Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Previu Galatasaray vs Man. United: Angkernya Ali Sami Yen jadi Faktor yang Jatuhkan Iblis Merah
    Liga Champion/Europa

    Previu Galatasaray vs Man. United: Angkernya Ali Sami Yen jadi Faktor yang Jatuhkan Iblis Merah

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 28, 2023Updated:November 28, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Mauro Icardi dan Dries Mertens, kualitas yang membuat Ali Sami Yen tambah angker buat United. (foto: twitter zaniologala17)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Persaingan sengit di Grup A mendekati akhir. Matchday 5 pada Rabu (29/11) akan menjadi pertaruhan bagi Galatasaray dan Manchester United. Galatasaray, memaksimalkan kandangnya yang angker, berpeluang mengempaskan The Red Devils.

    Sebelum hari laga 5, United masih menjadi juru kunci Grup A dengan koleksi hanya tiga poin. Galatasaray di peringkat ketiga dengan keunggulan satu angka dari The Red Devils, begitu pula runner-up grup, Kobenhavn.
    Dengan kata lain, peluang tiga tim untuk bisa menemani Bayern Munchen lolos ke 16 besar beda-beda tipis saja. Kans ketiga tim ke perdelapan final tentu bakal semakin besar kalau menang di matchday 5 ini.

    Pertaruhannya jelas. Pemenang duel akan mendekat kepada tiket otomatis ke perdelapan final. Dengan posisi buncit dan poin hanya tiga, United masuk kotak jika kalah.

    Galatasaray boleh jadi lebih diunggulkan pada tengah pekan ini. Di pertemuan pertama di Old Trafford pada 3 Oktober lalu, Gala meremukkan hati pada suporter Iblis Merah. Bukan hanya bisa dua kali menyamakan kedudukan, jagoan dari Turki itu akhirnya pulang dari Manchester dengan tiga angka. Mauro Icardi menjadi penentu kemenangan setelah penaltinya sempat gagal beberapa menit sebelumnya.

    United bisa berkilah bahwa kegagalan mereka menang karena Casemiro mendapatkan kartu merah empat menit sebelum gol Icardi. Namun, Red Devils saat itu terbilang sedang sangat labil.

    Secara keseluruhan, pasukan Erik ten Hag belum menunjukkan konsistensi, tapi sudah bisa kembali ke jalur kemenangan. Di dua laga terakhir di liga usai kalah dari Kobenhavn, Manchester Merah dapat menorehkan kemenangan beruntun.

    Modal terakhir United tentu berupa kemenangan besar tiga gol tanpa balas yang mereka bukukan atas tuan rumah, Everton. Sebagai catatan, The Toffees dilanda kegeraman setelah pemotongan nilai oleh Premier League. Akan tetapi, Iblis Merah bisa melewatinya dengan hasil yang terlihat meyakinkan.

    Di Goodison Park, United terbilang mengandalkan efisiensi permainan seturut Everton yang memiliki peluang yang lebih banyak. Juara tiga kali Liga Champion itu akan mencoba menyajikan efisiensi serupa.

    Akan tetapi, laga ini akan tampil sebagai ujian lebih besar buat mental United. Rams Park, kandang Galatasaray yang dulu dikenal sebagai stadion Ali Sami Yen, sering digambarkan sebagai neraka bagi kubu tamu.

    United era Sir Alex Ferguson pernah mengalaminya pada 1993. Intimidasi dari pendukung tuan rumah sudah terlihat sejak mereka tiba di hotel dengan bus. Fanatisme di Ali Sami Yen terhampar sepanjang laga.

    Laga pertama ronde kedua musim 1993-94 itu berakhir dengan 3-3 di Old Trafford. Skor 0-0 di Ali Sami Yen yang riuh membuat Red Devils rontok di ronde kedua.

    Sari-Kirmizililar atau Si Merah Kuning mengulangi kembali keangkeran rumah mereka buat United pada benturan terakhir di musim 2012-13. Gala menang berkat gol tunggal Burak Yilmaz. Kedua klub melangkah ke perdelapan final, dengan Gala melaju lebih jauh sampai ke perempat final musim itu.

    Repot buat United, mereka masih akan kehilangan banyak pemain. Casemiro, Christian Eriksen, Jonny Evans, Tyrell Malacia, Lisandro Martinez, Mason Mount, dan Amad Diallo masih berkutat dengan cedera.

    Marcus Rashford dipastikan absen karena kartu merah saat kalah secara menyesakkan lagi dari Kobenhavn pada matchday 4 lalu. Jadon Sancho masih terlempar dari tim utama karena masalah indisipliner. Sektor penyerangan United menanti perkembangan kondisi cedera paha pencetak dua gol di pertemuan pertama, Rasmus Hojlund.

    Si Merah Kuning praktis tanpa masalah cedera. Kapasitas tim yang besar juga akan menjadi bekal buat Gala untuk menekuk United. Icardi menjadi favorit publik Rams Park dengan torehan 36 gol dan 11 assist dari 46 pertandingan. Skuad racikan Okan Buruk ini juga masih memiliki pemain seperti Dries Mertens, Tete, Hakim Ziyech pinjaman dari Chelsea, dan eks binaan yang kerap menyulitkan United, Wilfried Zaha.

    Rams Park alias Ali Sami Yen tampak akan berandil dalam menyingkirkan Iblis Merah.

    View this post on Instagram

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

     

    ali sami yen bruno fernandes Casemiro galatasaray Grup A hojlund icardi man united mertens okan buruk ten hag tete zaha ziyech
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.