Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Hasil Bulutangkis Olimpiade 2024 30/7: Apri/Fadia Gagal Total di Grup Maut, Fajar/Rian Terpeleset di Laga Terakhir
    Bulutangkis

    Hasil Bulutangkis Olimpiade 2024 30/7: Apri/Fadia Gagal Total di Grup Maut, Fajar/Rian Terpeleset di Laga Terakhir

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 30, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti gagal total di Olimpiade 2024. Setelah di dua laga sebelumnya mengalami kekalahan, di laga terakhir pun mereka tak bisa berbuat banyak.

    Dalam pertandingan terakhirnya di Olimpiade pada Selasa (30/7/2024), Apri/Fadia dikalahkan oleh wakil Malaysia Tan Pearly/Thinaah Muralitharan di dua gim langsung. Apri/Fadia kalah dengan skor 18-21, 9-21.

    Perjuangan Apri/Fadia sendiri memang tidak mudah karena mereka harus bergabung dengan grup maut di Olimpiade 2024. Selain pasangan asal Malaysia, Apri/Fadia satu grup juga dengan pasangan nomor satu dunia dari China dan nomor enam dunia dari Jepang.

    Selepas kandas dari Olimpiade 2024, Apriyani Rahayu mengatakan kalau ia dan Fadia sudah bekerja sekerang mungkin. Hanya baginya lawan dan juga situasi yang ada membuat mereka kesulitan.

    “Sebenarnya kami pada saat di pelatnas pun sudah mempersiapkan yang terbaik, saya pelatih, dan semua tim ganda putri, dan di Chambly juga sama kami terus mengasah apa yang kami harus persiapkan.

    “Dan memang di olimpiade kali ini berbeda, jadi untuk saya hawanya juga sangat berbeda,” ujar Apriyani.

    Sementara itu, Fadia tak bisa membendung kesedihan dan kekecewaannya. Ia masih tidak percaya harus kalah di tiga laga yang dijalaninya.

    Meski begitu, ia tidak memungkiri kalau tiga laga yang dijalaninya berjalan sangat berat. Ia pun berjanji akan menjadikan pengalamannya di Olimpiade sebagai pembelajaran agar bisa lebih baik lagi.

    “Pelajaran yang paling berharga banget buat aku, terutama karena ini olimpiade pertama buat aku. Perjalanan ke sini tidak mudah juga, dari kita singkat banget ya.

    “Pelan-pelan 2022, sempat naik turun, sempat cedera juga, banyak juga sih struggle yang kita lewatin pastinya pembelajaran paling berharga untuk terus berproses,” ungkap Fadia.

    FAJAR/RIAN

    Kekalahan juga didapat ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Ganda Putra nomor satu dunia itu kalah dari wakil India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua gim langsung.

    Fajar/Rian kalah dengan skor yang sama 13-21 dan 13-21. Meski mengalami kekalahan, tak mengubah hasil bahwa mereka sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya.

    Muhammad Rian Ardianto pun mengungkapkan faktor yang membuat mereka harus menerima kekalahan dari sang lawan. Menurutnya kesalahan sendiri membuat wakil India banyak mendulang poin.

    “Memang lawan sangat baik hari ini. Strategi mereka sangat berjalan, sedangkan kami banyak mati sendiri. Di awal-awal gim pertama maupun kedua sebenarnya kami mencoba menerapkan pola permainan yang kami mau dan bisa mengimbangi mereka,” tutur Rian.

    Faktor lain yang membuat mereka kalah karena servis sang lawan yang sangat baik. Beberapa kali servis tersebut membuahkan poin untuk wakil India.

    “Namun, setelah interval, servis mereka terutama Shetty sulit kami antisipasi. Kami kurang siap dan kecolongan dari situasi itu,” ungkapnya.

    “Ada juga beberapa momen kami harusnya bisa mematikan dan mendapatkan poin, tetapi mereka bisa membalikkan keadaan, itu membuat mereka percaya diri,” sambungnya.

    Rian juga akan menjadikan kekalahan tersebut bagai bahan evaluasi. Apalagi mereka akan tampil di babak selanjutnya yang tentunya akan menghadapi lawan yang lebih sulit lagi.

    “Ini pelajaran untuk kami agar lebih mempersiapkan diri lebih baik di perempat final. Harus siap dalam segala hal dan harus bermain lebih berani dan nekat,” katanya melanjutkan.

    “Lawan siapa pun kami harus siap. Di fase knockout sudah setara semua levelnya hingga teknis, fisik dan mental harus terus dijaga,” tutupnya.

    DUA TERSINGKIR

    Dengan hasil ini, maka Indonesia tinggal menyisakan empat wakil di tiga kategori di Olimpiade 2024 cabang olahraga bulutangkis. Selain Apri/Fadia, ada juga Rinov/Pitha yang sudah tersingkir dari Olimpiade 2024.

    Untuk keempat wakil yang tersisa adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting di tunggal putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra dan Gregoria Mariska Tunjung di tunggal putri.

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi wakil Indonesia yang sudah memastikan tempat di babak selanjutnya. Sisanya masih harus ditentukan di laga terakhir fase grup masing-masing.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Apri/fadia Apriyani Rahayu Fajar Alfian Fajar/Rian India Malaysia Muhammad Rian Ardianto olimpiade 2024 Siti Fadia Silva Ramadhanti
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.