teman-teman. Apapun hasil pertandingannya, saya sangat menghargai perjuangan mereka,” terang Helsya.
Tanggapan Ketua Umum PSSI
Di sisi lain, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut memberikan apresiasi tinggi untuk para pemain. Erick yang menyaksikan langsung pertandingan di Indomilk Arena menilai ada peningkatan signifikan dibanding laga sebelumnya melawan Pakistan. Ia memahami betul bahwa kegagalan ini tidak lepas dari minimnya waktu persiapan tim.
“Jadi saya disampaikan juga persiapan buat tim Taipei itu 2 tahun dengan tim senior sementara kami baru membentuk tim baru beberapa bulan,” ujar Erick Thohir setelah laga.
Erick melihat semangat juang Safira Ika dan rekan-rekan yang jauh lebih baik, meskipun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 1-2. Hal ini menjadi bukti bahwa talenta-talenta putri Indonesia memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang.
“Tapi kalau saya lihat pemain-pemain kita hari ini bermain yang sangat baik walaupun kalah 2-1 tapi performanya jauh ketika lawan Pakistan. Saya mengapresiasi tadi saya bilang ke locker room,” sambungnya.


