Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Super-Sub Umur 21 Tahun Cuma Butuh 2 Menit buat Bawa Portugal Menang atas Ceskia
    Euro 2024

    Super-Sub Umur 21 Tahun Cuma Butuh 2 Menit buat Bawa Portugal Menang atas Ceskia

    Dan 5 Bahasan Menarik Lainnya, Termasuk Soal CR7
    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 19, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Francisco Conceicao, gol kedua dari tiga kali penampilan untuk Portugal. (foto: twitter eurofootcom)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Portugal memulai kiprah mengejar gelar Euro 2024 dengan angka penuh di Grup F. Namun, Selecao das Aquinas mesti bersusah payah mencapainya saat menghadapi Ceskia di Leipzig Stadium pada Selasa (18/6) sampai butuh jasa anak muda.

    Dalam laga pertama di Grup F ini, hadir beberapa hal menarik, dari manajemen bos anyar sampai tentang pahlawan kemenangan dan kapten lawas.

     

    Awal Martinez

    Bos Portugal, Roberto Martinez, mengarsiteki negara di Iberia ini untuk pertama kali di turnamen besar setelah kiprah di Belgia. Eks pelatih Wigan ini cukup bersinar setelah berhasil membawa Kevin de Bruyne cs. menempati peringkat ketiga Piala Dunia 2018. Hanya, Belgia gagal total di turnamen besar terakhir, PD 2022, mandek di fase grup.

    Sebagai catatan, mantan tim asuhannya itu mengalami kekalahan sehari sebelumnya dengan serangkaian kenahasan. Martinez harus memutar otak untuk mencegah tim aktualnya mengalami hal serupa.

     

    Penguasaan Jomplang

    Berambisi meraup tripoin, Portugal menekan sejak awal laga yang dipimpin wasit dari Italia, Marco Guida, ini. Penguasaan bola Selecao mencapai 70% sampai akhir duel.

    Di babak pertama, ball possession kampiun Euro 2016 ini bahkan mencapai 73%. Portugal sembilan kali membuat percobaan, dengan tiga tembakan mengarah ke gawang. Ceskia hanya bisa melepaskan sekali tembakan, tapi tidak menuju gawang. Dengan kondisi jomplang itu, skor tanpa gol mengakhiri paruh pertama.

     

    1 Shot on Target, 1 Gol

    Meski tampil defensif, Ceskia memberikan masalah. Seiring meningkatnya kepercayaan diri, skuad asuhan Ivan Hasek itu membaik di paruh kedua.

    Pecahan Cekoslowakia itu bisa melepaskan empat tembakan, dengan sebuah yang mengarah ke target.
    Repot buat Portugal, sebiji shot on target itu berbuah gol. Lukas Provod meneruskan operan Vladimir Coufal pada menit ke-62 menjadi gol tembakan dari luar kotak penalti.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Reaksi Cepat Bob

    Martinez segera bereaksi dengan memasukkan Diogo Jota dan Goncalo Inacio. Efek tidak langsungnya adalah gol balasan.

    Portugal hanya membiarkan Ceskia unggul selama tujuh menit. Bek tengah Ceskia, Robin Hranac, apes menjaringkan bola ke gawangnya sendiri terkena bola yang ditahan kiper Jindrich Stanek dengan kakinya.

    Pada menit ke-87, Jota mencetak gol dengan sundulan. Namun, setelah pemeriksaan VAR, gol pemain Liverpool itu dibatalkan karena off-side.

     

    Pergantian Apik: Super-Sub

    Pada menit ke-90, Martinez menerjunkan Pedro Neto dan Francisco Conceicao untuk menambah daya gedor. Nelson Semedo juga dimasukkan untuk menambah tekanan dari sayap.

    Hasil pergantian ini hadir dua menit kemudian. Hranac kembali jadi pesakitan. Antisipasi buruknya atas umpan rendah dari sayap kiri membuat bola lepas. Conceicao segera menyelesaikan bola bebas tersebut.

    Cristiano Ronaldo, kali ini bersama anak. (foto: twitter cbssportsgolazo)

    Paman Ronaldo

    Setelah peluit tanda akhir laga berbunyi, kapten Cristiano Ronaldo segera menyambut Chico Conceicao. Keduanya bertukar pelukan hangat laiknya paman dan keponakan. Analogi itu tak berlebihan, teristimewa untuk kiprah Ronaldo di Euro yang sudah mencapai kali keenam.

    CR7 mengawali persinggungan dengan kejuaraan antarnegara Eropa ini pada 2004 di negeri sendiri. Turnamen itu menjadi yang terakhir untuk Sergio Conceicao, sayap Portugal yang dikenal memperkuat Inter Milan dan Lazio. Sekarang Ronaldo bermain dengan putra keempat Sergio, Chico. Penyerang berusia 21 tahun itu kembali klub yang pernah dibela dan kemudian dilatih sang ayah, Porto, usai bermain di Ajax.

    ceska chico conceicao coufal fransisco conceicao goncalo inacio hranac jota leipzig pedro neto Portugal portugal ceskia 2-1 provod roberto martinez ronaldo semedo sergio conceicao
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.