Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Gegara Formasi Aneh Eksperimen Lee Carsley dan Kalah Motivasi, Inggris Keok Pertama Kali di Wembley dari Yunani
    Sepakbola Internasional

    Gegara Formasi Aneh Eksperimen Lee Carsley dan Kalah Motivasi, Inggris Keok Pertama Kali di Wembley dari Yunani

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaOctober 11, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Vangelis Pavlidis, dedikasi gol untuk George Baldock. (foto: twitter brfootball)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Inggris menelan kekalahan pertama di tangan Lee Carsley pada Kamis (10/10) dengan pilihan unik sang pelatih. Tak hanya itu, The Three Lions mengalami kekalahan pertama Wembley saat menjamu Yunani yang mendapatkan dorongan lebih dari kedukaan mereka.

    Kedua kubu mencoba meneruskan dua kemenangan di dua laga pertama di ajang Nations League ini. Laga di Wembley ini pun berlangsung seru dengan pertukaran serangan dan peluang.

    Anulir Lalu Gol Ciamik

    Pada menit-menit awal, Jude Bellingham mengancam gawang tim tamu. Tak lama berselang lob Anastasios Bakasetas mesti disapu Levi Colwill di garis gawang.

    Tendangan bebas Cole Palmer, yang baru menerima penghargaan sebagai pemain terbaik Inggris pilihan pendukung, masih melayang tipis di atas mistar gawang Yunani. Si kulit bundar juga masih sedikit melayang pada menit ke-30 hasil sundulan Anthony Gordon meneruskan umpan Trent Alexander-Arnold.

    Yunani bisa menjebol gawang Jordan Pickford pada menit ke-11, tapi Konstantinos Mavropanos off-side saat menerima bola di depan gawang Inggris.

    Vangelis Pavlidis membuat pendukung tuan rumah terdiam pada menit ke-49 kala membuat gol pembuka yang menawan. Penyerang milik Benfica ini melepaskan tembakan yang tidak bisa dihadang beberapa pemain Inggris di sekelilingnya di dalam kotak untuk gol pertama Yunani di Wembley.

    Kenangan Baldock

    Pavlidis mendedikasikan gol ini untuk rekannya di timnas yang meninggal dua hari sebelum laga, George Baldock. Bek kelahiran Inggris tapi memiliki darah Yunani dari neneknya itu ditemukan tenggelam di kolam renang tempat tinggalnya di Athena.

    Baldock pernah tujuh tahun bermain di Sheffield United. Pemain yang baru bergabung ke Panathinaikos pada musim panas tersebut tercatat 12 kali membela Yunani sejak 2022. Baldock meninggal di usia 31 tahun. Para rekannya di timnas baru mengetahui kabar mangkatnya Baldock sehari sebelum laga di Wembley. Sejumlah media memberitakan bahwa para pemain Yunani tidak bisa tidur pada malam sebelum hari laga.

    Terus Mengancam

    Niat memberikan penampilan terbaik buat rekan yan baru meninggal itu membuat juara Euro 2004 itu tak menyurutkan ancaman Yunani setelah unggul walau kalah dalam penguasaan bola. Pada menit ke-59, Georgios Masouras melesakkan bola ke pojok kiri gawang Pickford usai menerima operan balik dari Pavlidis. Namun, gol dianulir karena Pavlidis off-side.

    Salah satu penggedor utama Inggris, Bellingham, masih melihat lobnya melebar (72′). Namun, Yunani kembali memapar kelemahan lini belakang Tim Tiga Singa.

    Pada meni ke-83, Pavlidis kembali menggetarkan jala gawang Pickford usai menapak masuk sodoran Christos Tzolis dari kiri. Namun, Pavlidis kembali didapati off-side kali ini lewat pemeriksaan VAR.

    Deru Pengujung

    Bellingham mengembalikan kegembiraan publik Wembley pada menit ke-87. Menerima operan Solanke usai dalam kotak, gelandang serang Real Madrid itu melepaskan tembakan sedikit di luar kotak. Kiper Odisseas Vlachodimos dapat mencapai bola, tapi tembakan eks Birmingham itu terlalu deras.

    Yunani tak menyurutkan ambisi dan boleh jadi merasakan Inggris mengendur setelah gol balasan itu. Alhasil, saat empat menit injury time, Pavlidis kembali membuat gol apik yang hampir serupa gol pertamanya. Hadangan tiga pemain Inggris tak bisa mencegahnya menyantap assist Dimitrios Pelkas.

    Kemenangan ini bersejarah. Yunani bisa menang atas The Three Lions di Wembley untuk pertama kali.

    “Hari yang sungguh istimewa bagi kami karena George. Kami harus bermain untuknya, tak peduli skor akhirnya. Kami memberikan segalanya untuk George dan keluarganya,” ujar Pavlidis kepada Reuters usai laga. Seperti di gol pertama, kostum Yunani nomor punggung 2 milik Baldock kembali diangkat.

    Hasil ini mengantar Yunani ke puncak klasemen Grup 2 Nations League B dengan hasil selalu menang di tiga laga. Inggris berada di peringkat kedua dengan koleksi 6 poin. Hanya juara grup yang bisa promosi ke Liga A.

    Jajal Aneh Bos Interim

    Di samping kalah motivasi, Inggris dipercaya kalah karena eksperimen pelatih sementara Inggris, Lee Carsley. Pengganti Gareth Southgate ini menampilkan formasi aneh di lini depan The Three Lions. Selain dua sayap, Bukayo Saka dan Gordon, Inggris tampil tanpa striker. Bellingham dan Phil Foden tampak saling berbenturan saat menjalani peran sebagai false 9.

    Sekian banyak serangan yang dilancarkan Inggris tidak berujung penyelesaian akhir hampir sepanjang laga. Padahal, ia memanggil Ollie Watkins dan Dominic Solanke ke dalam skuadnya.

    Carsley menyikapi kegagalan uji cobanya dengan ringan. Menurutnya, hasil ini tidak akan mengubah posisinya di timnas sebagai pelatih interim. “Niat saya jelas sejak awal. Akan ada tida laga lagi, dan kemudian semoga saya kembali ke U-21,” ucap Carsley dikutip BBC.

    “Saya tak pernah berpikir keputusan saya pasti berhasil. Ini soal mencoba sesuatu yang berbeda dan saya senang dipersalahkan karenanya. Itu sepenuhnya gagasan saya,” katanya lagi.

    Pilihan Carsley masih akan dinanti saat Inggris melawat ke Finlandia pekan depan.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    anthony gordon bakasetas bellingham carsley colwill foden george baldock inggris inggris yunani 1-2 mavropanos nations league pavlidis pickford saka solanke tzolis Vlachodimos watkins wembley
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.