Manchester United tengah menikmati deret kemenangan di dua kompetisi. Namun, laju itu meminta korban yang bisa bikin para pendukungnya panas dingin.
Pada akhir pekan, Man. United menekuk West Ham di Old Trafford dengan tiga gol tanpa balas. Lini depan sedang tajam. Dua penyerang muda, Rasmus Hojlund dan Alejandro Garnacho, terus menunjukkan prospek mengilap buat masa depan cerah Iblis Merah.
Clean sheet, yang baru ketiga di kandang musim ini, didapat berkat pertahanan rapat. Erik ten Hag tampak tak ragu memainkan Harry Maguire dan Lisandro Martinez di jantung pertahanan timnya.
Namun, saat sedang merintis performa lagi usai lama absen karena cedera, Martinez mesti beristirahat lagi. Pertandingan ini baru laga Premier League ketiga yang dilakoni sang bek tengah.
Pemain berusia 26 tahun itu absen di 22 pertandingan United selama tiga bulan di awal musim karena cedera kaki. Cedera tersebut diperkirakan kelanjutan dari keretakan metatarsal yang ia alami di akhir musim lalu.
Di laga kontra West Ham itu, Martinez terduduk di lapangan usai mencoba menangkal tembakan bek The Hammers, Vladimir Coufal. Tak lama kemudian, pada menit ke-71, ia digantikan Raphael Varane. Usai laga, Ten Hag berkata bahwa kondisi eks pemainnya di Ajax itu terlihat enggak bagus.
“Kami semua berharap Licha cepat sembuh dan ingin melihatnya kembali ke lapangan di akhir musim,” demikian pernyataan klub seperti dikutip BBC.
Martinez diperkirakan baru akan pulih pada awal April. Yang rada melegakan, Martinez tidak perlu naik meja operasi.
View this post on Instagram
Walau Martinez tak harus dioperasi, lini belakang United akan kehilangan beberapa aspek dari sang bek. Kegigihannya bertarung guna mengatasi posturnya yang terbilang pendek untuk ukuran bek tengah selalu menampilkan pemandangan menarik di jantung pertahanan.
Di dua laga liga terakhir yang berujung kemenangan, terutama saat meladeni West Ham, pemain Argentina itu tampil apik. Kesuksesan operannya mencapai 92 persen di laga itu sehingga bisa berkontribusi sebesar 4,6 persen dalam penguasaan bola United yang sebesar 51,1 persen. Red Devils hanya membuat 86 persen operan sukses di laga itu.
Kiprahnya ditambah dua tekel (total United 18 buah) dan dua kali unggul dalam duel udara (dari 12 buah total United), yang memperlihatkan kelincahannya. Kontribusinya secara defensif buat United bisa dilihat berikut ini.
Martinez – United
1,4 Tekel 17,4
0,5 Intersepsi 7,5
2,3 Sapuan 21,2
0,9 Blok 4,6


