Kontrak Jose Mourinho di AS Roma bakal berakhir di pengujung musim ini. Namun, belum ada tanda-tanda munculnya rencana soal perpanjangan kontrak.
Mourinho bergabung ke AS Roma pada Mei 2021 setelah sebelumnya menangani Tottenham Hotspur. Ia menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun (hingga Mei 2024).
Jelang musim perdananya bersama Roma, Mou langsung melakukan belanja jor-joran sekaligus cuci gudang. Ia mendatangkan Roger Ibanez, Rui Patricio, Matias Vina, dan Tammy Abraham. Demi terhindar dari aturan Financial Fair Play, ia melepas beberapa pemain, semisal Edin Dzeko, Juan Jesus, Pedro, dan Javier Pastore.
Pada musim perdananya tersebut, Mou langsung sukses mempersembahkan gelar UEFA Conference League untuk I Giallorossi. Musim lalu, ia sebenarnya berkempatan menambah satu gelar. Sayang, anak-anak asuhnya kalah adu penalti (1-4) dari Sevilla di final Liga Europa.
Ketika ditanya masa depannya di Roma, pelatih asal Portugal itu mengaku tidak terlalu khawatir meski belum ada tanda-tanda perpanjangan kontrak. Ia merasa sangat nyaman di Roma dan meyakini manajemen klub juga merasa demikian.
“Di tim ini, saya selalu merasakan hasrat besar dan tanggung jawab yang besar secara profesional. Bahkan lebih dari itu,” ujar Mourinho dilansir Football Italia.
“Orang-orang di klub ini seakan mengubah temperatur di kulit Anda arena keramahan mereka. Saya mencintai semua orang di klub ini dan itulah mengapa tak masalah juga buat saya untuk menyebutkan bahwa Roma sangat spesial di karier saya. Saya yakin klub ini juga merasakan yang sama,” lanjut Mou.
Kondisi keuangan klub yang juga membatasinya dalam belanja pemain dalam setahun terakhir juga tak dirasa menjadi penghalang. Sebaliknya, Mou sudah berpengalaman dalam mengorbitkan pemain-pemain muda dari akademi klub.
“Saya sudah pernah mengalami hal-hal demikian. Raphael Varane menjalani debut penuh di Liga Champions kala saya masíh menangani Real Madrid dan ia masih berusia 18 tahun. Begitu juga dengan beberapa nama lain seperti Davide Santon (Inter Milan) dan Scott McTominay (Manchester United),” ujar Mou.
Mou juga menuturkan bahwa sempat muncul beberapa penawaran padanya dari Saudi Pro League. Ia mengaku tertarik meski mungkin belum untuk jangka waktu dekat.
“Saya katakan sejujurnya kepada Anda, tentu saja saya berfikiran untuk berkarier di Arab Saudi suatu hari nanti. Hanya saja, ketika saya bilang suatu hari nanti, berarti bukan besok atau lusa,” ujar Mou.
Kabar soal ketertarikan Saudi Pro League kepada The Special One sempat muncul di beberapa media Eropa pada bursa transfer musim panas silam. Tidak tertutup kemungkinan bahwa isu itu bakal kembali berhembus jelang bursa transfer musim dingin di awal tahun mendatang.
Performa Roma musim ini sebenarnya tak terlalu bagus. Hingga pekan ke-12, Romelu Lukaku dkk. masih tercecer di peringkat 7 klasemen sementara.
Semua bermula dengan start buruk di liga. Mereka hanya meraih satu kemenangan di enam pekan awal. Barulah setelah itu kondisinya mulai membaik. Dalam enam pekan terakhir, mereka hanya menelan satu kekalahan. Sisanya berupa empat kemenangan dan sekali imbang.
Sedangkan di kancah Eropa, Roma tinggal selangkah lagi untuk memastikan tiket ke fase knockout Liga Europa 2023/24. Saat ini mereka hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen sementara Grup G, Slavia Praha. Kedua tim sudah mengumpulkan 9 poin. Mereka unggul lima poin dari wakil Swiss yang menempati peringkat ketiga, Servette (4 poin).


