Liverpool sudah melakoni sembilan laga kandang di semua ajang musim ini dan tak sekalipun mereka pernah kehilangan poin alias selalu menang. Namun, catatan impresif itu tak muncul saat melakoni laga tandang.
Dari sembilan laga kandang yang sudah dijalani Liverpool, sebanyak lima di antaranya berlangsung di Premier League. Secara berturut-turut, Mohamed Salah dkk. menaklukkan Bournemouth (3-1), Aston Villa (3-0), West Ham (3-1), Everton (2-0), Nottingham Forest (3-0), dan Brentford (3-0).
Sedangkan di luar liga, mereka sudah mengalahkan Leicester City (3-1/Carabao Cup), Union SG (2-0/Liga Europa) dan Touluse (5-1/Liga Europa).
The Reds tak cuma sukses mendulang poin sempurna (27 poin), tapi juga meraih agregat yang sangat baik. Dari sembilan laga kandang yang telah dijalani, hanya dua kali mereka “cuma” mencetak dua gol. Sedangkan di tujuh laga lainnya, pasukan Juergen Klopp enam kali mencetak tiga gol dan satu kali mencetak lima gol.
Itu tadi soal produktivitas gol. Lantas bagaimana catatan kebobolan mereka? Dari sembilan laga kandang yang telah dijalani, mereka cuma kebobolan di empat partai (masing-masing satu gol). Jadi, di lima laga lainnya, mereka selalu berhasil menorehkan clean-sheet alias tidak kebobolan.
Jika dikalkulasi, Liverpool berhasil mencetak 29 gol dan hanya kebobolan empat gol. Itu artinya, mereka menorehkan rata-rata 3,2 gol dan cuma kebobolan 0,4 gol per laga.
Hanya saja, catatan impresif Liverpool di laga kandang, tak diikuti dengan performa serupa kala melakoni laga tandang.
Dari sembilan kali kesempatan bertamu ke kandang lawan di semua ajang, skuat Merseyside Merah cuma mampu menang empat kali. Sedangkan di lima laga tandang lainnya, mereka tiga kali ditahan imbang dan dua kali kalah.
Khusus di lima laga tandang terakhir, skuat Merseyside Merah bahkan cuma sanggup sekali menang. Sisanya berujung dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan.
Jomplangnya catatan kandang-tandang Liverpool itu pula yang membuat Opta sampai merilis ulasan soal apakah Liverpool sanggup meraih beberapa gelar jika hanya mengandalkan hasil-hasil laga kandang saja.
Salah satu poin dari penjabaran Opta tersebut adalah soal bagaimana hasil-hasil tandang juga sangat berpengaruh dalam menggaransi hadirnya trofi juara di pengujung musim.
Menurut Opta, tim-tim juara Premier League di lima musim terakhir sanggup menorehkan rata-rata 37,4 gol dan hanya kebobolan 13 gol di pengujung musim. Jadi, Klopp dan pasukannya masih butuh kerja keras untuk membuktikan bahwa mereka merupakan kandidat kuat untuk meraih beragam gelar musim ini.


