Chelsea bakal menjamu Arsenal di Stamford Bridge, Sabtu (21/10). Hanya saja, derbi London kali ini bakal memanggungkan dua rival yang kondisinya tengah jomplang. Kalau The Gunners sedang berjuang memperebutkan puncak klasemen, misi The Blues justru baru sekedar naik ke papan atas.
Performa Belakangan Ini:
Chelsea sulit lepas dari krisis sejak awal tahun ini. Meski berlabel bintang, performa payah menjadikan mereka laksana tim semenjana. Kehadiran pemilik baru, Todd Boehly dengan manuver belanja pemain jor-joran di awal musim tak lantas menjadi jalan keluar.
Baru di tiga pekan belakangan ini Chelsea mulai menapaki jalan kembali ke harkat mereka sebagai tim besar. Itu lantaran Mauricio Pochettino dan pasukannya memborong seluruh kemenangan di tiga laga tersebut. Dimulai dari kemenangan tipis 1-0 vs Brighton, 2-0 vs Fulham, hingga 4-1 vs Burnley.
Menurut Opta, rangkaian tiga kemenangan tersebut bahkan yang pertama kali ditorehkan Chelsea sejak pekan-pekan terakhir Graham Potter bertugas di Stamford Bridge (Maret 2023).
Raheem Sterling dkk. juga berhasil mengemas tujuh gol di tiga laga terakhir. Sebelumnya, mereka harus lebih dulu melalui tujuh laga sejak awal musim untuk bisa mencetak jumlah gol serupa.
Kemenangan atas Arsenal juga baru sekedar mengembalikan Chelsea ke 10 besar (kini peringkat 11). Hal itu jelas kontras dengan Arsenal. Skuat Meriam London tengah bersaing di tiga besar.
Secara matematis, Mikel Arteta dan pasukannya bahkan bisa bercokol sementara di puncak klasemen jika berhasil mencuri tiga poin dari Stamford Bridge. Hal itu dikarenakan Tottenham Hotspur, selaku pemuncak klasemen (unggul agregat gol), baru akan tampil kontra Fulham di Selasa (24/10).
Seperti halnya Chelsea, Arsenal juga memborong kemenangan di tiga laga terakhir domestik. Mereka mengalahkan Bournemouth (4-0) dan Manchester City (1-0) di liga, serta menaklukkan Brentford (1-0) di Piala Liga. Hanya saja, di sela-sela tiga kemenangan tersebut, Bukayo Saka dkk. sempat takluk 1-2 kala bertandang ke markas wakil Prancis, Lens, di ajang Liga Champions.
Head-to-Head:
Soal rekor pertemuan, kemenangan jauh lebih condong ke Arsenal, setidaknya dalam 10 pertemuan terakhir (sejak Januari 2020). Catatannya berupa tujuh kemenangan, sekali imbang, dan hanya dua kali kalah.
Jika dipersempit ke empat pertemuan terakhir, skuat London Merah bahkan sukses memborong kemenangan dengan dua diantaranya mereka raih di markas Chelsea.
Sebegitu meyakinkannya karena Arsenal juga berhasil mencetak 12 gol atau rata-rata tiga gol. Sebaliknya, Chelsea cuma berhasil mencetak empat gol.
Selain itu, sudah lebih lima tahun berlalu sejak terakhir kali Chelsea menang kandang versus Arsenal, tepatnya kala menang 3-2 di pekan kedua Premier League 2018/19. Kala itu, gol-gol Pedro, Alvaro Morata, dan Marcos Alonso, bersanding dengan gol-gol Henrikh Mkhitaryan dan Alex Iwobi.
Yang Bakal Bersinar:
Dari kubu Chelsea kemungkinan besar adalah Sterling. Perannya sebagai sumber serangan Chelsea terverifikasi dengan koleksi tiga gol yang mengantarkannya sebagai pengoleksi gol terbanyak Chelsea sejauh ini. Koleksi tiga gol Sterling itu menyamai torehan bintang anyar, Nicolas Jackson, selaku tumpuan utama di lini depan.
Sedangkan dari kubu Arsenal, nama Gabriel Martinelli layak dikedepankan. Ia tampil bagus sebagai pemain pengganti dan berhasil mencetak gol kemenangan atas City dua pekan lalu.
Padahal, laga tersebut merupakan laga pertama Martinelli setelah sempat menepi di lima laga sebelumnya karena proses pemulihan cedera.
Peran Martinelli akan sangat krusial kontra Chelsea. Hal itu tak lepas dari cedera minor yang juga tengah menghinggapi beberapa pilar lini serang Arsenal seperti Bukayo Saka dan Leandro Trossard.
Kesimpulan:
Performa Chelsea belakangan ini memang mulai membalik setelah mencatat tiga kemenangan beruntun. Namun, tiga lawan yang mereka kalahkan tersebut, yakni Brighton, Fulham, dan Burnley, secara kualitas dan materi tim, masih di bawah Arsenal.
Bermodalkan performa tim yang tak kalah bagus di tiga laga terakhir, serta faktor rekor pertemuan yang lebih mendukung, Arsenal lebih layak diunggulkan di laga ini.
Bisa memaksa Arsenal bermain imbang rasanya sudah setara dengan kemenangan bagi kubu The Blues.
Prediksi skor akhir: 1-1


