Author: Jebreeet Media
– Ranking FIFA: 57 – Penampilan Sebelumnya: 1 x (2000) – Lolos Piala Eropa 2024 sebagai: Runner-up Grup H Pelatih: Matjaz Kek Levelnya memang masih sebatas di kancah domestik. Namun, ia sukses menghadirkan beragam gelar untuk dua tim raksasa Kroasia yang pernah ditanganinya, yakni Maribor (juara liga 1999/00 dan 2002/03, Piala Liga 2003/04) dan Rijeka (juara liga 2016/17, Piala Liga 2013/14 dan 2016/17, Piala Super Kroasia (2014). Sedangkan di timnas, ini merupakan periode kedua Kek. Yang pertama adalah periode 2007 hingga 2011. Kala itu, ia sukses meloloskan Slovenia ke Piala Dunia 2010. Kek kembali menangani timnas pada 2018. Ia memang…
Stuttgart Arena, kandang VfB Stuttgart (dan Stuttgarter Kickers saat tampil di Bundesliga), memiliki sejarah yang menarik. Nama stadion ini mengalami beberapa kali pergantian sejak Stuttgarter Kampfbahn pada saat pembangunan (1929-1933) dan Adolf-Hitler-Kampfbahn setelah berdiri (1933-1945). Setelah Perang Dunia II usai, namanya berganti menjadi Century Stadium (1945-1949) dan kemudian Neckarstadion (1949-1993) seiring lokasinya yang dekat dengan sungai Neckar. Laga pertama timnas Jerman pasca-PD II pada 1950 melawan Swiss digelar di stadion ini dengan rekor 96.400 penonton. Perubahan nama selanjutnya mengikuti sponsor perusahaan otomotif terkemuka, yakni Gottlieb-Daimler-Stadion (1993-2008), Mercedes-Benz Arena (2008-2023), dan kini menjadi MHP Arena. Untuk pertandingan UEFA, nama stadion yang…
Pasangan ganda putra Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri gagal melaju ke semifinal Indonesia Open 2024. Kekalahan dari wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen membuat mereka tersingkir dari Indonesia Open 2024. Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (7/6) Bagas/Fikri kalah lewat rubber-set. Mereka kalah dengan skor 16-21, 21-15, dan 21-23 yang berlangsung selama 68 menit. Pada awal pertandingan, keduanya bermain cukup ketat. Beberapa kali poin sama terjadi. Hanya Kim/Anders bermain cukup konsisten dengan serangannya dan membuat Bagas/Fikri kesulitan. Interval pertama berhasil diambil oleh Kim/Anders 7-11. Selepas interval, Bagas/Fikri terus ditekan Kim/Anders yang membuat skor melebar menjadi 12-16. Rentetan poin itu pun…
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani sukses menjadi wakil Indonesia pertama yang melaju ke babak semifinal Indonesia Open 2024. Keduanya berhasil melaju ke semifinal usai mengalahkan wakil China Taipei Lee Jhe-Huei/Yang Po Hsuan. Pertandingan yang digelar di Istora, Senayan, Jakarta, Jumat (7/6) itu berakhir sampai ke rubber set. Sabar/Reza menang dengan skor 21-17, 14-21 dan 21-16. Di awal set pertama, Sabar/Reza dan Lee/Yang bermain cukup ketat. Skor keduanya sempat sama 5-5. Sabar/Reza yang sebelumnya mengalahkan pemenang medali emas Olimpiade 2020 Tokyo, Wang Chin-lin/Yang Lee mulai memperlihatkan kelasnya. Mereka berhasil mengambil interval pertama 11-9. Lee/Yang sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 13-10, namun…
Satu-satunya harapan Indonesia di tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung harus gugur di babak perempatfinal Indonesia Open 2024. Kekalahan Gregoria Mariska Tunjung didapat dari wakil China, Wang Zhi Yi. Bermain di Istora, Senayan, Jakarta, Jumat (7/6), Gregoria Mariska Tunjung kalah dalam straight game 8-21 dan 18-21. Hasil ini pun membuat Gregoria gagal mendapatkan kemenangan ketiga secara beruntun dari Wang Zhi Yi. Di set pertama Wang Zhi Yi sepertinya tidak mendapatkan perlawanan yang berarti. Bahkan ia mengambil interval pertama dengan hanya memberikan dua poin untuk Jorji -sapaan akrab Gregoria-. Sempat beberapa kali memperkecil ketertinggalan, namun tidak cukup untuk Jorji. Ia pun harus…
Satu-satunya wakil Indonesia di kategori ganda campuran, Dejan Ferdinansyah/Gloria Widjaja gagal melangkah ke babak semifinal Indonesia Open 2024. Mereka kalah dari wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta, Jumat (7/6) Dejan/Gloria kalah di dua set langsung. Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai mengakhiri pertandingan dengan skor 16-21 dan 17-21. Di awal pertandingan, keduanya bermain cukup ketat. Kejar-kejaran poin terjadi, dari Dejan/Gloria sempat unggul, lalu dapat dibalikkan oleh Dechapol/Sapsiree. Sayangnya di pertengahan permainan Dejan/Gloria banyak melakukan kesalahan. Mereka beberapa kali gagal membalikan shuttlecock yang tertahan di net sendiri. Interval pertama berhasil diambil Dechapol/Sapsiree dengan skor 8-11. Sebuah pukulan di depan net…
– Ranking FIFA: 33 – Penampilan Sebelumnya: 5 X (1960, 1968, 1976, 1984, 2000) – Lolos sebagai: Runner-up Grup G kualifikasi Pelatih: Dragan Stojkovic Legenda hidup sepak bola Serbia (Yugoslavia) yang mencoba menularkan pengalamannya. Eks gelandang ini boleh jadi akan terbeban hasil mandek di fase grup Piala Dunia 2022 lalu dan kelolosan ke Euro 2024 yang terbilang juga kurang meyakinkan. Menarik menanti Stojkovic menaikkan kiprah Serbia. Kapten: Dusan Tadic Pemain paling senior dengan rekor 107 kali penampilan untuk Serbia. Peran pemain Fenerbahce ini masih besar buat Serbia. Selain pengalaman, Tadic menawarkan pula kreativitas dari lini kedua yang masih sangat krusial…
– Ranking FIFA: 21 – Penampilan Sebelumnya: 9 X (1964, 1984, 1988, 1992, 1996, 2000, 2004, 2012, 2020) – Lolos sebagai: Juara Grup H kualifikasi Pelatih: Kasper Hjulmand Hjulmand akan mendapatkan perhatian seiring niat mengulangi kiprah mengejutkan membawa Denmark menembus semifinal empat tahun lalu. Pelatih berusia 52 tahun yang pernah melatih Mainz menggantikan Thomas Tuchel ini berupaya pula menaikkan performa Tim Dinamit setelah mandek di fase grup Piala Dunia 2022. Kapten: Simon Kjaer Pengalaman di berbagai klub Eropa menjadi nilai lebih Kjaer. Walau mungkin harus dirotasi di timnas Denmark seiring usianya yang sudah 35 tahun, Kjaer akan menyajikan kepemimpinan apik…
Elegan plus modern menjadi kesan yang mudah ditangkap dari Arena Aufschalke (atau Veltins Arena sesuai kontrak sponsor, yang tidak bisa dipakai di ajang UEFA). Kandang Schalke sejak diresmikan pada Agustus 2001 menggantikan Parkstadion ini memiliki sejumlah hal mengesankan. Pengunjung bisa melihat beberapa fitur apik, seperti fasilitas tempat makan berupa sejumlah restoran dan kafe. Stadion ini memiliki keunikan pula dengan atap dan lapangan yang bisa digeser sesuai kebutuhan. Kesan mewah bisa dilihat dari adanya 72 ruang santai untuk naratama (VIP). Sejak berdiri tak lama setelah pergantian milenium, Arena Aufschalke telah menyajikan sejumlah partai turnamen besar. Tempat ini dipilih sebagai arena final…
Stadion ini sejatinya dikenal dengan atmosfernya yang luar biasa, terutama dari Tembok Kuning (Yellow Wall) di tribun selatan. Kiprah Borussia Dortmund, si empunya stadion sejak April 1974, kerap terlecut dukungan luar biasa itu. Euro 2024 akan mencoba menghadirkan gairah pekat penduduk Dortmund akan sepak bola di arena ini. Rumah Dortmund ini dikenal luas pula dengan nama Westfalenstadion (dan Signal Iduna Park untuk komersial sponsor sampai 2031, yang nota bene pemakaiannya dilarang UEFA untuk kompetisi mereka). BVB Stadion menghadirkan ciri khas berupa tiang-tiang kuning, warna khas Dortmund, di bagian luar empat sudutnya. Dalam sejarahnya, stadion ini menjadi salah satu arena perhelatan…

