Kemenangan penting 2-0 Liverpool kala bertandang ke Arsenal di ajang Piala FA akhir pekan lalu harus dibayar mahal. Bek kanan andalan The Reds, Trent Alexander-Arnold, mengalami cedera lutut dan diprediksi bakal absen selama beberapa pekan ke depan.
Kabar kepastian itu disampaikan asisten pelatih Liverpool, Pepijn Lijnders, di situs resmi klub, Rabu (10/1).
“Ada sedikit sobekan lateral ligament di bagian lututnya dan ia butuh menjalani proses pemulihan selama beberapa pekan. Semoga saja hanya tiga pekan dan untungnya ada winter break, ujar Lijnders.
Yang terdekat, Liverpool bakal tampil tanpa TAA kala menjalani laga leg pertama semifinal Carabao Cup kontra Fulham, Kamis (11/1). Namun, setelah itu, ada jeda sekitar 10 hari sebelum pasukan Juergen Klopp kembali merumput di laga kontra Bournemouth (21/1).
Jika sesuai prediksi, selain kontra Fulham dan Bournemouth, TAA juga bakal absen kontra Fuham (leg kedua), dan Norwich/Bristol (Piala FA). Harapannya, sang wakil kapten sudah bisa pulih kala meladeni Chelsea (1 Februari).
Dari jadwal di atas, Liverpool beruntung karena tak ada lawan berat yang harus dihadapi selama masa pemulihan TAA.
Hanya saja, hasrat besar skuat Merseyside Merah untuk bisa terus eksis di empat ajang (Premier League, Piala FA, Carabao Cup, dan Liga Champions), bakal sedikit terganggu dengan absennya TAA.
Yang pertama soal minimnya stok pelapis. Berbeda dengan melimpahnya amunisi di lini serang dan tengah, stok pelapis di pos bek sayap pada umumnya memang terbatas.
Contoh, Klopp tak akan terlalu pusing jika salah satu pemain di lini depannya cedera karena Cody Gakpo, Darwin Nunez, Luis Diaz, Mohamed Salah, dan Diogo Jota, bisa saling back-up.
Namun, untuk pelapis TAA di bek sayap kanan, hanya Joe Gomez yang kerap menjadi opsi. Khusus di musim ini, skenario itu juga jarang teruji lantaran TAA baru lima kali absen dari total 30 laga yang sudah dijalani.
Apalagi faktanya, TAA memang merupakan salah satu pengoleksi menit bermain terbanyak Liverpool musim ini. Ia sudah melahap 1.859 menit tampil dan hanya kalah dari Mohamed Salah (2.045).
Kontribusinya juga tak kalah krusial. Sejak awal musim lalu (2022/23), TAA sudah terlibat langsung dalam 16 gol. Menurut Squawka, catatan itu menjadikannya sebagai pemain bertahan dengan kontribusi gol terbanyak.
Dalam kurun waktu serupa, TAA juga mampu mengkreasi 37 peluang. Ia hanya kalah kreatif dari gelandang andalan Manchester United, Bruno Fernandes (40 peluang).
Khusus di musim ini, TAA sudah mengoleksi dua gol dan sembilan assist. Liverpool tak pernah kalah setiap kali ia terlibat langsung dalam 11 gol tersebut. Rinciannya berupa delapan kemenangan dan dua hasil imbang.
Beragam data statistik positif di atas setidaknya bisa menggambarkan betapa Klopp bakal kehilangan salah satu pemain pentingnya selama TAA menjalani proses pemulihan.


