Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Ten Hag United Lolos dari Lubang Jarum di Craven Cottage, Leganya Minta Ampun
    Liga Inggris

    Ten Hag United Lolos dari Lubang Jarum di Craven Cottage, Leganya Minta Ampun

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 4, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Bruno Fernandes, angkat tekanan dari arah United. (foto: twitter tenhagball_)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kemenangan yang diraih Manchester United pada Sabtu (4/11) di Craven Cottage memiliki banyak makna. Yang paling utama adalah hilangnya beban The Red Devils, terutama di pundak Erik ten Hag.

    Dua kekalahan 0-3 di kandang sebelum lawatan ke London Barat menjadi latar belakang berat buat United. Fulham hampir bisa memanfaatkan tekanan itu, sebelum gol tunggal hadir semenit memasuki injury time.

    Selain kelegaan United dan Ten Hag untuk sementara waktu, terdapat beberapa hal yang perlu dicermati dari laga ini, termasuk lini depan yang masih majal alias tumpul.

    Niat sepenuh hati

    Pemandangan yang menarik perhatian sejak sebelum laga adalah spanduk bertuliskan “play like you mean it” yang terbentang di tribun pendukung United. Permohonan untuk bermain sepenuh hati itu cukup bisa dipenuhi para pemain Red Devils.

    Secara statistik, United terlihat lebih dominan. Penguasaan bola Iblis Merah sebesar 55 persen di laga ini. Indikasi berikutnya adalah total 450 operan dalam laga ini, sementara tuan rumah cuma 360 operan. Mereka membuat 12 tembakan, dengan 5 buah mengarah ke gawang lawan.

    Fulham tampil penuh semangat, tergambar dari 18 tembakan. Namun, hanya dua tembakan yang mengarah ke gawang Onana. The Cottagers menorehkan pula 17 tendangan bebas (berbanding 7 yang dibuat United) dan 9 sepak pojok (4).

    Kapten pantas

    Saat para penyerang United mandul, lini tengah tampil sebagai penyelamat muka tim. Scott McTominay hampir menambah perbendaharaan gol liganya musim ini menjadi 4 gol pada menit kedelapan, tapi VAR menganulir karena off-side.

    Semenit memasuki injury time, Bruno Fernandes tampil sebagai pahlawan kemenangan Iblis Merah. Mengendalikan operan Pellistri sedikit di luar kotak penalti Fulham, eks gelandang Sporting itu mengecoh dua pemain Cottagers sebelum melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang Bernd Leno.

    Gol ini menjadi jawaban gelandang Portugal itu atas kritik yang menghantamnya terutama saat United tampil jeblok dan keok. Fernandes disorot karena tingkahnya yang kerap dianggap tidak mencerminkan kepemimpinan, seperti gestur menyalahkan rekan atau merengek kepada wasit meminta hukuman buat lawan.

    “Saya tak mengerti mengapa orang-orang meragukan Bruno Fernandes sebagai kapten kami. Ia merupakan pemain kunci kami. Setiap orang membuat kesalahan. Tidak ada yang sempurna. Ia sangat penting bagi kami,” ucap Ten Hag.

    Gol semata wayang duel ini menjadi yang ketiga yang dibuat Fernandes musim ini. Ia dan McTominay masih menjadi pemain tersubur Manchester Merah di Prem.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

     

    Pellistri bisa starter

    Kendati membukukan tiga angka, tak berlebihan bila mengatakan bahwa United masih perlu perbaikan lebih lanjut, terutama di lini depan. Dari barisan penyerang sebelum laga, baru Marcus Rashford yang sudah membukukan gol dan assist di Prem, itu pun masing-masing sebiji.

    Masalah lini depan United membesar karena Rashford absen. Sang penyerang tidak tampil di laga ini karena masalah cedera kaki, plus perilakunya merayakan ulang tahun setelah kekalahan 0-3 dari Man. City. Ten Hag menilai tindakan itu “tidak dapat dimaklumi”.

    Gol Fernandes malah lumayan menegaskan kepayahan sektor depan itu. Dengan assist-nya, Facundo Pellistri malah lebih dulu menorehkan assist daripada sosok-sosok seperti Rasmus Hojlund, Anthony Martial, Antony, dan Alejandro Garnacho.

    Padahal, menit bermain Pellistri lebih sedikit daripada nama-nama tersebut. Dengan masuk menggantikan Antony pada menit ke-63, sayap kanan dari Uruguay ini baru bermain selama 111 menit menurut Whoscored. Saatnya Ten Hag lebih memercayai Pellistri daripada Garnacho atau Antony sebagai starter?

    Menit bermain lini depan United di EPL

    Rashford: Main 10; Menit 847
    Hojlund: Main 7(1); Menit 572
    Antony: Main 6(2); Menit  470
    Garnacho: Main 3(6); Menit 334
    Martial: Main 2(7); Menit 232
    Pellistri: Main 1(4); Menit 111
    Sancho*: Main 0(3); Menit 77

    Ket.: * Kena sanksi indisipliner dicoret dari tim pertama.

    antony bruno fernandes fulham fulham man united 0-1 garnacho hojlund leno man united martial mctominay pellistri rashford sancho ten hag
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.