Napoli sukses merebut satu tiket ke babak 16 besar Liga Champions usai menang 2-0 atas tamuya, Sporting Braga, Rabu (13/12). Dua gol kemenangan Napoli lahir dari gol bunuh diri Serdar Saatci (menit 9’) dan gol Victor Osimhen (20’).
Napoli sebenarnya hanya butuh satu poin untuk lolos. Pasalnya, mereka sudah unggul tiga poin dari Braga selaku pesaing terdekat. Pada akhirnya, kemenangan tetap lahir di Diego Armando Maradona Stadium. Tuan rumah mensyukuri kemenangan dua gol tanpa balas tersebut.
“Kami sangat gembira karena target utama kami adalah lolos fase grup dan perjalanannya tidak ringan. Di laga ini, kami juga berhasil mencatatkan clean-sheet. Alex Meret melakukan dua penyelamatan gemilang dan kami bangga atas penampilannya. Bisa menang tanpa kebobolan merupakan hal yang tak kalah penting,” ujar kapten Napoli, Giovanni Di Lorenzo dilansir Sky Sports.
“Terlepas dari keberhasilan lolos, fokus lain saya adalah tidak kebobolan. Secara tim, pertahanan kami kurang solid belakangan ini. Kami butuh keseimbangan dan berhasil mencapainya dengan baik. Jadi, ini hari yang sangat positif,” ujar Mazzarri.
Skuat I Partenoper menyusul dua wakil Italia lainnya yang sudah lebih dulu lolos ke babak 16 besar, Inter dan Lazio. Inter sudah memastikan satu tiket sejak Matchday 4. Hanya saja, Nerazzurri membuang kesempatan lolos sebagai juara grup karena ditahan imbang 0-0 oleh Real Sociedad tadi malam.
Pelatih Inter, Simone Inzaghi, melakukan beberapa rotasi guna mengistirahatkan beberapa pemain kunci. Di lini depan, ia mencadangkan Lautaro Martinez dan memasang Marcus Thuram untuk berduet dengan Alexis Sanchez sejak menit awal.
Martinez baru masuk di babak kedua menggantikan Sanchez dan di saat yang sama, Thuram juga ditarik keluar. Ia digantikan Marko Arnautovic. Dua pemain kunci di lini tengah dan lini belakang, Nicolo Barella dan Alessandro Bastoni, juga baru masuk di babak kedua.
“Sekarang masih bulan Desember dan kita masih akan bertanding hingga Juni bersama Lautaro, Barella, dan beberapa pemain kunci lain dalam satu kesatuan. Mereka jarang mendapat kesempatan istirahat dan mereka butuh itu. Buat saya, ini bahkan prioritas,” ujar Inzaghi.
“Saya sadar bahwa dengan hanya menjadi runner-up, hasil drawing bakal mempertemukan kami dengan lawan-lawan yang lebih berat. Yang penting, kami lolos grup tanpa terkalahkan. Sudah tiga musim terakhir kami mampu melaju ke babak 16 besar. Jadi, semua merasa senang,” lanjutnya.
*Tinggal AC Milan
Dua wakil Italia lainnya baru akan melakoni laga pamungkas grup dini hari nanti. Lazio juga sudah meraih tiket ke 16 besar. Mereka tinggal berebut status juara grup E di laga tandang kontra Atletico.
Wakil Serie A lainnya, AC Milan, masih berpeluang lolos meski nasibnya ditentukan tim-tim lain. Olivier Giroud cs. wajib menang kala bertandang ke Newcastle, sambil berharap Borussia Dortmund bisa mengalahkan Paris Saint-Germain.
Sudah 25 tahun berlalu sejak terakhir kali seluruh wakil Serie A (4 tim) berhasil lolos ke babak 16 besar, yakni pada tahun 1988.
Kalaupun Milan pada akhirnya nanti gagal mengikuti jejak Inter, Napoli dan Lazio, publik Italia tetap bisa bernostalgia seperti musim lalu, di mana tiga wakil Serie A bisa melangkah hingga ke perempat final (Napoli, Inter dan AC Milan).
Kala itu, Inter dan Milan bahkan berhasil melaju ke semifinal dan harus saling mengalahkan demi tiket ke final. Inter yang akhirnya menjadi wakil terakhir Serie A di laga puncak, kalah tipis 0-1 dari Manchester City.


