Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan akan menyajikan duel menarik di final Liga Champion 2024-25. Pada Sabtu (31/5), di partai puncak kelima yang digelar di Allianz Arena, Munich, dua klub dengan dasar berbeda akan bertarung.
Beberapa bahasan sebelum final menarik ini perlu disimak. Siapa yang akan tampil sebagai kampiun?
Antara 1 dan 4.
Inter mengejar trofi keempat mereka di arena ini setelah terakhir kali meraihnya pada 2010 saat dilatih Jose Mourinho. PSG mencoba menuntaskan rasa penasaran mereka di ajang paling bergengsi di Eropa ini terutama sejak kepemilikan dari Qatar. Les Parisiens akan berusaha agar kekalahan di final 2020 tidak lagi terulang.
4 Semusim.
Kesuksesan besar menanti PSG. Trofi di Munchen akan menjadi yang keempat buat PSG musim ini. Les Parisiens telah meraih Ligue 1, Coupe de France, dan Trophee des Champions.
Faktor Luis.
Luis Enrique menjadi tumpuan harapan PSG untuk menjadi kampiun baru kompetisi megah ini. Pelatih yang pernah membawa Barcelona meraih treble itu pun bisa menjadi pelatih keenam dalam sejarah yang membawa dua klub berbeda ke podium juara.
Penawar Manis.
Bagi Inter, ajang ini menjadi satu-satunya kesempatan untuk mengangkat piala setelah sempat mendekat ke tiga gelar. I Nerazzurri berselisih satu poin saja di Serie A dari Napoli dan kalah di semifinal Coppa Italia di tangan AC Milan.
Kejutan Beneamata.
Kehadiran Inter di partai puncak nanti terbilang mengejutkan. La Beneamata mencatatkan beberapa hasil di luar perkiraan, seperti kemenangan 2-1 di Allianz Arena pada perempat final sebelum menyingkirkan favorit, Barcelona, di semifinal dengan agregat 7-6 di saat-saat kritis.
Modal Jam Bermain.
Di Munich, Inter bakal mengedepankan jam terbang tinggi. Pemain-pemain berusia 30 tahun ke atas mengambil 43% menit bermain dalam pasukan Simone Inzaghi di Liga Champion musim ini. Kebanyakan pemain juga masih berada dalam skuad yang mengalami kekalahan di final 2023 dari Man. City.
Ousmane vs Lautaro.
PSG akan mengandalkan Ousmane Dembele buat menggepur pertahanan Inter. Sang sayap telah menghasilkan 12 kontribusi gol (8 gol dan 4 assist).
Di Inter, Lautaro Martinez berpeluang menjadi pemain pertama yang mencetak 10 gol dalam satu musim untuk I Nerazzurri. Penyerang Argentina ini bisa pula menjadi pemain keenam yang selalu mencetak gol di seluruh empat ronde fase gugur.
Perkiraan: Soal Pengalaman.
Final bakal berlangsung menarik. Daya dobrak PSG akan menghadapi daya juang Inter. Enrique boleh jadi paham apa yang dibutuhkan Les Parisiens buat juara, tapi pada akhirnya kompetisi ini soal pengalaman. Inter akan meneruskan kiprah determinasi tinggi mereka hingga berujung gelar keempat.
View this post on Instagram


