Kemenangan mengesankan 4-1 Tottenham Hotspur kala menjamu Newcastle, Minggu (11/12), menjadi salah satu perbincangan hangat di awal pekan ini.
Dua gol dari Richarlison (menit 38’ dan 60’) dan tambahan satu gol yang masing-masing dicetak Destiny Udogie (26’) dan Son Heung-Min (85’) hanya bisa dibalas satu gol hiburan Newcastle di menit-menit akhir lewat Joelinton (90+1’).
Dibilang mengesankan karena performa Spurs belakangan ini sebenarnya lebih payah dibanding Newcastle. Gambarannya sebagai berikut. Raihan tiga poin dari Newcastle merupakan kemenangan pertama Spurs sejak akhir Oktober silam (menang 2-1 vs Crystal Palace).
Setelah itu, mereka sempat melalui lima laga tanpa kemenangan dengan rincian empat kali kalah dan sekali imbang. Catatan buruk itulah yang berhasil diputus akhir pekan silam.
Di sisi lain, Newcastle sempat menaklukkan Chelsea (4-1) dan Manchester United (1-0) serta menahan imbang Paris Saint-Germain (1-1), sebelum akhirnya kalah 0-3 dari Everton tengah pekan silam.
Skuat The Lilywhites juga mencatatkan beragam statistik keren guna menumbangkan Newcastle. Berikut merupakan beberapa statistik keren tersebut yang dilansir dari berbagai sumber.
- Son sejajar Rooney, Kane, dan Aguero
Berkat tambahan satu golnya ke gawang Newcastle, Son Heung-Min resmi didaulat sebagai salah satu pengedor legendaris di kancah Premier League.
Pasalnya, gol tersebut merupakan gol ke-10 Son musim ini. Menurut Opta, ini merupakan musim ke delapan secara beruntun di mana Son mampu menorehkan 10+ gol.
Yang lebih spesialnya lagi, hanya ada tujuh pemain yang mampu menorehkan catatan impresif tersebut di sepanjang sejarah Premier League dan Son merupakan salah satunya.
Enam sosok legendaris lainnya adalah Wayne Rooney (11 musim beruntun), Frank Lampard (10 musim), Sergio Aguero (9), Harry Kane (9), Thierry Henry (8), dan Sadio Mane (8).
2. Spurs jagonya unggul terlebih dahulu
Data lain yang dirilis Opta menunjukkan kelebihan Spurs dalam mencetak gol terlebih dulu dibanding lawan-lawannya.
Dari 16 laga Premier League yang telah dijalani, Son dkk.mampu unggul lebih dulu dibanding lawan-lawannya di 13 laga. Jadi, hanya di tiga laga lain mereka tertinggal lebih dulu.
Kerennya lagi, dari 13 laga tersebut, Spurs menorehkannya secara beruntun di 10 laga terakhir. Rangkaian itu juga menjadi catatan terbaik Spurs selama berkiprah di Premier League.
3. Pertanda Richarlison kembali tajam
Selain Son yang mengukir satu gol dan dua assist, nama Richarlison juga layak menjadi bintang berkat torehan dua golnya.
Apalagi, performa Richarlison musim ini sedang kurang bagus. Jika ditambah dengan koleksi dua golnya ke gawang Newcastle, striker asal Brasil itu berarti baru mengemas tiga gol.
Padahal, ia hanya dua kali absen dari total 16 laga liga yang telah dilalui Spurs musim ini. Dengan kata lain, ia baru satu kali menjebol gawang lawan di 13 penampilan sebelum meladeni Newcastle.
Menurut Opta, torehan dua gol Richarlison ke gawang Newcastle bahkan setara dengan jumlah koleksi gol serupa yang dibuat Richarlison di 39 penampilan terdahulunya.


