Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Preview Final Piala Liga: Markah Awal Sebuah Era
    Olahraga

    Preview Final Piala Liga: Markah Awal Sebuah Era

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaFebruary 25, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Piala Liga, pembuktian dua bos. (foto: barnsleyfc.co.uk)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Akhir final Piala Liga atau Carabao Cup antara Man. United dan Newcastle pada Minggu (26/2) di Wembley akan menjadi awal sebuah era.

    Jika ada dua kejutan terbesar yang mengesankan musim ini dalam sepak bola Inggris, mereka adalah dua pemakai nama United yang akan berhadapan di laga final Piala Liga. Kedua kubu mengejutkan dengan performa yang mereka berikan.

    Erik ten Hag membawa perubahan drastis di Man. United sehingga berpeluang meraih trofi di empat ajang yang mereka ikuti. Padahal, mereka mengawali musim secara terseok-seok, diikuti kontroversi Cristiano Ronaldo.

    Newcastle United mengagetkan dengan kemampuan berada di papan atas. Dengan pengisi skuat yang profilnya bisa dibilang tidak tinggi padahal klub baru menjadi tajir seturut kedatangan pemilik baru dari Arab Saudi, The Magpies bisa melesat. Tambahkan pula pelatiih yang juga tidak terlalu diperhitungkan, Eddie Howe.

    Di Wembley nanti, Newcastle boleh jadi kurang diunggulkan. Salah satu alasan lainnya tampak karena rekor buruk di Wembley. Magpies selalu kalah di delapan penampilan di laga puncak piala domestik di stadion keramat Inggris itu.

    Howe mencoba mengangkat keyakinan pasukannya justru dengan mengingatkan bahwa klub Tyneside itu paceklik trofi untuk waktu yang lama. “Kita tidak memenangi trofi domestik selama 67 tahun,” begitu pesan Howe di layar televisi markas klub. Piala terakhir yang diangkat Newcastle adalah Piala FA 1956.

    “Keseimbangan tipis bisa muncul saat mencoba siap secara psikologis untuk laga seperti ini. Para pemain tahu tanggung jawab mereka. Tugas saya adalah menepis tekanan terhadap para pemain dan fokus pada pertandingan,” tutur Howe.

    Di sisi lain, Eddie Howe memberikan secercah harapan dengan rekor pribadinya. Sejak 2009/10, sejak hadir di Piala Liga sebagai manajer, Howe mengukir kemenangan terbanyak di ajang ini dengan 22 kemenangan, sama dengan yang dicatat Pep Guardiola.

    Magpies bisa sedikit berharap pada catatan pertemuan dengan Man Utd. Meski lebih sering kalah selama bermusim-musim, Newcastle dapat merepotkan Iblis Merah di dua duel liga. Hasil imbang seperti di dua laga itu sangat mungkin tercipta di laga puncak nanti. Adu penalti yang akan jadi penentu bisa dimanfaatkan Newcastle.

    Hanya, para fan Magpies mungkin waswas juga. Sosok yang juga “dinanti” dari final ini adalah kehadiran Loris Karius. Kiper yang “tenar” karena blunder di final Liga Champion saat membela Liverpool itu bakal tampil menjaga gawang Newcastle. Karius menggantikan Nick Pope yang absen karena kartu merah saat Magpies menghadapi Liverpool di liga. Kiper lainnya, Martin Dubravka, tidak bisa bermain karena memperkuat Red Devils di Piala Liga saat dipinjamkan.

    Man Utd tampak lebih difavoritkan. Revolusi Ten Hag menjadikan Iblis Merah menakutkan lagi, jauh dari performa semenjana dalam beberapa musim sebelumnya. Pada tengah pekan, mereka menyingkirkan Barcelona di Liga Europa.

    Ten Hag telah mencetak sejarah tersendiri sejak meloloskan Red Devils ke final. Ia menjadi pelatih asal Belanda pertama yang menangani finalis Piala Liga. Tiga bos Belanda pernah mengangkat piala, tapi bukan Piala Liga, melainkan Piala FA. Ketiganya adalah Ruud Gullit (1997), Guus Hiddink (2009), dan Louis van Gaal (2016). Sebagai tambahan, Newcastle yang dilatih Gullit kalah 0-2 dari Red Devils di final Piala FA 1999.

    Pada awal musim, Ten Hag mengutarakan kekagumannya kepada manajer seperti Pep Guardiola atau Jurgen Klopp. Namun, ia meneruskan dengan sebuah ancaman. “Setiap era akan berakhir,” ucapnya. Artinya, akan ada era pengganti, dan itu adalah era dirinya. Trofi Piala Liga ini akan menjadi awal era Ten Hag.

    carabao cup manchester united Newcastle United piala liga inggris
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Klub-Klub Pesaing Mesti Hati-Hati, Nuno Espirito Santo akan Berada 3 Tahun Lagi di Nottingham Forest

    June 21, 2025

    Liverpool Lanjut Boros Abis, Caplok Milos Kerkez setelah Florian Wirtz Resmi Datang sebagai Rekrutan Termehong

    June 21, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Klub-Klub Pesaing Mesti Hati-Hati, Nuno Espirito Santo akan Berada 3 Tahun Lagi di Nottingham Forest

    June 21, 2025

    Liverpool Lanjut Boros Abis, Caplok Milos Kerkez setelah Florian Wirtz Resmi Datang sebagai Rekrutan Termehong

    June 21, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.