Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Waktu Tampil Menjadi Sorotan Utama, Berikut Hasil dari Babak 16 Besar Sisi Kiri Yuasa Stand Up Bolahraga League Season 3
    Jebreeet

    Waktu Tampil Menjadi Sorotan Utama, Berikut Hasil dari Babak 16 Besar Sisi Kiri Yuasa Stand Up Bolahraga League Season 3

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaFebruary 24, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Yuasa Stand Up Bolahraga League (YSUBL) Season 3 sudah berlangsung. Jika sebelumnya YSUBL mempertandingkan individu, kali ini berbeda.

    Pada musim ketiga ini, untuk pertama kalinya YSUBL akan mempertandingkan antar komunitas. Terdapat setidaknya 32 komunitas yang akan bertanding.

    Dalam sistem yang diterapkan, para komunitas akan saling mengalahkan untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Mereka harus mengumpulkan banyak poin yang diberikan oleh para juri agar bisa keluar sebagai pemenang.

    Pada babak 16 besar sisi kiri terdapat empat laga yang dipertandingan di hari pertama. Pertandingan di hari pertama mempertemukan Cibinong dengan Bekasi, dilanjut Ciledug menghadapi Jakarta Utara. Ada juga Depok yang harus melawan Tangerang Selatan. Terakhir ialah Jakarta Timur kontra Bandung.

    Pada hari pertama ini para juri mengakui kalau setiap komunitas memiliki keunikannya masing-masing. Gelak tawa pun selalu memenuhi tempat diberlangsungkannya pertandingan.

    “16 besar bagian sisi kiri seru banget. Ada delapan komunitas yang tampil benar-benar seru dan ketat banget, lucu-lucu semua. Semoga selanjutnya yang sebelah kanan lucu juga, mantap!” ucap Popon Kerok.

    Meski demikian, banyak juri yang sepakat termasuk Popon Kerok bahwa para kontestan yang ada, masih cukup banyak yang melakukan pelanggaran. Yang paling disoroti oleh para juri adalah soal waktu.

    “Beberapa memang ada yang belum siap, tetapi ketutup karena yang sudah siap lebih banyak. Paling pelanggaran-pelanggaran yang mungkin kurang diperhatikan seperti waktu dan lain-lain. Itu yang harus diperhatikan lagi buat penampil-penampil berikutnya,” jelas Popon Kerok.

    Juri lainnya, Oki Rengga juga sangat menyayangkan masih banyaknya komika yang melakukan pelanggaran. Bahkan ada komika yang penampilannya sampai lebih dari 60 detik dari waktu yang semestinya.

    Oleh karena itulah, pada akhirnya komunitas yang bersangkutan harus pulang di hari pertama. Kata lainnya ialah komunitas yang bersangkutan gagal lolos ke babak selanjutnya.

    “Terima kasih untuk semua yang tampil hari ini. Kalian kasih yang terbaik, siapa yang lolos itu berarti yang lebih unggul. Namanya kompetisi harus peduli sama materi dan ketepatan waktu.

    “Kaya tadi Deef Kobun (Bandung) overnya sampai satu menit 16 detik, sayang banget karena kan akan dikurangi lagi nilainya dari over waktu dan dari materinya jangan tempelan saja. Nanti tolong diperhatikan untuk yang lolos,” tegas Oki Rengga.

    Pada hari pertama ini, komunintas dari Bekasi keluar sebagai yang terbaik karena mengumpulkan poin terbanyak, sekaligus lolos ke babak selanjutnya. Bekasi berhasil mengumpulkan 3.175 poin.

    Adapun empat poin penting yang menjadi penilaian dari para juri.

    – Delivery: Cara penyampaian komika menilik dari penggunaan bahasa, vokal dan intonasi, gaya, mimik serta bahasa non verbal.
    – LPM atau Laugh per minute: Berapa kali tawa yang terjadi dalam 1 menit. Hal ini pula yang menjadi tolak ukur sebuah penampilan komika berhasil atau tidak.
    – Materi: Kesesuaian materi komika dengan tema yang diberikan setiap minggunya.
    – Waktu: Penyampaian materi komika sesuai dengan waktu yang telah diberikan oleh panitia dan akan berbeda tiap babaknya.

    HASIL PERTANDINGAN:

    Cibinong (2.960) vs Bekasi (3.175)
    Ciledug (3.060) vs Jakarta Utara (2.560)
    Depok (2.975) vs Tangerang Selatan (3.105)
    Jakarta Timur (2.990) vs Bandung (2.880)

    SAKSIKAN PERTANDINGAN LENGKAP BABAK 16 BESAR SISI KIRI YSUBL SEASON 3 DI SINI

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Bandung Bekasi Cibinong Ciledug Depok Jakarta Timur Jakarta Utara Tangerang Selatan YSUBL Yuasa Stand Up Bolahraga League
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.