Istora Senayan menjadi saksi pertarungan sengit di final Indonesia Open 2025 pada Minggu (8/6), di mana Indonesia harus puas hanya membawa satu gelar runner-up melalui ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Sementara itu, Korea Selatan menjadi negara paling sukses dengan dua gelar juara.
Ganda Campuran: Kejayaan Prancis
Pertandingan pembuka final diisi oleh nomor ganda campuran, di mana pasangan Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue mengalahkan unggulan keenam asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, dengan skor 21-16, 21-18. Kemenangan ini menjadi gelar pertama bagi Prancis di Indonesia Open sejak 2019.
Tunggal Putri: An Se-young Bangkit dari Ketertinggalan
Duel sengit terjadi di tunggal putri antara unggulan teratas An Se-young (Korea Selatan) melawan Wang Zhi Yi (China). Wang sempat unggul setelah memenangi gim pertama, tetapi An Se-young berhasil membalikkan keadaan dengan skor akhir 13-21, 21-19, 21-15. Ini menjadi gelar kedua Korea Selatan di hari yang sama.
Ganda Putri: China Menang dalam Rubber Game
Pasangan China Liu Sheng Shu/Tan Ning harus bekerja keras melawan Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia). Setelah kehilangan gim pertama, Liu/Tan bangkit dan meraih kemenangan 23-25, 21-12, 21-19, memastikan China tetap dominan di nomor ini.
Tunggal Putra: Kemenangan Nyaman Anders Antonsen
Anders Antonsen (Denmark) sukses menghentikan perlawanan Chou Tien Chen (Taiwan) dengan skor 22-20, 21-14. Kemenangan ini menjadi gelar Super 1000 pertama Antonsen sejak 2023, sekaligus mempertahankan tren kuat Eropa di tunggal putra.
Ganda Putra: Sabar/Reza Gagal Tuntaskan Kejutan
Harapan terakhir tuan rumah digantungkan pada Sabar/Reza, yang sempat memimpin setelah memenangi gim pertama. Namun, pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan 18-21, 21-19, 21-12.
Korea Selatan Rajai Indonesia Open 2025
Dengan dua gelar (tunggal putri dan ganda putra), Korea Selatan menjadi negara paling sukses di Indonesia Open 2025. Sementara Denmark (tunggal putra), China (ganda putri), dan Prancis (ganda campuran) masing-masing menyumbang satu gelar.
Indonesia Masih Menunggu Gelar Juara
Ini menjadi tahun kelima berturut-turut Indonesia gagal meraih gelar juara di turnamen rumah sendiri. Terakhir kali tuan rumah menang adalah melalui Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon pada 2021.
Secara keseluruhan di musim 2025, Indonesia baru mengoleksi dua gelar di level Super 300 (Thailand Masters dan Taipei Open). Sementara di turnamen level Super 500 ke atas, prestasi terbaik masih sebatas runner-up, termasuk di Indonesia Open kali ini.
Hasil Lengkap Laga Final Indonesia Open 2025
Ganda Campuran: Thom Gicquel/Delphine Delrue vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (21-16, 21-18)
Tunggal Putri: An Se Young vs Wang Zhi Yi (13-21, 21-19, 21-15)
Ganda Putri: Liu Sheng Shu/Tan Ning vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (23-25, 21-12, 21-19)
Tunggal Putra: Anders Antonsen vs Chou Tien Chen (22-20, 21-14)
Ganda Putra: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Kim Won Ho/Seo Seung Jae (21-18, 19-21, 12-21)
View this post on Instagram


