Mulai dari statusnya sebagai pemain kedua tersubur musim lalu, persentase 80% kemenangan setiap kali ia mencetak gol, hingga akurasi kedua kaki yang sama baiknya.
Rasmus Hojlund menjadi pemain yang tengah dinanti-nanti suporter Manchester United. Media-media Eropa melaporkan bahwa proses transfer Hojlund dari Atalanta ke United sudah rampung. Yang tinggal hanyalah sesi pengumuman resmi. Rencananya digelar pekan ini.
Hojlund diboyong ke Old Trafford seharga 85 juta euro dan bakal memperkuat Manchester Merah hingga lima tahun mendatang, berikut tambahan opsi satu tahun.
Menurut situs Tuttomercatoweb, Hojlund juga akan mengalami kenaikan gaji hingga 10 kali lipat di United. Dari awalnya bergaji 600.000 euro per musim, ia disebut-sebut bakal menerima 5 juta euro per musim.
Lantas, apa yang bakal didapat United dengan harga besar tersebut? Jawabannya adalah tambahan produktivitas di lini depan. Hal itu terutama jika berkaca pada data statistik Hojlund musim lalu. Berikut beberapa di antaranya:
- Tersubur Kedua di Atalanta
Semua berawal dari kerap absennya Duvan Zapata selaku bomber utama lantaran masalah cedera. Hal itu menghadirkan kesempatan bermain bagi Højlund. Ia tampil sebanyak 34 kali meski 14 di antaranya sebagai pemain pengganti.
Pelan tapi pasti, striker berdarah Denmark itu unjuk gigi. Ia berhasil mengemas 10 gol. Menurut penelusuran Jebreeetmedia, 10 gol tersebut lahir hanya dalam 10 laga.
Koleksi 10 gol itu lantas menjadikan Hojlund sebagai pemain tersubur kedua Atalanta musim lalu. Ia hanya kalah dari Ademola Lookman (15 gol) selaku pencetak gol terbanyak di tim.
Selebihnya, produktivitas Hojlund unggul dari bintang-bintang senior La Dea semisal Mario Pasalic (5 gol), Davide Zappacosta (4 gol), Marten de Roon (3 gol), Luis Muriel (3 gol), Jeremie Boga (2 gol), dan Zapata (2 gol).
Mengingat usia Hojlund yang baru menginjak 19 tahun musim lalu, catatan itu terbilang impresif. Ia setidaknya mampu membuktikan bahwa keberadaannya sanggup menambah kekuatan tim.
2. Persentase Kemenangan 80%
Seperti yang sudah dijabarkan di atas, koleksi 10 gol Hojlund lahir di 10 laga. Lantas dari 10 laga di mana ia mencetak gol tersebut, sebanyak delapan laga di antaranya berakhir dengan kemenangan Atalanta. Sisa dua laga lainnya berakhir dengan sekali imbang dan sekali kalah.
Jika dikalkulasi, maka Atalanta mencatakan 80% kemenangan setiap kali nama Hojlund masuk scoresheet.
Dari data statistik juga bisa terlihat bahwa tiga dari total 10 gol Hojlund bahkan berhasil memastikan raihan poin dari Atalanta. Rinciannya sebagai berikut: Dua gol sebagai gol kemenangan yakni versus Bologna di pekan 17 (Atalanta menang 2-1 Bologna) dan versus Empoli di pekan 27 (menang 2-1 atas Empoli).
Sedangkan satu gol lagi menghadirkan raihan satu poin. Tepatnya kala Atalanta sempat tertinggal 1-2 dari tuan rumah Spezia di pekan 16. Pada menit ke-77’, golnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memastikan raihan satu poin dari lawatan ke Spezia tersebut.
3. Akurasi Kaki Kiri dan Kanan yang Sama Baiknya
Hal menarik lain dari koleksi 10 gol Hojlund musim lalu adalah soal akurasi kedua kakinya yang sama baiknya.
Menurut penelusuran Jebreeetmedia, dari 10 gol Hojlund musim lalu, empat gol di antaranya lahir lewat kaki kanan dan empati gol lainnya lahir dari kaki kiri. Sedangkan sisa dua gol lainnya tercipta lewat serangan balik dan gol tap-in.
Bisa memiliki kemampuan kaki kiri dan kanan yang sama bagusnya sudah tentu menjadi modal berharga bagi Hojlund.
Meski begitu, penjabaran di atas juga setidaknya memperlihatkan bahwa Hojlund masih perlu membaiki kemahirannya dalam menyambut bola-bola udara lantaran tak satu pun dari total 10 golnya musim lalu yang lahir lewat proses sundulan.


