Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Mali U-17 Masih Terlalu Kuat untuk Argentina U-17 Usai Menang 3-0 dan Keluar sebagai Juara Ketiga di Piala Dunia U-17 2023
    Sepakbola Internasional

    Mali U-17 Masih Terlalu Kuat untuk Argentina U-17 Usai Menang 3-0 dan Keluar sebagai Juara Ketiga di Piala Dunia U-17 2023

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaDecember 1, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Timnas Mali U-17. (Doc. LOC WCU17/NFL)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ambisi Mali membawa pulang posisi ketiga di Piala Dunia U-17 2023 akhirnya kesampaian. Mereka melahap habis Argentina 3-0 di laga perebutan posisi tiga di Stadion Manahan, Solo, Jumat (1/12).

    Hasil ini merupakan yang terbaik kedua yang dihasilkan timnas Mali U-17 di Piala Dunia U-17. Sebelumnya pada edisi 2015, Mali U-17 lolos ke partai final meskipun belum mampu memetik gelar juara.

    Tidak ada yang menyangka Mali U-17 mampu mendominasi permainan Argentina U-17 yang notabene merupakan salah satu kekuatan sepak bola dunia. Kapten tim Ibrahim Diarra bersama Doumbia Mamadou, dan Hamidou Makalou memberi kontribusi besar membantu tim untuk kemenangan Mali.

    Pelatih Mali, Soumaila Coulibaly usai pertandingan mengatakan jika dirinya merasa senang bisa menduduki peringkat tiga. Karena setelah gagal bisa meraih juara di turnamen ini, Mali bisa finis di posisi ketiga yang merupakan pencapaian terbaik mereka.

    “Saya katakan kepada pemain bahkan sebelum persiapan untuk turnamen ini. Bahwa target kita adalah memenangkan turnamen ini. Ketika gagal di final pertama, saya bilang kita perlu memenangkan final kedua. Ini penting untuk masa depan para pemain muda Mali ini,” kata dia menegaskan.

    Bisa melesakkan tiga gol tanpa balas, Coulibaly mengaku ini bukan hal yang mengherankan. Menurutnya banyak peluang yang dihasilkan pemainnya. Bahkan mereka seharusnya bisa menang 10-0 di laga ini.

    “Kalau bisa 10-0 saya minta. Karena tadi seperti yang semua lihat kami membuat banyak peluang. Bila kami bermain 100 persen maka kami bisa membuat banyak gol,” ujarnya.

    “Sebab, kami bermain tanpa melihat tipe dari lawan, misalnya Meksiko juga tim besar. Kami hanya bermain seperti haus, kemenangan, dan tadi kami memulai laga ini dengan bagus,” tukas Coulibaly.

    Pada laga ini, Diarra, Mamadou, dan Makalou menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan untuk Mali. Diarra yang tampil luar biasa di sepanjang turnamen ini membuka keran gol Mali di menit ke-9. Memanfaatkan umpan lambung dari Sekou Kone, tendangannya yang akurat langsung masuk ke pojok bawah gawang Argentina.

    Tekanan Mali membuat Argentina kesulitan untuk melakukan serangan ke jantung pertahanan lawan. Bahkan La Albiceleste baru bisa melakukan serangan di menit ke-13. Namun, pertahanan Mali yang rapat membuat Argentina kesulitan untuk menciptakan gol.

    Mali terus mengendalikan permainan. Mereka mendapatkan gol keduanya di menit-menit akhir babak pertama. Makalou mengeksekusi tendangan bebas hasil dari pelanggaran yang dilakukan pemain Argentina. Tendangannya disambut oleh sundulan Doumbia tanpa bisa diantisipasi Jeremias Florentin. Keunggulan 2-0 untuk Mali tidak berubah hingga turun minum.

    Memasuki babak kedua, intensitas serangan Mali tidak berkurang. Meski begitu pertahanan mereka pun tidak mengendur. Persis seperti yang mereka terapkan saat melawan Prancis di babak semifinal.

    Tiga menit berselang, Mali kembali memperbesar keunggulan di menit ke-48. Makalou menerima bola di dalam kotak pinalti, memberikan umpan kepada Tobias Palacio. Dengan satu gerakan memutar yang cepat, dia melewati Dylan Gorosito dan lepas dari penjagaan Florentin sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang yang kosong.

    Claudio Echeverri yang baru dimasukan ke babak kedua ini langsung tancap gas untuk melayangkan serangan ke gawang Kone Bourama. Dia mengira telah memperkecil ketertinggalan di menit ke-61. Sayangnya hakim garis menyatakan dia dalam posisi offside. Skor tidak bertambah untuk Argentina dan Mali menutup laga dengan kemenanga 3-0.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Argentina U-1 Mali U-17 piala dunia U-17 2023
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.