Kontroversi seputar status pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces, akhirnya menemui titik terang. Bek tengah yang baru bergabung pada Juni 2025 ini membantah tuduhan mengenai kejelasan garis keturunannya, yang sempat memicu perdebatan sengit di media sosial.
Polemik ini bermula setelah sebuah wawancara Garces dengan media Spanyol, El Correo, memicu kesalahpahaman. Dalam wawancara tersebut, pemain berusia 25 tahun ini menyebutkan bahwa garis keturunan Malaysia-nya berasal dari kakek buyut. Pernyataan ini sontak memicu kritik dari para penggemar, yang menganggap hal ini melanggar regulasi FIFA. Menurut aturan, pemain naturalisasi harus memiliki garis keturunan hingga generasi ketiga.
Garces Memberi Klarifikasi
Melalui akun Instagram pribadinya, Garces meredam spekulasi dengan menjelaskan bahwa pernyataan yang beredar adalah kesalahan interpretasi. Ia menegaskan bahwa asal-usul keturunannya berasal dari sang kakek, bukan kakek buyut. Dalam sebuah unggahan di Instagram Story, ia menyampaikan,
“Itu hanya kesalahan transkripsi. Saya orang Malaysia dari pihak kakek saya dan saya sangat bangga bermain untuk negara saya. Sampai jumpa lagi,” tulisnya di Instagram Story yang dikutip dari Stadium Astro.
Sebelum kontroversi ini mencuat, Garces telah membuktikan kemampuannya bersama Timnas Malaysia. Ia menjalani debut gemilang saat membawa Harimau Malaya menang telak 4-0 atas Vietnam pada Kualifikasi Piala Asia 2027. Di pertandingan tersebut, Garces tampil penuh selama 90 menit.
BACA JUGA: Transfer Mees Hilgers Mulai Ruwet, Klaim Agen dan Klub Bertolak Belakang
Kunci Pertahanan Baru Malaysia
Selain itu, Garces juga mencatatkan penampilan impresif bersama klubnya, Deportivo Alaves. Ia menjadi bagian penting dalam kemenangan 1-0 atas Levante di Liga Spanyol musim 2025/26.
Garces adalah salah satu dari sejumlah pemain naturalisasi baru yang didatangkan oleh Malaysia untuk memperkuat skuadnya menjelang Piala Asia 2027. Selain Garces, daftar pemain naturalisasi lain dari latar belakang Latin termasuk Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Rodrigo Holgado, Gabriel Palmero, dan Jon Irazabal.
Awal Mula Kontroversi
Meskipun kehadirannya sangat dinanti, Garces juga menjadi sorotan tajam bagi sebagian penggemar sepak bola di Asia Tenggara, yang meragukan keabsahan garis keturunannya. Keraguan tersebut menguat setelah media Spanyol, El Correo, memuat laporan yang menyebutkan bahwa Garces memiliki garis keturunan Malaysia dari kakek buyutnya. Hal ini langsung menimbulkan dugaan bahwa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mungkin telah melanggar aturan naturalisasi FIFA.
Dalam wawancara itu, Garces sempat keceplosan mengatakan, “Karena kakek buyut saya (keturunan Malaysia). Saya memang sudah tahu asal-usulnya, tapi saya tidak pernah membayangkan hal ini bisa terjadi. Malaysia sedang membangun proyek menarik dan saya sangat bersemangat,” ucap Facundo Garces.
Pernyataan inilah yang akhirnya memicu kehebohan, tetapi kini telah diklarifikasi oleh sang pemain sendiri, yang membuktikan ia memenuhi syarat untuk membela Timnas Malaysia.
Regulasi FIFA Soal Naturalisasi Pemain
Dikutip dari Antara, FIFA mengatur syarat naturalisasi dalam Pasal 7 Regulasi FIFA tentang Kelayakan Bermain untuk Tim Nasional. Seorang pemain yang ingin membela tim nasional negara barunya harus memenuhi setidaknya satu dari empat kriteria berikut, mengutip FIFA:
- Lahir di wilayah negara tersebut.
- Memiliki orang tua biologis yang lahir di negara tersebut.
- Memiliki kakek atau nenek yang lahir di negara tersebut.
- Tinggal di negara tersebut dalam jangka waktu tertentu:
- Minimal 3 tahun jika mulai tinggal sebelum usia 10 tahun.
- Minimal 5 tahun jika mulai tinggal antara usia 10-18 tahun.
- Minimal 5 tahun jika mulai tinggal setelah usia 18 tahun.
Jika seorang pemain tidak memiliki hubungan keluarga dengan negara tersebut, mereka wajib menjalani periode tinggal minimal lima tahun sebelum bisa membela tim nasional.
Selain itu, pemain harus membuktikan bahwa kepindahannya ke negara tersebut bukan bertujuan untuk bermain bagi tim nasional, dengan menyertakan dokumen pendukung, seperti kontrak kerja, dokumen sekolah, atau bukti kepindahan keluarga.
View this post on Instagram


