Nottingham Forest menjadi salah satu tim dengan penampilan memikat dan mengejutkan musim lalu. Para rival kudu waspada: otak di balik lesatan, Nuno Espirito Santo, diikat Forest dengan kontrak baru sampai 2028.
Awal Mantap.
Forest sempat meramaikan persaingan di papan atas musim lalu. Sayang, lonjakan performa di paruh pertama musim tidak berlanjut. Mereka hanya memenangi dua dari tujuh pekan terakhir sehingga keluar dari zona Liga Champion.
Sudah Lama.
The Tricky Trees bisa puas dengan pencapaian. Finis di peringkat ketujuh, mereka tampil di antarklub Eropa, fase play-off Liga Europa Conference, untuk pertama kali sejak 1995-96.
Musim lalu, Morgan Gibbs-White dkk. tampil pula di semifinal Piala FA. Empat besar itu menjadi yang pertama buat Tricky Trees sejak 1991.
Bantu Banyak Hal Hebat.
“Saya gembira bisa melanjutkan perjalanan kami di klub fantastis ini. Sejak kami tiba di Forest, kami telah bekerja sangat keras untuk menciptakan ikatan istimewa di antara para pemain, fan, dan setiap orang di klub ini. Ikatan itu membantu kami mencapai banyak hal hebat musim lalu,” begitu pernyataan Espirito Santo dikutip BBC.
Isu Gak Akur.
Salah satu pemandangan tak mengenakkan di City Ground musim lalu adalah saat pemilik, Evangelos Marinakis, sampai masuk ke lapangan untuk berbicara dengan Espirito Santo usai laga. Isu perpecahan merebak saat itu. Namun, relasi itu berlanjut tiga tahun lagi.
Cieee, Akhirnya Berbagi Ambisi.
“Nuno telah membuat pengaruh kuat dan tampil sangat baik selama keberadaannya sejauh ini di sini. Ia telah memperlihatkan bahwa ia bisa memaksimalkan performa pemain dan ahli mengembangkan pemain, sementara melekatkan bakat muda kami ke dalam tim pertama.
“Kami menikmati relasi kuat dan solid bersama, dan, lebih dari itu, berbagi impian dan ambisi yang sama untuk menuliskan sejarah baru untuk Nottingham Forest, bersaing di Premier League dan Eropa, dan meraih trofi untuk klub hebat kami ini,” ucap Marinakis.
View this post on Instagram


