Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Dua Bagian Kisah Barcelona yang Mulai Terbiasa Jadi Korban Rayo Vallecano, tapi Kali Ini Malah Membaik
    Liga Spanyol

    Dua Bagian Kisah Barcelona yang Mulai Terbiasa Jadi Korban Rayo Vallecano, tapi Kali Ini Malah Membaik

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 26, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Frenkie de Jong, kesulitan berlanjut melawan Rayo Vallecano. (foto: twitter laligatv)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Langkah Barcelona mendekat ke puncak klasemen La Liga tersendat lagi. Rayo Vallecano menahan sang juara bertahan yang bertandang pada Sabtu (25/11).

    Jornada 14 menjadi pekan berat setelah jeda internasional. Di lini tengah, Barcelona kehilangan Gavi yang cedera lutut parah saat memperkuat timnas Spanyol melawan Georgia.

    Barca juga menampilkan kiper debutan penuh di La Liga, Inaki Pena, menggantikan Marc-Andre ter Stegen yang cedera. Frenkie de Jong juga kembali bermain setelah lama absen akibat cedera.

    Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, memberikan kesimpulannya mengenai jalannya laga. “Saya pikir pertandingan ini terbagi ke dua bagian. Di babak pertama, kami mendominasi tapi tidak cukup agresif untuk membuat kerusakan. Di babak kedua, kami mencetak gol dan bisa lebih,” ucap eks playmaker hebat itu kepada DAZN seperti dikutip Football Espana.

    Bagian 1: Enggak efektif

    Xavi tidak berlebihan, terutama soal babak pertama. Walau mencatat 63 persen penguasaan bola, Barca hanya membuat dua tembakan ke gawang Rayo. Tuan rumah melepaskan empat shot on goal, dua di antaranya lewat Isi Palazon, yang bisa ditangkal kiper debutan, Pena.

    Namun, Pena akhirnya takluk saat babak pertama tinggal lima menit tersisa melalui tembakan jarak jauh Unai Lopez. Robert Lewandowski memiliki beberapa peluang sebelum turun minum, tapi tidak berbuah gol penyeimbang.

    Bagian 2: Mesti lewat gol bunuh diri

    Pada paruh kedua, Barca menaikkan tekanan. Di awal babak kedua, dua kesempatan bersih Blaugrana melalui sundulan Ferran Torres dan Pedri kembali gagal berujung gol.

    Pada menit ke-75, tembakan Raphinha, yang masuk sebagai pengganti, menerpa tiang gawang. Rebound Lewandowski bisa ditepis Stole Dimitrievski.

    Lewandowski menjadi aktor gol penyama kedudukan yang akhirnya datang bagi Barcelona pada menit ke-82. Upaya bek Rayo, Florian Lejeune, memotong bola mencegah sang striker menyundul, malah membuat gol ke gawang sendiri.

    Kehilangan poin dan membaik

    Barca, dalam rangka mengejar Girona dan Real Madrid, merasakan kehilangan dua angka. “Kami perlu memenangi pertandingan seperti ini jika ingin juara liga. Kami harus kritis terhadap diri sendiri. Harganya akan terlalu besar musim ini kehilangan angka. Dalam sepak bola modern, banyak yang akan berubah kalau lawan menjebol gawang kita,” ucap Xavi.

    Bagi Rayo Vallecano, hasil ini memperpanjang catatan bagus mereka menghadapi Blaugrana. Deret kegagalan Barcelona menang atas klub asal Vallecas, Madrid, ini menjadi lima pertemuan. Kemenangan terakhir Barca atas Rayito terjadi pada Maret 2019.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Di sisi lain, Barcelona sebenarnya memperbaiki catatan duel juga. Di benturan sebelumnya di tempat yang sama, Los Franjirrojos menang atas Barca. Klub Catalan itu juga memelihara catatan bagus tandang musim ini menjadi tujuh laga tak terkalahkan.

    Xavi mencoba pula menarik hal positif lain dari laga ini. “Kami kemasukan lagi, tapi saya pikir Inaki Pena tampil solid. Frenkie de Jong juga sangat bagus selama 90 menit,” ucapnya.

    Tergeser Atleti

    Melalui laga ini, Rayo mempertegas status mereka sebagai pengganggu dua raksasa. Pada awal bulan, Real Madrid pernah merasa frustrasi tak bisa menjebol gawang pasukan besutan Francisco Rodriguez, bahkan di Santiago Bernabeu.

    Satu poin dari Campo de Futbol de Vallecas membuat Barca masih tertinggal tiga poin dari Girona dan satu poin dari Madrid. Kedua rival baru berlaga pada Minggu (26/11). Beberapa jam berselang, Atletico Madrid menggeser Barca ke peringkat keempat usai menang 1-0 atas Mallorca.

    barcelona ferran gavi inaki pena la liga lejeune lewandowski raphinha rayo barcelona 1-1 Rayo Vallecano ter stegen unai lopez xavi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.