Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » De Klassieker Dihentikan Gegara Suporter Ajax Lempar Suar ke Lapangan
    Olahraga

    De Klassieker Dihentikan Gegara Suporter Ajax Lempar Suar ke Lapangan

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaSeptember 25, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Laga Ajax vs Feyenoord, dihentikan karena suar yang dilemparkan suporter Ajax yang frustrasi. (foto: twitter cbssportsgolazo)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Partai Ajax menjamu rival bebuyutan, Feyenoord, dihentikan setelah para pendukung tuan rumah melemparkan suar ke dalam lapangan. Ajax sedang tertinggal tiga gol di depan publiknya.

    Duel De Klassieker di Johan Cruyff Arena pada Ahad (24/9) sudah dua kali dihentikan untuk beberapa saat. Yang pertama adalah saat gelas plastik dilemparkan ke dalam lapangan. Saat itu Feyenoord unggul dua gol.

    Suar di lapangan ketika Ajax tertinggal tiga gol juga membuat wasit kembali menghentikan laga sebelum dilanjutkan lagi. Imbauan yang tertera di layar besar stadion agar fan tidak melemparkan suar atau kembang api tidak digubris.

    Sang wasit, Serdar Gozubuyuk, akhirnya menghentikan pertandingan secara permanen pada menit ke-56.

    Santiago Gimenez mengukir dua gol dan Igor Paixao menambah gol ketiga untuk Feyenoord, juara bertahan Eredivisie. Para fan Ajacied bereaksi terhadap performa buruk tim kesayangannya itu.

    Setelah laga yang disetop secara prematur itu, masalah melebar ke luar stadion. Polisi menggunakan gas air mata untuk menghentikan sekelompok suporter yang melakukan kerusuhan di luar stadion. Kepolisian Amsterdam menyebut bahwa sejumlah pendukung tuan rumah berusaha masuk ke dalam stadion modern itu.

    Para pemain dan staf kepelatihan Feyenoord tertahan di kamar ganti untuk beberapa saat hingga keadaan aman sehingga mereka bisa kembali ke Rotterdam. Fan Feyenoord tidak diperkenankan datang ke stadion yang awalnya bernama Amsterdam Arena itu.

    Ajax baru sekali menang dari empat pekan sebelumnya musim ini. Klub ibu kota itu berada di peringkat ke-13, dua anak tangga dari zona degradasi. Musim lalu, klub berjulukan De Godenzonen atau Anak Dewa itu finis di peringkat ketiga, yang berarti gagal lolos ke Liga Champion untuk pertama kali dalam 13 tahun.

    “Mengecewakan terutama karena pertandingan berakhir seperti ini. Kesempatan untuk menggoreskan sesuatu yang sangat indah telah direnggut dari kami. Kami memahami keputusan yang telah diambil, tapi kami tak merasakan kemenangan. Kami masuk bus dengan perasaan tidak puas,” ucap Arne Slot, pelatih Feyenoord, seperti dikutip BBC.

    “Perilaku seperti ini bukan bagian dari Ajax. Manajemen dan dewan pengawasan Ajax mengambil jarak dari pelanggaran yang memicu penghentian laga melawan Feyenoord dan gangguan setelahnya.

    “Kekecewaan akibat start buruk musim ini bisa dipahami, tapi tak pernah boleh menjadi alasan untuk perilaku mengganggu. Kami meminta maaf kepada setiap orang yang merasa tidak aman atau terdampak dalam bentuk apa pun,” demikian pernyataan pihak Ajax.

    Pihak liga menyatakan bahwa informasi mengenai bagaimana menyelesaikan pertandingan akan menyusul.

     

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.