Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, meminta dua otoritas sepak bola terbesar untuk mencari solusi untuk mempercepat tenggat transfer di Arab Saudi. Bagi Klopp, perbedaan tenggat ini akan merugikan liga-liga di Eropa.
Jendela transfer untuk Eropa ditutup pada 1 September. Akan tetapi, bursa transfer untuk klub-klub Liga Pro Saudi baru berakhir pada 21 September.
Klopp layak gusar. Dua penggawanya di lini tengah, kapten Jordan Henderson dan Fabinho, tak kuasa menahan rayuan gaji besar dari peminat asal Arab Saudi. Roberto Firmino memang lebih dulu dilepas, tapi akhirnya berlabuh di klub Saudi.
“Imbas Saudi tengah masif saat ini. Hal terburuk saya rasa adaah bahwa jendela transfer di Arab Saudi terbuka tiga minggu lebih lama daripada Eropa. Jika benar, hal itu akan menyulitkan klub Eropa,” tutur arsitek Reds itu seperti dikutip ESPN.
“Pengaruhnya sudah jelas besar bagi kami. Kami sedang dan akan harus menanganinya. Yang bisa saya katakan, waktu yang akan menunjukkan pengaruh besar lanjutan itu,” lanjut pelatih asal Jerman itu.
Klopp mendesak dua lembaga sepak bola terbesar, FIFA dan UEFA, untuk menemukan jawaban dari masalah perbedaan tenggat tersebut. Eks pelatih Dortmund itu sendiri mengaku tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Klopp bukan pelatih pertama yang mengungkapkan kegusarannya terhadap aktivitas Saudi. Pep Guardiola sudah mengisyaratkan potensi imbas besar yang cenderung buruk buruk dari geliat Arab Saudi. Padahal, Man. City besutannya hanya baru kehilangan Riyad Mahrez yang tergoda Saudi.
“Arab Saudi telah mengubah wajah pasar. Beberapa bulan lalu ketika hanya Cristiano Ronaldo yang pergi ke sana, tidak ada yang berpikir bahwa banyak pemain bagus yang akan bermain di Liga Saudi.
“Akan ada lagi di masa depan. Itulah mengapa klub-klub perlu waspada terhadap apa yang terjadi. Riyad mendapatkan tawaran besar, sehingga kami tidak bisa memaksanya untuk menolak,” ujar Guardiola.
Menurut Transfermarkt, Liga Pro Saudi telah menghamburkan 409 juta euro sejauh ini pada musim panas ini. Angka itu terbesar kelima di dunia tapi masih di atas La Liga Spanyol (254 juta euro).
View this post on Instagram
Premier League masih yang merupakan liga dengan pengeluaran transfer terbesar dengan 1,37 miliar euro. Serie A di tempat kedua dengan 548 juta euro, disusul Ligue 1 (458 juta) dan Bundesliga (451 juta).
Arus deras kepindahan pemain ke Saudi tampak didorong tawaran gaji yang sangat besar. Struktur gaji itu yang bakal membuat liga-liga di Eropa sulit bersaing.
BBC Sport menyebut bahwa klub-klub besar di Inggris telah memahami bahwa Liga Pro Saudi telah mengalokasikan dana untuk menjadikan negeri mereka sebuah kekuatan besar dalam sepak bola dunia dalam 10 tahun ke depan.
Pada Juni, empat klub Saudi telah diakuisisi oleh Public Investment Fund, badan pendanaan milik negara kerajaan itu. Cukup banyak pemain top yang akhirnya menerima proposal gaji besar dari Saudi.
View this post on Instagram


