Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Tiga Ganda Putra di Perempat Final, Apriyani/Fadia Siap Main 3 Jam
    Bulutangkis

    Tiga Ganda Putra di Perempat Final, Apriyani/Fadia Siap Main 3 Jam

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 16, 2023Updated:June 16, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fajar/Rian, memperbesar peluang tuan rumah.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Nomor ganda putra tampil sebagai andalan terdepan bagi tuan rumah untuk meraih gelar di Indonesia Open 2023. Tiga pasangan Indonesia melangkah ke perempat final yang akan digelar pada Jumat (16/6).

    Di 16 besar pada Kamis (15/6) di Istora Senayan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dapat menamatkan perlawanan wakil China, Ren Xiangyu/Tan Qiang. Ganda putra Indonesia yang bertengger di peringkat 1 dunia itu menang dua gim langsung, 21-14 dan 21-17.

    “Lawan bermain dengan sangat baik dengan kecepatan, kekuatan, dan pertahanan yang cukup ulet. Namun, kami cukup mengetahui lawan karena sudah bertemu sebelumnya di Singapura Open tahun lalu. Setelah berdiskusi dengan Fajar dan pelatih, tadi waktu bermain sudah bisa langsung pas dan bisa menerapkan strategi yang disiapkan,” tutur Rian setelah pertandingan.

    Partai sengit tergelar antara pasangan Indonesia, Leo Rolly Carnado/Daniel Marthin, menghadapi ganda Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Untuk laga ini, selain persaingan dua negara bertetangga, perihal peringkat menyediakan latar menarik. Leo/Daniel berada di peringkat 9, sedangkan Ong/Teo berada di peringkat 8 di ranking BWF.

    Keketatan yang tergelar di gim pertama terlihat dari deuce. Leo/Daniel unggul 22-20 di gim pembuka itu. Pasangan tuan rumah ini dapat menjaga momentum untuk menang 21-17 di gim kedua.

    “Pasangan Malaysia memiliki pertahanan yang bagus sehingga tidak mudah mati. Jadi kami menerapkan pola yang disiapkan pelatih. Cuma kami agak terburu-buru di akhir gim,” ujar Daniel pascapertandingan.

    Indonesia sebenarnya sudah memastikan satu tempat di perempat final. Dua pasangan tuan rumah, yakni M. Ahsan/Hendra Setiawan dan Pramudya Kusumawardana Riyanto/Yeremia Erich Yacob Rambitan, saling bertemu di 16 besar.

    The Daddies, julukan Ahsan/Hendra, takluk di tangan junior mereka yang bertengger di posisi ke-29 di ranking BWF itu. Walau demikian, The Daddies dapat memaksa rubber game dan bahkan deuce di gim ketiga. Pramudya/Yeremia akhirnya menang 18-21, 21-19, dan 23-21.

    Di perempat final, Fajar/Rian akan ditantang pasangan nomor 7 BWF asal India, Satwiksairaj Rakireddy/Chirag Shetty. Leo/Daniel akan meladeni wakil Korea, Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae. Pramudya/Yeremia, yang berada di posisi ke-29 di ranking BWF, menantang unggulan keenam dari China, Liang Weikeng/Wang Chang.

    Dari ganda putri, tuan rumah mesti melihat dua pasangan mereka terhenti di 16 besar. Tinggal satu pasangan yang praktis menjadi tumpuan harapan Indonesia di nomor ini.

    Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi gagal menghentikan Chen Qingchen/Jia Yifan. Lawan yang merupakan pasangan peringkat 1 dari China masih terlampau tangguh buat Ana/Tiwi.

    Pasangan Indonesia lainnya, Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose, cukup mampu mengimbangi ganda nomor 3 yang juga berasal dari China, Zhang Shuxian/Zheng Yu, terutama di gim pertama. Namun, Meilsya/Rachel akhirnya menyerah dengan kedudukan 18-21 dan 8-21.

    Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, menjadi satu-satunya wakil tuan rumah di perempat final. Pasangan putri andalan Indonesia yang beperingkat 4 BWF melaju usai mengandaskan perlawanan ganda Kanada, Catherine Choi/Josephine Wu dengan 21-13 dan 21-10.

    Untuk laga ini, Fadia mengatakan telah belajar dari hasil sebelumnya. “Tadi kami lebih fokus pada setiap poinnya dan mengurangi kesalahan sendiri. Laga kemarin menjadi pelajaran berharga, saat sempat terkejar setelah unggul. Tadi kami tampil lebih baik,” ucap Fadia setelah pertandingan.

    Apriyani/Fadia akan menghadapi satu dari tiga ganda Jepang yang lolos dari 16 besar, Yuki Fukushima/Sayaka Hiroda. “Kami mungkin bersiap main 3 jam,” tukas Apriyani mengenai rencana mereka untuk partai perempat final melawan unggulan ketujuh itu.

    “Apri/Fadia masih unggul dari segi fisik, kecepatan, dan teknik. Mereka sudah ditunggu pasangan Jepang di babak selanjutnya. Mari kita doakan supaya Apri/Fadia bisa menjadi sobat akhir pekan kita,” ucap Debby Susanto, pandit PB Ina.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Indonesia Open 2025: Melahirkan 4 Juara Baru dan 3 Menang Comeback

    June 9, 2025

    Indonesia Open 2025: Tuan Rumah Puas dengan Runner-Up, Korea Selatan Mendominasi

    June 8, 2025

    Perjuangan Sabar/Reza di Final Indonesia Open 2025: Dari Lawan yang Bikin Sulit Sampai Tubuh yang Mulai Berontak

    June 8, 2025

    Anders “Istora Boy” Antonsen Juara Indonesia Open 2025: Dari Lupa Selebrasi hingga Painkiller

    June 8, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Indonesia Open 2025: Melahirkan 4 Juara Baru dan 3 Menang Comeback

    June 9, 2025

    Indonesia Open 2025: Tuan Rumah Puas dengan Runner-Up, Korea Selatan Mendominasi

    June 8, 2025

    Perjuangan Sabar/Reza di Final Indonesia Open 2025: Dari Lawan yang Bikin Sulit Sampai Tubuh yang Mulai Berontak

    June 8, 2025

    Anders “Istora Boy” Antonsen Juara Indonesia Open 2025: Dari Lupa Selebrasi hingga Painkiller

    June 8, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.