Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Inter 1-0 Juventus: Kala Nyonya Tua Memilih Menderita
    Liga Italia

    Inter 1-0 Juventus: Kala Nyonya Tua Memilih Menderita

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaFebruary 5, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Para pemain Inter, larut dalam euforia bersama suporter, usai memetik kemenangan 1-0 versus Juventus.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Inter merajut hasil krusial kala menjamu Juventus, Senin (5/2). Kemenangan tipis 1-0 sudah cukup untuk merubah segalanya, khususnya terkait persaingan gelar juara.

    Gol bunuh diri bek tengah Juve, Federico Gatti (menit 37’) jadi pembeda. Keunggulan 1-0 Inter itu bertahan hingga akhir laga.

    Dilansir Flashscore, kedua tim sebenarnya sudah berupaya tampil agresif. Pasalnya, Inter mampu mencatatkan 15 tembakan, sedangkan Juventus 12 tembakan.

    Hanya saja, masing-masing kubu sedang agak bermasalah dalam hal akurasi. Dari 15 tembakan Inter, cuma tiga yang on-target. Juve lebih parah karena cuma satu tembakan mereka yang on-target.

    Dalam ulasannya, La Gazzetta dello Sport, bahkan memberikan empat catatan merah untuk pola permainan Juventus tadi malam. Skuat Nyonya Tua dianggap memilh untuk menderita.

    Strategi counter-attack Juve tak berjalan dengan baik. Pilihan untuk bertahan lebih dalam menjadi sia-sia karena cuma sekali Juve benar-benar bisa melancarkan serangan balik yang terhitung mengancam gawang Inter, yakni di babak pertama.

    Hanya saja, counter-attack itu mubazir karena Dusan Vlahovic gagal mengoptimalkan peluang. Bola sentuhan awalnya tak sempurna.

    Strategi Allegri untuk memasangkan Vlahovic-Kenan Yildiz di lini depan dinilai tak terlalu jitu. Kedunya terlalu mudah diisolasi bek-bek Inter dan kesulitan beradu fisik dengan trio bek Inter: Alessandro Bastoni-Francesco Acerbi-Benjamin Pavard.

    Upaya pergantian pemain Allegri babak kedua juga kurang optimal. Masuknya Timothy Weah (menggantikan Filip Kostic) dan Federico Chiesa (menggantikan Yildiz), tak menghadirkan kontribusi signifikan. Baik Weah dan Chiesa bahkan tak sekalipun mampu melepaskan tembakan ke gawang Inter.

    Sedangkan bagi Inter, keunggulan tipis satu gol ini sudah cukup untuk memapankan mereka di puncak klasemen. Nerrazzuri kini unggul empat poin dari Bianconeri.

    Selain itu, anak asuh Simone Inzaghi juga masih mengantongi satu laga (vs Atalanta) lebih banyak dari skuat asuhan Allegri. Jadi, keunggulan poin Inter atas Juve bisa melebar menjadi tujuh poin jika mereka mampu menang dari Atalanta pada 29 Februari mendatang.

    Pelatih legendaris Fabio Capello bahkan menyebut kemenangan Inter di laga Derby d’Italia ini benar-benar membuktikan kesiapan Milan Biru dalam merebut gelar scudetto.

    “Soal calon peraih scudetto rasanya tak perlu dipertanyakan lagi. Malam ini, Inter menunjukkan kepada kita semua soal betapa superiornya mereka dalam hal kualitas permainan. Kemenangan ini benar-benar menggaransi gelar juara tersebut,” ujar Capello dilansir Football Italia.

    Selaku mantan pelatih Juve, Capello juga menyoroti soal buruknya serangan-serangan Juve, termasuk kala Vlahovic meyia-nyiakan peluang dari serangan balik di babak pertama.

    “Pemain sekelas Vlahovic harusnya bisa mengoptimalkan peluang di babak pertama. Namun, ia malah salah dalam mengontrol bola dan menyia-nyiakan serangan balik itu. Secara keseluruhan, alur bola Juve juga terlalu lambat. Mereka terlalu sering melakukan umpan-umpan panjang yang mudah didikte bek-bek Inter,” ujar Capello.

    1-0 Alessandro Bastoni derby d'italia dusan vlahovic federico chiesa inter milan juventus Lautaro Martinez menang simeno inzaghi timothy weah
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.