Fase semifinal Thailand Master 2024 yang berlangsung hari ini, Sabtu (3/2), meninggalkan pil pahit bagi kontingen Indonesia.
Dari tiga wakil yang tersisa, yakni Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana (ganda putra), Febriana Kusuma/Amalia Pratiwi (ganda campuran), dan Rehan Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (ganda campuran), seluruhnya gagal ke melaju ke final.
Bagas/Fikri menjadi yang pertama gugur. Mereka takluk dua gim langsung, 15-21, 6-21, dari pasangan Tiongkok, He Ji Ting/Ren Xiang Yu. Tampil jauh di bawah performa terbaik, Bagas/Fikri kalah hanya dalam tempo 28 menit.
Wakil Indonesia berikutnya yang berlaga di semifinal adalah Febriana/Amalia. Keduanya juga kalah dua gim langsung, 13-21, 21-23 dari ganda putri Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard.
“Pada gim pertama, kami terlalu terburu-buru. Di gim kedua, kami bisa tampil lebih tenang dan mampu mengimbangi permainan lawan. Namun, hasil di gim pertama terlanjur menjadi bumerang. Kami jadi keteteran sendiri,” ujar Amalia.
Setelah kekalahan Bagas/Fikri dan Febriana/Amalia, pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan/Lisa menjadi harapan terakhir untuk lolos ke final.
Namun, keduanya juga gagal menunaikan misi. Rehan/Lisa dijegal andalan utama tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai lewat dua gim langsung, 17-21, 14-21.
Rehan/Lisa sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik. Mereka sempat unggul di posisi 4-0, 8-4, dan 11-8 di masa interval.
Namun, keduanya gagal mempertahankan keunggulan dan malah takluk 17-21. Kondisi itu membuat Dechapol/Sapsiree tampil makin percaya diri di gim kedua.
Mereka berhasil jauh meninggalkan Rehan/Lisa di posisi 11-4 saat interval gim kedua dan menutup laga dengan skor 14-21.
Kekalahan Rehan/Lisa ini melengkapi nasi serupa yang menimpa Bagas/Fikri dan Febriana/Amelia. Indonesia dipastikan tanpa gelar di Thailand Master 2024.


