Jose Mourinho memuji calon lawan timnya di 16 Besar Liga Europa sebagai tim yang luar biasa. Tumben-tumbenan? Nanti dulu.
Masih perlu dinanti apakah pelatih asal Portugal ini sungguh enggak gemar sesumbar lagi. Mourinho mungkin mulai memilih untuk melancarkan perang urat syaraf berupa pujian buat lawan saja.
Apa pun motifnya, Mourinho mengaku susah menemukan kekurangan Real Sociedad, lawan Roma di perdelapan final Liga Europa pada Kamis (9/3).
“Mereka merupakan tim luar biasa. Sulit menemukan kelemahan mereka. Mereka memiliki pelatih yang sangat bagus dan perjalanan tim bagus. Mereka terorganisasi baik secara defensif maupun ofensif dengan pemain-pemain berteknis bagus,” ujar Mou seperti dikutip AFP.
Mou menambahkan dengan bukti. La Real kini berada di peringkat keempat La Liga. “Mereka berada di belakang tiga raksasa yang biasa ada di sana. Tim itu sungguh berkualitas. Susah mengatakan bahwa kami beruntung dalam undian ini,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, eks manajer Chelsea dan Real Madrid ini memuji kualitas kompetisi. “Liga Europa tahun ini berkualitas super. Pertandingannya ketat-ketat,” tutur mantan arsitek Inter ini.
Pada akhirnya pria yang kerap kontroversial ini memuji pasukannya. Menurutnya, lawan akan memandang timnya dengan respek serupa. Sang arsitek menilai Roma telah berkembang.
I Lupi besutannya finis keenam tahun lalu. Pada musim sebelumnya, musim pertama Mourinho di Olimpico, Roma finis ketujuh. Bagi Mou, peringkat-peringkat itu melenakan. Finis di sana tidak memberikan tekanan yang dibutuhkan timnya.
“Badan dan jiwa terbiasa dengan kenyamanan. Namun, kami berkembang. Di tahun pertama saya, kami kalah dua kali dari Milan, Inter, dan Juve. Tahun ini kami mengalahkan Inter dan Juve dan imbang dengan Milan. Saya rasa tim kami meningkat secara mental. Kami masih sulit menang tiga pekan beruntun,” tutur Mou di Football Italia.
Roma tengah berada di peringkat keempat. Akhir minggu lalu, Si Serigala mengempaskan Juventus. Mengamankan jatah ke Liga Champion musim depan akan menjadi pencapaian tersendiri buat Roma di tangan Mou. Namun, sang pelatih biasanya meminati trofi.
Mourinho sudah memenangi dua Liga Champion dan dua Liga Europa bersama Porto dan Man. United. Tahun silam, Roma mengangkat trofi Europa Conference League.
Hanya, pujian Mou untuk tim yang akan menyambangi Olimpico terasa kebenarannya melihat posisi di klasemen. Kayak Roma di Serie A, Sociedad juga berada di peringkat keempat La Liga. La Real racikan Imanol Alguacil akan mengandalkan sejumlah pemain bagus seperti David Silva, Martin Zubimendi, dan sayap berbakat Mikel Oryazabal.
Di Gialorossi, tambahan Paulo Dybala melesatkan performa tim. “Ia merasa penting karena ia memang penting bagi kami. Ia bukan Paulo yang terlahir kembali, melainkan yang memperbarui motivasi. Ia layak menerima pujian,” lanjut sang allenatore.
Dengan konsentrasi yang masih tertuju ke liga domestik, Mou mengisyaratkan akan mencoba memainkan Tammy Abraham yang musim ini tidak seproduktif sebelumnya. Mou boleh jadi akan menduetkan penyerang asal Inggris itu dengan Andrea Belotti.
“Saya paham ia seharusnya mencetak lebih banyak gol. Namun, yang penting adalah kontribusi untuk tim seperti yang ia perlihatkan dengan baik selama 15 menit melawan Juve. Ini merupakan pekan yang unik dalam kehidupannya seturut kelahiran anak pertamanya,” kata Mou.
Dengan sifat kompetitif Mourinho yang tinggi, nantikan duel ketat di leg 1 di Olimpico ini.


