Darwin Nunez dan Diogo Jota sama-sama menyumbang dua gol kala Liverpool menang 4-0 atas tuan rumah, Bournemouth, Minggu (22/1).
Tanda-tanda keunggulan empat gol tanpa balas itu tampak samar di babak pertama. Publik Vitality Stadium disuguhkan laga hambar.
Merujuk data statistik Flashscore, kedua tim cuma melepaskan tujuh tembakan di babak pertama (Bournemouth 3, Liverpool 4). Hanya saja, tak satupun dari ketujuh tembakan itu yang tercipta di dalam kotak penalti.
Menurut Opta, ini merupakan kali pertama laga Premier League tak menciptakan satu tembakan dari dalam kotak penalti (khusus di babak pertama) sejak laga Bournemouth vs Burnley pada Desember 2019 silam.
Kondisinya mulai berubah di babak kedua dengan Liverpool tampil lebih agresif. Sekitar empat menit setelah turun minum, kebuntuan anak-anak asuh Juergen Klopp terpecahkan lewat gol pembuka Darwin Nunez (menit 49’).
The Reds kemudian memperlebar keunggulan lewat aksi Diogo Jota. Winger Portugal itu sukses mencetak dua gol hanya dalam kurun waktu kurang dari 10 menit (menit 70’ dan 79’). Di pengujung laga, Nunez mengikuti torehan dua gol Jota lewat golnya di menit 90+3’.
Jadi, siapa yang lebih layak menjadi bintang kemenangan? Jota atau Nunez? Nama yang disebut pertama lebih layak dikedepankan.
Pasalnya, selain menyumbang dua gol, Jota juga mencatatkan satu assist untuk gol pembuka Liverpool yang dicetak Nunez.
Hal itu juga tercermin dari rating penampilan versi Flashscore dan Whoscored. Jota mendapat nilai lebih tinggi dari Nunez.
Flashscore memberikan nilai 9,2 untuk Jota, sedangkan Nunez cuma 8,3. Whoscored menghadiahkan nilai 9,8 untuk rating penampilan Jota, sedangkan Nunez 9,2.
Menurut Squawka, Jota kini sudah terlibat langsung dalam sembilan gol di sembilan laga terakhir Liverpool (semua ajang) dengan rincian lima gol dan empat assist.
Winger berusia 24 tahun itu juga meneruskan kiprah spesialnya di Premier League. Pasalnya, setiap kali Jota mencetak gol, timnya tak pernah kalah!
Sepanjang berkarier di kasta tertinggi Inggris, Jota sudah mencetak gol di 43 laga. Dari total 43 laga tersebut, sebanyak 36 laga berujung dengan kemenangan dan sisa enam laga lainnya berakhir imbang.
Bagaimana dengan Nunez? Bukan berarti ia tak menorehkan catatan spesial. Berkat tambahan dua golnya ke gawang Bournemouth, Nunez kini tercatat sebagai satu-satunya pemain Premier Leauge yang sudah mengemas 10 gol dan 10 assist di semua ajang musim ini.
Striker berusia 24 tahun itu juga mencapai milestone baru di perjalanan kariernya. Gol penutupnya ke gawang Bournemouth menjadi gol ke-100 di sepanjang karier profesionalnya.
Rinciannya, torehan delapan gol untuk timnas Uruguay, empat gol untuk Penarol, 16 gol untuk Almeria, 48 gol bersama Benfica, dan 24 gol di Liverpool.
Menurut Squawka, Nunez kini mencatatkan rata-rata satu gol atau assist di setiap 88 menit penampilannya.
Bintang lain Liverpool yang mencuat di laga ini adalah Alexis Mac Allister. Ia berperan besar dalam menjaga keseimbangan di lini tengah.
Gelandang Argentina itu memenangi 15 kali penguasan bola dan 14 kali duel dengan lawan. Ia juga mencatatkan sembilan tekel. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak dalam perjalanan Liverpool di delapan musim terakhir.


