Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Gol Penalti Menit Akhir, Buah Karma Manchester United dan Brighton
    Liga Inggris

    Gol Penalti Menit Akhir, Buah Karma Manchester United dan Brighton

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 5, 2023Updated:May 5, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Gol penalti menit akhir Brighton ke gawang United di laga semalam (foto atas), setara dengan gol penalti menit akhir United ke gawang Brighton pada pekan pembuka musim.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pertemuan Manchester United dan Brighton beberapa kali diselingi drama gol penalti menit-menit akhir dan tren itu kembali tersaji di pertemuan terakhir kedua tim tadi malam.

    Menjamu Manchester United di American Express Stadium, Jumat (5/5), Brighton akhirnya sukses memetik tiga angka berkat gol penalti menit-menit akhir Alexis Mac Allister (90+9’).

    Hukuman penalti itu sempat diprotes Setan Merah. Prosesnya berawal sebuah serangan Brighton yang berujung dengan sepak pojok di sisi kiri pertahanan United.

    Dari hasil sepak pojok tersebut, sempat terjadi beberapa kemelut di depan gawang United. Namun, laga kemudian sempat dihentikan lantaran ada indikasi Luke Shaw melakukan handball saat coba menghalau umpan sepak pojok Mac Allister.

    Wasit Andre Marriner lantas menunjuk titik putih setelah lebih dulu meninjau ulang dari tayangan VAR. Mac Allister akhirnya sukses menunaikan tugasnya selaku algojo dan Brighton menang 1-0.

    Usai laga, Shaw mengakui bahwa tangannya memang sempat menyentuh bola. Namun, ia juga menyayangkan ketidakjelian wasit dalam proses gol tersebut.

    “Menit akhir dan momen akhir. Badan saya sebenarnya terbentur pemain lain. Hanya memang, tak seharusnya tangan saya terangkat hingga akhirnya tersentuh bola. Saya sendiri tak begitu mengerti kenapa itu terjadi,” ujar Shaw dilansir Sky Sports.

    “Persis sebelum sepak pojok, kami seharusnya mendapat tendangan bebas. Akan tetapi, wasit tidak melihat itu sebagai pelanggaran Brighton. Saya bukannya sedang mencari pembelaan, tetapi memang begitulah adanya,” lanjut Shaw.

    Setan Merah layak meradang karena hukuman penalti menit-menit akhir tersebut berujung dengan kekalahan. Akan tetapi, kondisi berkebalikan serupa justru juga pernah terjadi sebelumnya.

    Kejadiannya berlangsung di tempat yang sama, kandang Brighton, pada September 2020 silam. Kala itu, justru United yang mendapat hadiah penalti menit-menit akhir. Bruno Fernandes tampil sebagai algojo dan sukses menunaikan tugasnya. United akhirnya menang 3-2 atas Brighton. Karma is real.

    *Mac Allister hanya kalah ahli dari Erling Haaland

    Menurut Squawka, gol penalti Mac Allister yang lahir di menit 98:16 semalam, merupakan gol penalti menit-menit akhir terkini yang lahir di ajang Premier League setelah gol penalti Fernandes ke gawang Brighton 1,5 tahun silam (99:45).

    Khusus bagi United, gol penalti Mac Allister juga menjadi gol kemenangan lawan yang paling mendekati akhir pertandingan di sepanjang Premier League.

    Nama Mac Allister memang jadi perhatian. Bukan sekedar karena gol penaltinya, tapi juga karena ia termasuk salah satu aktor di pertemuan pertama pada laga pembuka musim.

    Kala itu, Mac Allister justru tak sengaja mencetak gol bunuh diri untuk United. Ia masih beruntung karena Brighton tetap menang (2-1), berkat dua gol Pascal Gross.

    Itu pula mengapa Mac Allister tampak begitu emosinal kala merayakan golnya semalam. Padahal, penunjukkannya sebagai eksekutor penalti seharusnya tak menjadi masalah besar bagi gelandang Argentina tersebut.

    Pasalnya, ia tergolong penendang penalti handal. Khusus di musim ini saja, tingkat keberhasilan Mac Allister dalam mengkonversi tendangan penalti menjadi gol bisa mencapai 100%. Dari enam kesempatan mengambil penalti, seluruhnya berhasil ia konversikan menjadi gol.

    Menurut Squawka, catatan itu bahkan hanya kalah dari Erling Haaland. Bomber utama Manchester City itu sudah mengemas tujuh gol penalti dari tujuh kesempatannya maju sebagai eksekutor.

    1-0 alexis mac allister brighton bruno fernandes erling haaland gol penalti manchester united menit akhir
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.