Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Jordan Henderson Ngakunya Sih Pindah ke Ajax dari Arab Saudi karena Alasan Sepak bola
    Euro 2024

    Jordan Henderson Ngakunya Sih Pindah ke Ajax dari Arab Saudi karena Alasan Sepak bola

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJanuary 20, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Jordan Henderson, mendambakan turnamen bersama Inggris. (foto: twitter footballontnt)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jordan Henderson menyatakan bahwa alasan kepindahannya ke Ajax adalah sepak bola. Soal masa bermainnya di Arab Saudi, mantan kapten Liverpool itu bilang bahwa kadang kala kenyataan tidak sesuai harapan.

    Henderson, kapten yang membawa Liverpool menjadi kampiun Premier League dan Liga Champion, pindah ke klub Arab Saudi, Al-Ettifaq, pada Juli. Akan tetapi, kontraknya di klub itu berakhir prematur.

    Untuk tampil di klub yang dilatih eks kapten The Reds sebelumnya, Steven Gerrard, Henderson diganjar ikatan selama tiga tahun. Gajinya dikabarkan 700 ribu pound per minggu.

    Namun, Al-Ettifaq akhirnyamemutus ikatan dengan Henderson. Mantan pemain Sunderland itu hanya tampil sebanyak 17 kali berseragam Al-Ettifaq. Sang gelandang pun bergabung ke raksasa Belanda, Ajax.

    Kendati hanya setengah tahun berada di Saudi, Henderson menolak mencemooh liga negara Timur Tengah itu. Ia tidak menyarankan bintang-bintang yang berada di sana untuk pindah seperti dirinya.

    “Saya rasa banyak orang ingin saya duduk di sini dan mengkritik Saudi dan segalanya yang terkait. Saya takkan melakukannya. Saya menghormati liga, Al-Ettifaq, dan masyarakat di sana. Mereka sungguh menyambut saya. Sayangnya, kadang kala ada hal-hal dalam kehidupan dan sepak bola yang tidak berjalan baik

    “Pemain-pemain hebat di sana yang menikmati setiap detik keberadaan dan bisa lama bertahan. Ada pemain yang tidak bisa betah dan bertahan lama. Perubahan bisa terjadi sedemikian cepat,” katanya seperti dikutip BBC.

    Tentang alasan sepak bola, Henderson menyodorkan keinginannya tampil di Euro 2024 memperkuat Inggris sebagai latar alasan pilihannya ke Eredivisie. Ia mengaku kerap berdiskusi dengan bos The Three Lions, Gareth Southgate.

    Pokok pembicaraan Henderson dengan eks bek Aston Villa adalah potensi ke Euro 2024 yang akan digelar di Jerman pada pertengahan tahun ini. “Saya selalu memikirkan Euro dan Inggris. Bagi saya, membela negara adalah perkara besar. Jelas saya saya harus bermain bagus untuk Ajax sambil berharap dipanggil ke timnas,” tuturnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Sang gelandang berkata ingin segera melakoni debut buat klub berjulukan De Godenzonen atau Putra Dewata itu. Sampai Sabtu (20/1), Henderson masih menanti izin kerja dari pemerintah Belanda.

    Ajax disebut memberikan kontrak dua setengah tahun buat Henderson. Gajinya di klub Klub Amsterdam itu ditengarai sebesar 120 ribu pound per pekan saja.

    Mengenai pilihannya ke Ajax bukan kembali ke Premier League, Henderson menyatakan bukan karena pajak. “Jangan percaya pada apa yang tertulis di media. Kepindahan saya karena sepak bola, bukan hal lain,” lanjut pemain berusia 33 tahun itu.

    Gimana, menurut kalian? Bener karena sepak bola?

     

    ajax al-ettifaq arab saudi eredivisie gerrard inggris jordan henderson liverpool premier league southgate sunderland
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Pelatih Irak dan Arab Saudi Terus Pantau Pemain untuk Persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026

    August 13, 2025

    Graham Arnold Yakin Bisa Kalahkan Indonesia dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

    August 9, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Pelatih Irak dan Arab Saudi Terus Pantau Pemain untuk Persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026

    August 13, 2025

    Graham Arnold Yakin Bisa Kalahkan Indonesia dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

    August 9, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.