Hasil penjualan Sandro Tonali ke Newcastle membuat AC Milan aktif memburu pengganti di bursa transfer. Kebetulan, Chelsea sedang cuci gudang dan Milan fokus ke sana.
Gelandang Chelsea, Christian Pulisic menjadi satu nama yang tengah dikejar Milan. Menurut beberapa media Italia dan Inggris, skuat Rossoneri bahkan baru menyodorkan penawaran kedua ke Chelsea demi bisa merekrut Pulisic.
The Athletic melaporkan bahwa pada penawaran pertama, Milan hanya mengajukan angka 14 juta euro untuk pemain tim nasional Amerika Serikat itu. Chelsea menolak lantaran mereka mematok harga 25 juta euro untuk Pulisic.
Yang menarik, Pulisic sendiri kabarnya sudah sangat tertarik untuk bergabung ke Milan. Ia bahkan sempat menolak penawaran Lyon. Padahal, klub Prancis itu berani mengajukan tawaran 25 juta euro sesuai angka yang diminta Chelsea.
Kontrak Pulisic di Stamford Bridge tinggal satu tahun ke depan. Itu pula mengapa Chelsea memasukkan sang gelandang ke daftar jual ketimbang membiarkannya berstatus bebas transfer musim depan.
Menurut Tuttomercatoweb, Milan sudah menyodorkan penawaran kedua, Rabu (5/7). Besarannya sekitar 22 juta euro atau masih kurang tiga juta dari patokan Chelsea.
Ketertarikan Milan kepada Pulisic memang didasari beragam hal. Yang pertama tentu saja soal ketersediaan modal. Penjualan Sandro Tonali ke Newcastle menghadirkan uang sekitar 70 juta euro ke kas Milan.
Jumlah besar itu bahkan menjadikan Tonali sebagai penjualan terbesar Milan sepanjang sejarah. Ia juga tercatat sebagai pemain timnas Italia dengan harga jual tertinggi sepanjang masa.
Kebetulan, di sisi lain, Chelsea juga sedang cuci gudang dan Milan sudah lebih dulu kebagian merekrut Ruben Loftus-Cheek seharga 15 juta euro pada awal pekan ini
Jika dikurangi biaya pembelian Loftus-Cheek, hasil penjualan Tonali berarti masih tersisa 55 juta euro. Itu pula mengapa Milan masih berani menawar Pulisic di kisaran 22 juta euro.
Tonali dikenal dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang sama baiknya. Berhubung Milan sudah memiliki Loftus-Cheek, maka keberhasilan merekrut Pulisic rasanya bakal setimpal dengan kehilangan Tonali.
Ibaratnya, Milan menjual satu pemain demi mendapatkan dua pemain baru. Uang hasil penjualan Tonali pun masih tersisa.
Secara peran, baik Loftus-Cheek dan Pulisic tak sepenuhnya sama dengan Tonali. Loftus-Cheek memang berposisi sebagai gelandang tengah. Akan tetapi, perannya tak sevital Tonali. Sedangkan Pulisic justru lebih berbahaya jika ditempatkan di posisi winger.
Milan tak lantas mendapat pengganti Tonali yang sepadan dari kehadiran Loftus-Cheek dan Pulisic (jika jadi bergakung). Meski begitu, tambahan personil di lini tengah jelas menjadi salah satu prioritas Stefano Pioli demi mempersiapkan timnya musim depan.
Apalagi, selain di kancah domestik, Il Diavolo Rosso juga masih bakal kembali berpetualang di Liga Champions setelah langkah mereka mentok dari Inter Milan di semifinal musim lalu.


