Selepas Arab Saudi membuat gebrakan dengan menundukan Argentina, kini bagian Jepang. Tim Samurai Biru itu secara mengejutkan mengalahkan Jerman dengan skor 1-2.
Yang lebih membuat kaget, justru Jerman unggul terlebih dahulu lewat tendangan penalti Ilkay Gundogan di menit ke-33. Jepang sendiri baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya pada menit ke-75.
Ritsu Doan yang masuk dari bangku cadangan, sukses melesakan gol setelah menerima bola muntah yang gagal ditahan kembali oleh Manuel Neuer. Skor pun menjadi 1-1.
Delapan menit berselang, kembali dari pemain yang dimasukan di babak kedua, Takuma Asano, memaksa Neuer memungut bola dari dalam gawangnya.
Hal tersebut terjadi setelah melesakan tendang keras di depan gawang Manuel Neuer yang gagal ditahannya. Skor pun berbalik unggul Jepang atas Jerman, 2-1.
Bahkan skor pun tak berubah sampai peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Dengan hasil tersebut, Alvino Hanafi selaku pundit JebreeetMedia, mengatakan dalam acara raction pertandingan, bahwa kemenangan Jepang tak lepas dari kemenangan Arab Saudi.
Vibes yang ditularkan oleh Arab Saudi itu sepertinya terjangkit pula kepada Jepang. Alhasil, Jepang sukses mengalahkan tim besar, Jerman.
“Seperti yang saya bilang, setelah kesuksesan Arab, vibesnya ada virus-virus Arab. Sesama Asia punya motivasi yang sama supaya punya motivasi yang sama, agar tidak dianggap numpang lewat,” ungkapnya.
Menurutnya hal tersebut bisa saja dilakukan pula oleh Australia maupun Tunisia. Hanya komponen yang dimiliki keduaya masih kurang dibandingkan dengan Jepang.
“Itu sebenarnya mau dicontoh juga sama Tunisia cuma kurang mumpuni. Jepang ini kan lebih punya komponen dibandingkan tim yang udah bertanding seperti Australia atau Tunisia,”
Hasil tersebut sebetulnya diluar dugaan. Pasalnya Alvino Hanafi memprediksi Jepang hanya bisa mengimbangi Jerman, nyatanya justru Jepang sukses mengungguli Jerman.
“Kalaupun Jepang bisa imbangin Jerman ya ga terlalu kaget banget, eh, malah ngalahin Jerman,” pungkasnya.


